Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 17 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Mardani Ali Tolak Wacana Ormas Kuasai Tanah Terlantar

Anggota Komisi II DPR menilai tanah nganggur sebaiknya dimanfaatkan warga sekitar, bukan diserahkan ke organisasi keagamaan.
ErickaEricka20 Juli 2025 Politik
Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKS, Mardani Ali Sera
Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKS, Mardani Ali Sera (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKS, Mardani Ali Sera, mengkritik rencana Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yang akan menyerahkan tanah nganggur kepada organisasi kemasyarakatan (ormas). Menurutnya, lahan terlantar lebih baik dikelola oleh masyarakat lokal seperti RT dan RW.

“Enaknya jangan langsung ke ormas, tapi berikan pada lingkungan sekitar. Misalnya ada RT dan RW yang memerlukan untuk dijadikan kebun atau taman main bersama,” kata Mardani saat dihubungi di Jakarta, Ahad (20/7/2025).

Ia menegaskan bahwa pengelolaan tanah tidak termanfaatkan telah memiliki dasar hukum melalui PP Nomor 20 Tahun 2021 tentang Penertiban Kawasan dan Tanah Terlantar. Namun, penerapan kebijakan itu seharusnya tetap mengedepankan peran negara dan perangkatnya, bukan langsung diberikan kepada pihak ketiga.

Baca Juga:
  • KPK Sebut Laporan Harta Pejabat Negara Merosot
  • Pilkada Sidoarjo Dipastikan Berakhir Tanpa Gugatan
  • BRIN Ingatkan DPR Tak Gegabah Bahas Usulan Pilkada Lewat DPRD
  • Prabowo Instruksikan Hukuman Berat untuk Oknum Brimob Penabrak Ojol

Sebelumnya, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menyebutkan ada sekitar 1,4 juta hektare tanah bersertifikat yang terindikasi belum dimanfaatkan. Jumlah tersebut bagian dari total 55,9 juta hektare lahan bersertifikat di Indonesia yang sedang dievaluasi sebagai bagian dari program reforma agraria nasional.

“Dari 55 juta hektare, ada 1,4 juta hektare. Ini belum masuk data baru. Data baru kami adalah potensi Hak Guna Bangunan (HGB) dan Hak Guna Usaha (HGU) yang sudah habis dan tidak diperpanjang,” jelas Nusron dalam pertemuan di Jakarta, Minggu (13/7/2025).

Nusron menilai tanah-tanah tersebut dapat dijadikan objek reforma agraria dan disalurkan kepada pihak-pihak yang berkepentingan seperti pesantren, koperasi umat, atau organisasi keagamaan seperti NU, Muhammadiyah, dan alumni PMII. Meski demikian, ia menekankan bahwa pemanfaatan lahan tetap harus mengacu pada zonasi RT/RW dan memperhatikan kebutuhan lokal.

Artikel Terkait:
  • Presma UINSI Kritik Renovasi Rujab Rp25 Miliar
  • Kuda Lumping Antar PKS Kabupaten Mojokerto Daftar Bacaleg
  • Demonstrasi Tolak Revisi UU TNI, Mahasiswa dan Masyarakat Sipil Padati DPR
  • Dasco Minta Mendagri Selesaikan Aksi Boikot Kepala Daerah PDIP

Menurut Mardani, solusi terbaik adalah memberdayakan masyarakat sekitar terlebih dahulu sebelum melibatkan pihak luar. Ia khawatir jika ormas langsung diberikan kuasa pengelolaan, akan muncul potensi ketimpangan dan penyalahgunaan lahan.

Polemik penanganan tanah terlantar ini menunjukkan pentingnya prinsip keadilan dan partisipasi publik dalam reforma agraria. Pemerintah diharapkan mempertimbangkan pandangan dari berbagai kalangan sebelum menetapkan kebijakan final.

Jangan Lewatkan:
  • Hasto Kristiyanto: Program 3 Juta Rumah Senapas dengan PDIP
  • Pilkada DKI Rampung, Pramono-Rano Fokus Bangun Jakarta
  • 3 Ribu Pasukan Jaga TPS, Tasik Siaga Hadapi PSU
  • Isran-Hadi Klaim Budaya Kaltim Lebih Unggul, Rudy-Seno Siapkan Jospol
ATR/BPN Kritik PKS Mardani Ali Sera Reforma Agraria Tanah Terlantar
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKasus Kuota Haji 2024 Segera Masuk Tahap Penyidikan
Next Article Dede Yusuf: Jangan Sasar Rakyat, Ambil Saja Lahan Nganggur Perusahaan

Informasi lainnya

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

15 Mei 2026

Ironi LCC Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Beda

12 Mei 2026

Presma UINSI Kritik Renovasi Rujab Rp25 Miliar

12 April 2026

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

20 Maret 2026

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026

Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Rentan Bungkam Kritik

4 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Generasi Muda dan Tren Slow Living di Era Digital

Opini Alfi Salamah

Kebebasan Pers yang Dikikis Diam-Diam

Editorial Udex Mundzir

Kenapa Skill Jualan Jadi Kunci Hidup Mandiri

Bisnis Udex Mundzir

Rahasia Puasa Dzulhijjah dan Keutamaannya

Islami Udex Mundzir

Kerja Seru di Luar Rumah, Bukan Sekadar Gaya

Happy Alfi Salamah
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi