Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

SPPG De La Tina Ciamis Terapkan Inovasi Pengelolaan Limbah Dapur MBG

Generasi Strawberry: Saat Gen Z Dinilai Rentan Tekanan

Dana Pendidikan Dikorupsi, Sitaan Korupsi untuk Pendidikan Gratis. Aneh!

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 29 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Rencana 500 Batalyon TNI Tidak Instan, Fokus Awal 100 Unit

Kemenhan klarifikasi pembangunan kekuatan TNI yang ditargetkan 500 batalyon akan berlangsung bertahap dan tidak instan.
ErickaEricka18 April 2025 Politik
Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas Inkiriwang
Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas Inkiriwang (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Rencana Kementerian Pertahanan membentuk hingga 500 batalyon militer menuai perhatian publik. Namun, menurut Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas Inkiriwang, Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemenhan, proses tersebut tidak bisa dilakukan dalam waktu cepat.

“Pembentukan satu batalyon saja butuh proses panjang, apalagi jika skalanya ratusan. Maka 500 batalyon tidak bisa terbentuk dalam waktu singkat,” ujar Frega dalam webinar di Jakarta, Kamis (17/4/2025).

Frega menjelaskan, saat ini Kemenhan lebih memprioritaskan pembentukan 100 batalyon teritorial pembangunan. Unit-unit ini bukan dibentuk dari nol, melainkan melalui peningkatan status kompi-kompi terpisah di tubuh TNI Angkatan Darat.

“Kompi-kompi itu nanti dikembangkan menjadi batalyon, dan difungsikan untuk memperkuat sistem logistik nasional saat terjadi krisis seperti bencana atau konflik bersenjata,” tambahnya.

Baca Juga:
  • Pilkada DKI Rampung, Pramono-Rano Fokus Bangun Jakarta
  • Seno Aji Raih 25.293 Suara Terbanyak Pileg 2024 Se Kukar
  • Survei Elektabilitas Jelang Pilkada Kaltim 2024: Rudy Mas’ud-Seno Aji Unggul atas Petahana
  • Jokowi Masuk Daftar Tokoh Terkorup, PDIP Dorong KPK Bertindak

Ia menekankan bahwa perubahan iklim dan tantangan ketahanan pangan menjadi pertimbangan penting pembentukan batalyon-batalyon tersebut. Frega menyebut bahwa pemanasan global bisa memicu berbagai potensi darurat yang mengancam stabilitas nasional.

“Ketahanan pangan adalah kebutuhan dasar. Maka dalam konteks pertahanan, itu harus dipastikan aman melalui keberadaan lumbung logistik yang dilindungi batalyon ini,” kata Frega.

Rencana 500 batalyon sebelumnya diungkap Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dalam pertemuan dengan Menhan Brunei. Pernyataan itu sempat menuai pertanyaan karena dianggap ambisius.

Artikel Terkait:
  • Mundur dari PCO, Hasan Nasbi Ucapkan Terima Kasih ke Prabowo
  • Prabowo Jelaskan Pertemuan dengan Ketum Parpol di Kertanegara
  • Isran-Hadi dan Rudy-Seno Berebut Solusi Kesejahteraan Masyarakat
  • Mendiktisaintek: Keputusan UI soal Disertasi Bahlil yang Terbaik

Sementara itu, Kemenhan memastikan bahwa konsep wajib militer juga masih dalam tahap kajian dan tidak akan diterapkan tanpa perhitungan matang, terutama soal anggaran.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Indonesia dalam membangun sistem pertahanan berlapis yang adaptif terhadap ancaman global yang terus berkembang.

Jangan Lewatkan:
  • PDIP Tunda Pelantikan Ulang Hasto, Sekjen Dirangkap Megawati
  • Presiden RI Jokowi Dodo Tidak Hadiri Deklarasi Ganjar-Mahfud
  • Presma UINSI Kritik Renovasi Rujab Rp25 Miliar
  • Kisruh Elpiji 3 Kg, Prabowo Diminta Evaluasi Bahlil dari Kabinet
Batalyon TNI Kemenhan Indonesia Militer Indonesia 2025 Sjafrie Sjamsoeddin Strategi Pertahanan Nasional
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePelunasan Biaya Haji Jabar Tertinggal, Diperpanjang hingga 25 April
Next Article Makan Gratis, Simbol Negara Gagal

Informasi lainnya

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

15 Mei 2026

Ironi LCC Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Beda

12 Mei 2026

Presma UINSI Kritik Renovasi Rujab Rp25 Miliar

12 April 2026

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

20 Maret 2026

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026

Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Rentan Bungkam Kritik

4 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Wisata Instagramable Jadi Pangsa Pasar Baru

Travel Alfi Salamah

Imaduddin Zanki: Pahlawan yang Mengubah Arah Sejarah Dunia Islam

Biografi Alfi Salamah

Nomor HP Tidak Pernah Ganti 10 Tahun? Ini Tanda Kamu Layak Dipercaya

Daily Tips Ericka

Inilah Seputar Mental Illness yang Perlu Anda Ketahui!

Perspektif Alfi Salamah

Rakyat Jabar Dijadikan Figuran “Bapak Aing”

Perspektif Lina Marlina
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi