Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Wabup Pidie Jaya Diduga Aniaya Kepala SPPG Desa Sagoe

Insiden kekerasan oleh pejabat daerah kembali mencoreng wajah pelayanan publik di Aceh.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati30 Oktober 2025 Hukum
Pidie Jaya,Hasan Basri,Kasus Kekerasan Pejabat,Aceh,Hukum Daerah,
Kepala SPPG menjalani perawatan medis usai dianiaya Wabup Pidie Jaya (.ist)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Pidie Jaya – Suasana tenang di Desa Sagoe, Kabupaten Pidie Jaya, mendadak tegang ketika Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri, diduga memukul Muhammad Reza, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Peristiwa ini terjadi saat kunjungan mendadak Hasan Basri ke lokasi pelayanan gizi yang seharusnya menjadi ajang pembinaan dan pengawasan program pemerintah.

Menurut laporan yang dihimpun pada Kamis (30/10/2025), kunjungan tanpa pemberitahuan itu berubah menjadi insiden tidak menyenangkan. Wakil bupati dikabarkan membentak para relawan, melontarkan ancaman, dan memukul Reza di hadapan sejumlah petugas yang sedang bertugas. Situasi baru terkendali setelah asisten pribadinya turun tangan melerai.

Usai kejadian, korban bersama relawan dan koordinator wilayah melapor kepada Bupati Pidie Jaya. Pihak bupati menyarankan agar korban menempuh jalur hukum jika tidak dapat menerima tindakan yang dialaminya.

“Program MBG dijalankan dengan semangat kemanusiaan dan gotong royong. Kekerasan terhadap petugas di lapangan adalah tindakan yang mencederai nilai kemanusiaan dan profesionalisme,” ujar Sony Sonjaya, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (30/10/2025).

Ia menegaskan, BGN telah melaporkan insiden tersebut ke aparat berwenang agar ditangani secara hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Pernyataan serupa datang dari Nanik S. Deyang, Wakil Kepala BGN lainnya, yang memastikan korban akan mendapatkan pendampingan hukum dan psikologis.
“Kami sudah mengirim tim pemantauan wilayah untuk mendampingi korban serta memastikan proses hukum berjalan sesuai aturan,” ungkap Nanik.

Kasus dugaan penganiayaan oleh pejabat publik ini menimbulkan keprihatinan masyarakat Aceh. Banyak pihak menilai tindakan tersebut mencerminkan lemahnya kontrol etika pejabat dalam menjalankan tugasnya. Di tengah semangat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang membawa harapan perbaikan gizi masyarakat, peristiwa ini justru menjadi noda di antara semangat gotong royong yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Aceh.

Masyarakat berharap proses hukum berjalan transparan dan adil agar kepercayaan publik terhadap pejabat daerah tetap terjaga. Dalam budaya Aceh yang menjunjung marwah dan adab, kekuasaan seharusnya menjadi alat pengayom, bukan sarana untuk melukai rakyat yang tengah bekerja demi kesejahteraan bersama.

Aceh Hasan Basri Hukum Daerah Kasus Kekerasan Pejabat Pidie Jaya
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMendagri Tegaskan Kepala Daerah Wajib Dukung Program Nasional
Next Article Berhenti Pakai Satu Handuk untuk Badan dan Wajah

Informasi lainnya

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

3 Februari 2026

Mahmud Marhaba: Penetapan Tersangka Wartawan Babel Langgar UU Pers

30 Januari 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

11 Januari 2026

Pemulihan Pascabencana Sumatera Butuh Rp 59 Triliun

31 Desember 2025

Penyidikan Hampir Rampung, Dua Nama Kunci Kasus Kuota Haji

29 Desember 2025

Pukat UGM Kritik KPK Hentikan Kasus Tambang Rp2,7 T

28 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

3 SMA Seni Favorit Para Idol K-Pop Korea Selatan

Daily Tips Ericka

Dida Nurhayati: Membangun Pramuka Cisayong yang Berprestasi

Profil Silva

Unwanted Leader

Argumen Syamril Al-Bugisyi

Mewaspadai Komunisme

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Koruptor Dimanja, Rakyat Dihukum Pajak

Opini Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.