Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BI Kaltim Siapkan Rp2,18 T untuk Serambi 2026

Tim Kaltim Pantau Harga Pangan di Berau

Awal Ramadhan 1447 H Tunggu Sidang Isbat

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 25 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Gas Air Mata Mengenai Siswa Sekolah, Alek PKS Minta Polri Tanggung Jawab dan Evaluasi Aparat

Alwi AhmadAlwi Ahmad10 September 2023 Nasional
Netty Prasetiyani, Anggota DPR RI Fraksi PKS
Netty Prasetiyani, Anggota DPR RI Fraksi PKS
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Batam – Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS, Netty Prasetiyani mendesak Kapolri untuk bertanggung jawab atas manajemen penggunaan gas air mata yang mengenai siswa sekolah saat mengamankan unjuk rasa warga di Pulau Rempang, Batam. Kejadian ini mengundang perhatian nasional dan memunculkan keprihatinan terhadap tindakan aparat keamanan.

“Kapolri harus bertanggung jawab dan tegas mengevaluasi manajemen penggunaan gas air mata oleh aparat dalam menangani unjuk rasa. Apakah SOP penggunaannya tidak mempertimbangkan keberadaan anak-anak dan lingkungan sekolah? Kenapa aparat bisa sembrono begitu hingga asapnya mengenai siswa-siswa sekolah,” ungkap Netty Prasetiyani, Jum’at (8/9/2023).

Video yang beredar di media sosial menggambarkan sebuah sekolah yang dipenuhi asap gas air mata, dengan siswa-siswa yang menangis ketakutan akibat bentrokan antara warga dan aparat pada Kamis, 7 September 2023, di Pulau Rempang, Batam.

“Tidak hanya itu, bahkan belasan murid SMP Negeri 22 Tanjung Kertang, Rempang, pingsan dan lemas terkena gas air mata yang ditembakkan kepolisian saat bentrokan,” terangnya.

Dalam konteks kesehatan, penggunaan gas air mata pada anak dapat berdampak serius. Netty mengutip penjelasan ahli kesehatan yang menyebutkan bahwa dampak gas udara mata termasuk iritasi kimia pada mata, sulit membuka mata, nyeri superfisial, reaksi alergi dermatitis kontak pada mata, dan pandangan kabur.

PSN Jangan Rugikan Masyarakat

Selain permasalahan penggunaan gas air mata, Netty juga mengingatkan pemerintah agar proses pembangunan proyek strategis nasional tidak merugikan masyarakat.

“Strategi proyek harus memberi dampak pada kesejahteraan rakyat. sampai pembangunannya justru mengorbankan masyarakat, lembaga pendidikan, dan anak-anak di Batam. Generasi masa depan bangsa yang sehat dan berpendidikan jauh lebih penting dari proyek tersebut,” tandasnya.

Tanggapan Polri

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengakui bahwa kepolisian telah menggunakan gas air mata dalam upaya penertiban. Namun, dia menegaskan bahwa kabar tentang siswa yang pingsan dan bayi yang meninggal adalah tidak benar. Menurutnya, yang sebenarnya terjadi adalah gangguan penglihatan sementara akibat semprotan gas air mata dan efek angin.

“Jadi itu tidak benar ada siswa pingsan. Kemudian ada info bayi meninggal tidak benar, kita sudah lakukan pengecekan itu tidak benar, yang ada tindakan aparat kepolisian dengan menyemprotkan gas air mata, ketiup angin sehingga terjadi gangguan penglihatan untuk sementara,” kata Ramadhan dalam konferensi pers di Bareskrim, Jumat (8/9/2023).

Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleWarga Asli dan Nelayan di Pulau Rempang Terancam Digusur
Next Article Melihat Keseruan Barista Innovation Challenge 2023 di Mercure Samarinda

Informasi lainnya

BI Kaltim Siapkan Rp2,18 T untuk Serambi 2026

18 Februari 2026

Awal Ramadhan 1447 H Tunggu Sidang Isbat

17 Februari 2026

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

5 Februari 2026

Usai Dituduh Pakai Spons, Pedagang Es Gabus Dapat Kulkas dari TNI

29 Januari 2026

Catat Tanggalnya, Nisfu Syaban 2026

17 Januari 2026

HAB ke-80 Kemenag Digelar Sederhana, Dana Dialihkan

5 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Harta Ilmu di Perpustakaan Masjid Nabawi Menanti Eksplorasi

Islami Alfi Salamah

Juara dari Kebiasaan Kecil 

Profil Adit Musthofa

Mengemudi Visi, Bukan Hanya Mobil Listrik

Opini Udex Mundzir

Narasi Globalis dan Politik Ketakutan

Editorial Udex Mundzir

8 Manfaat Berhenti Konsumsi Gula bagi Kesehatan

Daily Tips Assyifa
Berita Lainnya
Nasional
Lisda Lisdiawati5 Februari 2026

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

Limbah Kelapa Muda Menumpuk, Teh Ros Tawarkan Gratis

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

BMKG Ingatkan Hujan Lebat 15-21 Februari

Lima Fakta Menarik tentang Penemuan Ruang Antarbintang Voyager

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot thailand slot gacor slot gacor slot gacor