Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 17 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

KPU Ajukan Tambahan Anggaran Rp986 Miliar untuk 2026

Kebutuhan anggaran untuk gaji CPNS dan program strategis dorong KPU usulkan dana tambahan ke DPR.
ErickaEricka7 Juli 2025 Politik
Rapat Komisi II DPR RI dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI
Rapat Komisi II DPR RI dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengajukan permohonan tambahan anggaran sebesar Rp986 miliar untuk mendukung pelaksanaan program dan operasional lembaga pada tahun anggaran 2026. Usulan ini disampaikan langsung oleh Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin, dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Senin (7/7/2025).

Afifuddin menjelaskan, tambahan anggaran ini dibutuhkan karena pagu indikatif yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp2,76 triliun masih belum mencukupi. Anggaran tersebut telah dialokasikan untuk dua jenis belanja, yaitu belanja pegawai sebesar Rp1,60 triliun dan belanja operasional kantor sebesar Rp1,16 triliun.

“Dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan kinerja KPU tahun 2026, KPU mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp986.059.941.000,” ujar Afif dalam rapat.

Baca Juga:
  • Rencana 500 Batalyon TNI Tidak Instan, Fokus Awal 100 Unit
  • Pemerintah Bentuk Timsus Razia Pesantren Ilegal di Jawa Barat
  • Kubu Rido Akan Gugat Hasil Pilgub Jakarta, Ini Respons Bawaslu
  • Prabowo Nilai Anggaran Pemulihan Sumatera Realistis dan Terukur

Dari total tambahan anggaran yang diminta, sebesar Rp695,8 miliar diperuntukkan bagi belanja gaji dan tunjangan kinerja untuk 2.808 calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan 3.486 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang tersebar di seluruh Indonesia. Dana ini juga mencakup kebutuhan pelatihan dasar (diklat) bagi CPNS tahun 2025.

Sementara itu, sisanya sebesar Rp290,2 miliar akan digunakan untuk mendanai sejumlah program prioritas. Di antaranya pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH), penyuluhan produk hukum, program pendidikan pemilih pemula dan kelompok rentan, pendataan daftar pemilih tetap (DPT) berkelanjutan, serta penyusunan peta indeks partisipasi pemilih.

Rapat Komisi II tersebut juga membahas evaluasi anggaran tahun 2024 dan rencana kerja anggaran (RKA) serta rencana kerja pemerintah (RKP) KPU untuk 2026.

Artikel Terkait:
  • DPRD Sidoarjo Gelar Rakor Pemberantasan Korupsi, di Ruang Paripurna
  • Projo Siap Jadi Partai Politik Jika Diperintahkan Jokowi
  • Diamnya Puan Maharani Dinilai Tepat Hadapi Kasus Hasto
  • Megawati Mantap Deklarasikan Mahfud Sebagai Cawapres Ganjar

Selain Afifuddin, rapat ini turut dihadiri Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja dan pimpinan Komisi II DPR RI, termasuk Rifqinizamy Karsayuda, Dede Yusuf, Bahtra Banong, dan Zulfikar Arse Sadikin.

Dengan tambahan anggaran ini, KPU berharap dapat menjalankan seluruh agenda strategis secara optimal, termasuk penguatan sistem informasi hukum, pendidikan pemilih, serta pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan internal KPU.

Jangan Lewatkan:
  • Kongres PDIP: Saatnya Banteng Moncong Putih Berbenah
  • Kisruh Elpiji 3 Kg, Prabowo Diminta Evaluasi Bahlil dari Kabinet
  • AS dan Inggris Restui Indonesia Masuk OECD
  • Guru Besar: Pernyataan Jokowi Picu Konflik Komunikasi Publik
Afifuddin Anggaran 2026 Bawaslu DPR Komisi II KPU RI
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDPRD Kritik Kesiapan Pramono Hadapi Banjir Kiriman di Jakarta
Next Article Usai Insiden Rinjani, Basarnas Diminta Atur Regulasi untuk Wisata Ekstrem

Informasi lainnya

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

15 Mei 2026

Ironi LCC Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Beda

12 Mei 2026

Presma UINSI Kritik Renovasi Rujab Rp25 Miliar

12 April 2026

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

20 Maret 2026

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026

Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Rentan Bungkam Kritik

4 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

10 Amalan Sunnah di Bulan Ramadhan

Islami Alfi Salamah

Harapan Terwujud: Jamaah Haji Tambahan Menyentuh Tanah Suci

Islami Alfi Salamah

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Editorial Lisda Lisdiawati

Ilmu dan Inovasi dalam Peradaban

Islami Lina Marlina

Ketika Putra Mahkota Solo ‘Menyesal’ Bergabung dengan Republik

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi