Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Syarikat Islam Bersiap Ubah Struktur dan Sistem Organisasi

Sudah Kerja Keras, Mengapa Sukses Belum Juga Datang?

Martha Tilaar Wafat, Wariskan Kecantikan Nusantara

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 19 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Rencana 500 Batalyon TNI Tidak Instan, Fokus Awal 100 Unit

Kemenhan klarifikasi pembangunan kekuatan TNI yang ditargetkan 500 batalyon akan berlangsung bertahap dan tidak instan.
ErickaEricka18 April 2025 Politik
Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas Inkiriwang
Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas Inkiriwang (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Rencana Kementerian Pertahanan membentuk hingga 500 batalyon militer menuai perhatian publik. Namun, menurut Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas Inkiriwang, Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemenhan, proses tersebut tidak bisa dilakukan dalam waktu cepat.

“Pembentukan satu batalyon saja butuh proses panjang, apalagi jika skalanya ratusan. Maka 500 batalyon tidak bisa terbentuk dalam waktu singkat,” ujar Frega dalam webinar di Jakarta, Kamis (17/4/2025).

Frega menjelaskan, saat ini Kemenhan lebih memprioritaskan pembentukan 100 batalyon teritorial pembangunan. Unit-unit ini bukan dibentuk dari nol, melainkan melalui peningkatan status kompi-kompi terpisah di tubuh TNI Angkatan Darat.

“Kompi-kompi itu nanti dikembangkan menjadi batalyon, dan difungsikan untuk memperkuat sistem logistik nasional saat terjadi krisis seperti bencana atau konflik bersenjata,” tambahnya.

Baca Juga:
  • Anies Baswedan Kritik Subsidi Mobil Listrik Pemerintah
  • Susi Pudjiastuti Dukung Legalisasi Kasino, Sebut Lebih Terukur daripada Judol-Pinjol
  • Koalisi KPP Bentuk BAJA AMIN untuk Pemenangan Anies-Cak Imin 2024
  • Dasco Minta Mendagri Selesaikan Aksi Boikot Kepala Daerah PDIP

Ia menekankan bahwa perubahan iklim dan tantangan ketahanan pangan menjadi pertimbangan penting pembentukan batalyon-batalyon tersebut. Frega menyebut bahwa pemanasan global bisa memicu berbagai potensi darurat yang mengancam stabilitas nasional.

“Ketahanan pangan adalah kebutuhan dasar. Maka dalam konteks pertahanan, itu harus dipastikan aman melalui keberadaan lumbung logistik yang dilindungi batalyon ini,” kata Frega.

Rencana 500 batalyon sebelumnya diungkap Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dalam pertemuan dengan Menhan Brunei. Pernyataan itu sempat menuai pertanyaan karena dianggap ambisius.

Artikel Terkait:
  • Diamnya Puan Maharani Dinilai Tepat Hadapi Kasus Hasto
  • KPU Jatim Gelar Apel Distribusi Logistik Pilkada 2024
  • Hasto Jadi Tersangka, Foto Hilang dari Website PDIP
  • Unggul Quick Count, Rudy-Seno Tegaskan Lagi Janjinya untuk Masyarakat Kaltim

Sementara itu, Kemenhan memastikan bahwa konsep wajib militer juga masih dalam tahap kajian dan tidak akan diterapkan tanpa perhitungan matang, terutama soal anggaran.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Indonesia dalam membangun sistem pertahanan berlapis yang adaptif terhadap ancaman global yang terus berkembang.

Jangan Lewatkan:
  • Bupati Banyumas Tanya Pilihan Capres, Mahasiswa Unsoed Jawab Anies
  • Pesta Kemenangan Pramono-Rano Tertunda
  • Suhartoyo Pastikan Hakim MK Netral Jelang Sengketa Pilkada
  • LSI: Publik Dukung Program Prabowo, Pilkada DPRD Ditolak
Batalyon TNI Kemenhan Indonesia Militer Indonesia 2025 Sjafrie Sjamsoeddin Strategi Pertahanan Nasional
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePelunasan Biaya Haji Jabar Tertinggal, Diperpanjang hingga 25 April
Next Article Makan Gratis, Simbol Negara Gagal

Informasi lainnya

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

1 Oktober 2026

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

15 Mei 2026

Ironi LCC Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Beda

12 Mei 2026

Presma UINSI Kritik Renovasi Rujab Rp25 Miliar

12 April 2026

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

20 Maret 2026

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Berhenti Pakai Satu Handuk untuk Badan dan Wajah

Daily Tips Lisda Lisdiawati

Rahasia Packing Cerdas untuk Liburan 1 Minggu

Travel Alfi Salamah

Hidup yang PSBB

Refleksi Syamril Al-Bugisyi

Hakim Bisa Dibeli? Ini Darurat!

Editorial Udex Mundzir

Mengukir Adab Haji dan Sunnah Wasiat Sebelum Berangkat

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Asap Karhutla Menggila, Udara Kalimantan Berbahaya!

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Martha Tilaar Wafat, Wariskan Kecantikan Nusantara

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi