Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Biaya Haji 2026 Naik Rp8,46 Triliun, Negara akan Tanggung Selisihnya

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 15 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Lonjakan Signifikan, Encik Wardana: Pemerintah Kurang Tanggap

Pemerintah perlu memberikan subsidi kepada petani agar biaya produksi padi bisa ditekan
Alfi SalamahAlfi Salamah27 Februari 2024 Daerah
Encik Wardana
Encik Wardana, Anggota Komisi II DPRD Kaltim (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Samarinda – Harga beras di Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami lonjakan signifikan. Hal ini tentu saja menambah beban masyarakat, terutama bagi mereka yang berpenghasilan rendah.

Beras Medium (kg). 15.650 ; 2. Beras Premium (kg). 17.600 sedang Gula Pasir bertengger di harga Rp 18.500.

Encik Wardani, anggota Komisi II DPRD Kaltim, angkat bicara. Ia mengkritik pemerintah yang dianggapnya kurang tanggap dalam mengatasi permasalahan ini.

“Di saat harga-harga barang lain sudah naik karena imbas kenaikan BBM, mustinya pemerintah bisa menekan kenaikan harga beras dengan solusi-solusi terbaik,” tegas Encik Wardana.

Baca Juga:
  • Atasi Kahutla, Pemkab Kukar Serahkan Mobil Damkar Canggih
  • BMKG: Hujan Deras Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam Enam Daerah di Kaltim
  • Kukar Dukung Gratispol dan Jospol, Sekda Dorong Sinergi Data
  • Truk Tronton Nyelonong Tabrak Gedung Kesenian di Balikpapan

Menurut Encik, kenaikan harga beras ini tidak hanya terjadi di Kaltim, tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti berkurangnya produksi padi akibat musim kemarau panjang, dan juga biaya produksi yang semakin tinggi.

“Pemerintah harus segera turun tangan untuk mengatasi permasalahan ini,” kata Encik.
“Jangan sampai masyarakat semakin terbebani dengan harga-harga kebutuhan pokok yang terus-menerus naik,” tambahnya.

Encik menawarkan beberapa solusi untuk mengatasi permasalahan ini. Di antaranya, c. Selain itu, pemerintah juga perlu melakukan operasi pasar untuk menstabilkan harga beras di pasaran.

“Pemerintah harus bergerak cepat dan tepat sasaran dalam mengatasi permasalahan ini,” ujar Encik.

Artikel Terkait:
  • Pesan Sejuk Gus Kautsar untuk Kota Mojokerto
  • Kanal Pengaduan Pemkab Sidoarjo, Call Center 112 dan SP4N Lapor Kembali Tunjukkan Eksistensinya
  • Seno Aji Ajak Anak Muda NU Kaltim Jauhi Narkoba
  • Tarif Transportasi Umum Jakarta Hanya Rp80 pada 17 Agustus

“Jangan sampai rakyat kecil yang menjadi korban,” imbuhnya.

Kenaikan harga beras ini tentu saja berdampak besar pada kehidupan masyarakat. Banyak warga yang mengeluhkan kesulitannya untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

“Harga beras naik terus, sedangkan gaji kami tidak naik, bagaimana kami bisa hidup kalau begini terus?” keluh seorang warga Samarinda.

Warga berharap pemerintah dapat segera mengatasi permasalahan ini agar harga beras kembali stabil dan terjangkau bagi masyarakat.

Jangan Lewatkan:
  • Pramono Tegaskan Tanggul Beton Cilincing Bukan Urusan DKI
  • Baracudda Minta Polisi Tangkap Perusahaan Tambang Diduga Ilegal Milik Keluarga Bupati dan Wali Kota Mojokerto
  • Spririt Qur’ani Melalui Gebyar Lomba Santri TPQ LP. Ma’arif NU Kabupaten Mojokerto
  • Kejati Kaltim Gelar Rakor PAKEM di Kaltara
BBM naik Encik Wardana Harga Beras
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePeran dan Pengaruh Kucing dalam Film, Buku, dan Musik
Next Article 10 Amalan Sunnah di Bulan Ramadhan

Informasi lainnya

Warga Selamatkan Sawah Pakai Bambu, Pemkab Tasikmalaya Kapan Turun Tangan?

10 April 2026

Siswa SMAN 1 Cisayong Dilarikan ke Puskesmas Malam Ini, Diduga Keracunan MBG

9 April 2026

Tunggu Penanganan BPBD, Camat Minta Pemdes Bantu Swadaya Warga Citepus

8 April 2026

Irigasi Putus Diterjang Longsor, Warga Citepus Terpaksa Swadaya Pasang Paralon

7 April 2026

Hujan Deras Picu Longsor di Cisayong Tasikmalaya

6 April 2026

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

5 April 2026
Paling Sering Dibaca

Taman di Jakarta akan Dibuka 24 Jam, Siapa yang Jaga?

Editorial Udex Mundzir

Literasi Digital untuk Remaja, Pentingnya Menguasai Keterampilan di Era Informasi

Gagasan Alfi Salamah

Mindset Penghambat Investasi

Editorial Udex Mundzir

Gratis Ongkir Dibatasi, Saatnya Bisnis Logistik Lebih Sehat

Bisnis Ericka

Citra Retak di Balik Kata

Gagasan Silva
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa7 April 2026

Irigasi Putus Diterjang Longsor, Warga Citepus Terpaksa Swadaya Pasang Paralon

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Warga Selamatkan Sawah Pakai Bambu, Pemkab Tasikmalaya Kapan Turun Tangan?

BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi