Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Raffi Ahmad Ajak Lawan Hoaks, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Dibayar

Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 2 November 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Rakyat Terluka

Kerusuhan yang dipicu tragedi meninggalnya seorang driver ojek online memunculkan gelombang protes rakyat di berbagai daerah.
Syamril Al-BugisyiSyamril Al-Bugisyi2 September 2025 Politik
Demo
Ilustrasi Demo (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Indonesia mencekam. Bermula dari peristiwa demonstrasi 28 Agustus 2025. Awalnya biasa saja. Lalu mulai memanas. Polisi menembakkan gas air mata. Sampai akhirnya seorang driver ojek online meninggal dunia. Terlindas mobil barracuda Brimob.

Kejadian itu memicu kemarahan warga pada institusi kepolisian. Di berbagai daerah polisi menjadi sasaran kemarahan rakyat. Kantor dan pos polisi dibakar. Tidak hanya itu. Fasilitas umum juga dibakar. Di berbagai daerah kantor DPRD dan Pemerintahan juga dibakar. Bahkan berlanjut dengan penjarahan rumah beberapa anggota DPR dan seorang Menteri.

Apa penyebab utama semua kejadian tersebut? Menurut Prof. Dr. KH. Asrorun Niam Soleh, M.A, Ketua MUI Pusat Bidang Fatwa, pada acara Dewan Syariah Wahdah Islamiyah di Makassar 1 September 2025, penyebabnya yaitu rakyat terluka. Rakyat terluka karena kebijakan pemerintah yang sejak awal pemerintahan Prabowo banyak yang tidak berpihak pada rakyat. Kasus pagar laut, kenaikan PPN, distribusi gas 3 kg, blokir rekening oleh PPTAK, tanah disita negara dan lainnya. Muncullah protes “Indonesia Gelap”, “kabur aja dulu” dan lainnya.

Saat kesulitan fiskal melanda, pemerintah melakukan efisiensi. Banyak pos anggaran dikurangi termasuk transfer dana ke daerah. Beberapa Pemda pun menaikkan pajak PBB ke rakyat untuk mencukupkan dana operasional daerah. Rakyat bergolak. Demo di Pati dan Bone menjadi berita nasional.

Baca Juga:
  • Hasto Jadi Tersangka, Foto Hilang dari Website PDIP
  • Wacana Pilkada via DPRD, Menkumham Tegaskan Belum Diputuskan
  • Presiden Jokowi Bocorkan Isu Myanmar di KTT ASEAN
  • Kemendagri Tegaskan Empat Pulau Jadi Wilayah Sumut Berdasarkan Verifikasi

Pemerintah Daerah diminta kencangkan ikat pinggang. Tapi anggaran Pemerintah Pusat dan DPR malah bertambah. Jumlah kementerian dan lembaga setingkat kementerian juga terus bertambah. Belum lagi pejabat khususnya Menteri dan Wakil Menteri sangat banyak.

Luka itu semakin besar saat masyarakat mengetahui bahwa anggota DPR penghasilannya bertambah. Ada tunjangan perumahan 50 juta per bulan. Muncullah protes dari masyarakat dengan aspirasi “Membubarkan DPR”. Beberapa anggota Dewan menanggapinya dengan emosional. Ahmad Sahroni anggota DPR dari Partai Nasdem mengatakan: “orang yang ingin membubarkan DPR adalah orang tertolol sedunia”.

Pernyataan ini membuat rakyat semakin terluka. Luka rasa keadilan bertumpuk dengan penghinaan. Demo besar pun terjadi pada tanggal 25 dan 28 Agustus. Akhirnya terjadilah kerusuhan yang dipicu oleh meninggalnya Affan, driver ojek online. Demo masih terus berlanjut hari ini 1 September 2025 di berbagai daerah.

Presiden dan DPR bersama para Ketua Umum Partai telah bertemu. Berbagai kebijakan telah diambil. Tunjangan DPR yang berlebihan dibatalkan. Perjalanan anggota DPR ke luar negeri juga dilakukan moratorium. Anggota DPR yang pernyataannya melukai hati rakyat juga sudah dinonaktifkan. Pengusutan anggota Brimob yang membuat Affan meninggal dunia juga dipercepat dan terbuka.

Artikel Terkait:
  • Deretan Artis Menang Quick Count Pilkada 2024
  • Usul Ketua DPD Terkait Zakat untuk MBG Dipertanyakan Ulama
  • Prabowo Lantik 31 Dubes, Eks KSAU hingga Politisi PDIP
  • Jokowi Pertimbangkan Maju Sebagai Ketum PSI Gantikan Kaesang

Namun sepertinya itu belum menghentikan aksi demonstrasi. Beberapa kalangan berharap Presiden Prabowo bertindak lebih strategis. Melakukan reformasi pimpinan dan sistem di Kepolisian, merefresh dan merampingkan kabinet dan diisi putra putri terbaik bangsa yang bersih dari korupsi, membuat kebijakan pemerintah dan anggaran yang adil dan berpihak pada rakyat, memberantas korupsi dengan tegas dan mulai dari lingkaran terdekat. Harapan rakyat tertulis pada flyer 17+8 yang banyak beredar di media sosial.

Semoga Presiden Prabowo bersama jajarannya dapat mengatasi masalah ini dengan baik. Mendengarkan segala aspirasi dari berbagai kalangan. Segera mengambil tindakan yang dapat memulihkan luka dan kepercayaan masyarakat. Berkomunikasi dengan baik kepada rakyat dengan bahasa yang menenteramkan.

Para demonstran juga menyampaikan aspirasi dengan tertib dan damai. Jauh dari anarki, perusakan dan penjarahan. Aparat pun menghadapinya dengan humanis dan anti kekerasan. Jangan lupa selalu berdo’a agar Allah melindungi negeri ini dari segala mara bahaya dan petaka. Hasbunallah wa ni’mal wakil. Ni’mal maula wa ni’man nasir.

Jangan Lewatkan:
  • Target 5 Kursi Pemilu 2024, PBB Kabupaten Mojokerto Ajukan 50 Bacaleg
  • DPR dan Pemerintah Sepakat Bentuk Kementerian Haji dan Umrah
  • MK Putuskan Pemilu Nasional dan Daerah Dilaksanakan Terpisah
  • Usai Kritik Jokowi, Ahok: Tak Akan Serang dengan Sembrono
Demo Indonesia 2025 DPR dan Publik Kebijakan Pemerintah Presiden Prabowo Rakyat Terluka
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSelamat Tinggal Agustus Kelabu: Tinggalkan Joget-joget di Istana
Next Article Ombudsman Kaltim Tekankan Polisi Wajib Humanis Saat Demo

Informasi lainnya

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

1 Oktober 2026

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

15 Mei 2026

Ironi LCC Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Beda

12 Mei 2026

Presma UINSI Kritik Renovasi Rujab Rp25 Miliar

12 April 2026

Program MBG Dipangkas Jadi Lima Hari Sekolah

3 April 2026

WFH ASN Dimulai April, Swasta Turut Diimbau Ikut

31 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Poligami dalam Islam: Syarat, Larangan, dan Langkah Persiapan

Islami Udex Mundzir

Puasa dan Pemberantasan Korupsi

Islami Syamril Al-Bugisyi

Temukan 3 Jam Produktif dalam Seharimu!

Daily Tips Assyifa

Jejak Dapur Gratis Ottoman, Amal atau Legitimasi?

Islami Lisda Lisdiawati

Waspadai, Purbaya Anak Buah Luhut

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Adit Musthofa22 Oktober 2026

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi