Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

Hari Kunjung Perpustakaan, Masihkah Siswa Gemar Membaca?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 16 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Antropologi Kampus Bekal Berharga Meniti Perjalanan Pendidikan Tinggi

Dimanapun kampusnya dimanapun kita berada itu tidak akan membuat kita berkembang seandainya kita tidak mau belajar. Karena berlian ditempatkan dimanapun juga akan tetap jadi berlian. Begitu pun dengan batu  ditempatkan di lemari sekalipun akan tetap menjadi batu
Dexpert CorpDexpert Corp21 September 2023 Pendidikan
Politeknik Triguna
Antropologi Kampus di MABIM Politeknik Triguna (.dex)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tasikmalaya – Salah satu dosen Triguna menjadi Pembicara dalam Kuliah Terbuka dengan tema “Antropologi Kampus”. Pelaksanaan acara ini sehubungan dengan masa bimbingan (MABIM) mahasiswa baru di Politeknik Triguna pada (21/9/2023).

“Dimanapun kampusnya, dimanapun kita berada itu tidak akan membuat kita berkembang seandainya kita tidak mau belajar. Karena berlian ditempatkan dimanapun juga akan tetap jadi berlian. Begitu pun dengan batu  ditempatkan di lemari sekalipun akan tetap menjadi batu”, Ungkap Lina Marlina motivasi pembuka kuliah terbuka Antropologi Kampus.

PMI Tasikmalaya Ikut Serta Memeriahkan Kuliah Terbuka Politeknik Triguna

Dosen – dosen Triguna ikut serta dalam acara ini. Mereka ialah Ai Indra Lesmana, S.E, M. Si membawakan materi mengenai pemahaman tentang ideologi pancasila, UUD 1945 , NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. Sementara itu, Dr. Lina Marlina, M.M. membawakan materi mengenai Antropologi Kampus.

PMI Tasikmalaya juga memeriahkan acara tersebut dengan membawakan pemahaman mengenai donor darah. Selanjutnya Riza Faizal, S.IP, M.M. menjadi pembicaa dalam materi Hakikat Mahasiswa. Terakhir, Duta Politri Chantika, ia membangkitkan semangat dengan motivasinya membangun strategi dalam belajar.

Baca Juga:
  • Eka Cahya Prima Jadi Profesor Fisika Termuda di UPI
  • Piagam Penghargaan Jadi Penutup Ramadan Leadership Camp
  • Milad ke-18, Himpaudi Jatim Gelar Corat-Coret Bermakna di Gedek Mojokerto
  • Mahasiswa UT Tasikmalaya Jadi Panitia Jambore Muslim Dunia Pertama

Antropologi Kunci Penting Perkuliahan

Dalam kuliahnya, Dr. Lina Marlina membagikan wawasan mendalam tentang bagaimana antropologi kampus dapat menjadi kunci penting dalam memahami perilaku, norma, dan nilai-nilai yang ada di lingkungan akademik. Beliau juga mengajak mahasiswa untuk menggali dan mengapresiasi berbagai aspek keberagaman di kampus, sehingga mampu menjadi bagian dari komunitas yang inklusif dan berdaya.

Apa Pentingnya Antropologi Kampus?

Antropologi Kampus membantu memahami budaya kampus dan norma-norma sosial yang berlaku, membantu menyesuaikan diri dengan lingkungan kampus dan merasa lebih termotivasi untuk terlibat dalam kegiatan kampus juga memaksimalkan pengalaman kampus dan meraih kesuksesan akademik dan sosial.

“Bagaimana kita bisa struggle dalam menghadapi masa kuliah? salah satu caranya ialah jangan banyak gengsi. Pemuda masa kini harus kreatif”, ungkap Lina Marlina.

Tipikal Mahasiswa

Terdapat berbagai tipe mahasiswa dengan karakteristik unik masing-masing. Berikut adalah beberapa tipikal mahasiswa yang umum dijumpai di lingkungan kampus:

Artikel Terkait:
  • Dukungan Pemerintah Kaltim: Rp1,1 Triliun Disalurkan untuk Beasiswa
  • Ramadan Seru di Pesantren Pramuka Khalifa
  • Jota Joti UPT SMAN 8 Bone Resmi Ditutup
  • Pramuka SMKN 3 Bone Gelar Laga Palang 2026
  • Mahasiswa Kupu-kupu (kuliah pulang-kuliah pulang), kebanyakan mereka susah berkembang karena kebiasaan ini.
  • Mahasiswa Kura-kura (kuliah rapat-kuliah rapat), mahasiswa ini aktif berorganisasi juga menjadikan kampus sebagai ladang mencari relasi sebanyak mungkin demi masa dpan mereka.
  • Mahasiswa Kunang-kunang (kuliah nangkring-kuliah nangkring), mahasiswa ini sering menghabiskan waktunya dengan nongkrong saat usai kuliah atau paling buruk saat perkuliahan berlangsung.
  • Mahasiswa Kutu-kutu (kuliah touring-kuliah touring), mahasiswa ini sering kali melakukan perjalanan, baik itu mall atau tempat wisata di luar kota.
  • Mahasiwa Kuda-kuda (kuliah agang-kuliah dagang), mahasiswa ini memili untuk berdagang entah sekedar hobi ataupun kebutuhan.

Beradaptasi dengan Belajar dari Pengalaman Mahasiswa Lain

Saat lelah dengan keadaan kampus misalnya ,merasa kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan budaya kampus. Kemudian menemukan kelompok dengan teman-teman yang mendukung. Maka, hal itu akan memmbuat merasa lebih terhubung dengan kampus.

Dengan mempelajari pengalaman orang lain maka, MABA dapat belajar bagaimana mengatasi tantangan yang dihadapi dan menemukan solusi untuk merasa lebih nyaman dan aman dengan kehidupan dan budaya kampus.

Antropologi kampus sangat penting bagi MABA. Dengan memahami budaya kampus dan pengalaman mahasiswaa lain, mahasiswa baru dapat merasa lebih terhubung dengan kampus dan teman-teman.

Kuliah Terbuka “Antropologi Kampus” ini diakhiri dengan semangat tinggi dan antusiasme dari para mahasiswa baru, yang siap memulai perjalanan akademik mereka di Politeknik Triguna. Diharapkan bahwa wawasan yang diperoleh dari acara ini akan menjadi bekal berharga dalam meniti perjalanan pendidikan tinggi mereka.

Jangan Lewatkan:
  • Dosen MM UIA Bedah Kurikulum, Kompetensi Jadi Fokus
  • Praktek Rukyat Awal Bulan Dzulqo’dah di PP. Sunan Ampel 2 Jombang Bawa Santri Menuju Puncak Pengetahuan Falak
  • Santri QSBS Al-Kautsar 561 Lolos PTN, Dua Diterima di Kedokteran
  • Perdana, Pesantren Pramuka Khalifa Tasikmalaya Lantik Penggalang Ramu
Kabar Tasikmalaya Mahasiswa Baru Politeknik Triguna
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePolisi di Bangkalan Patroli Laut Cegah Gesekan Antar Nelayan
Next Article Temukan Keindahan Bersejarah Dubai di Al Fahidi

Informasi lainnya

Hari Kunjung Perpustakaan, Masihkah Siswa Gemar Membaca?

14 September 2026

100 Mahasiswa UBB Dapat Beasiswa Kelapa 2026

3 September 2026

Kwarnas Dorong Jutaan Jam Bakti Pramuka Tercatat Global

26 Agustus 2026

Dosen MM UIA Bedah Kurikulum, Kompetensi Jadi Fokus

22 Agustus 2026

OBE Mengubah Ukuran Keberhasilan Perkuliahan

22 Agustus 2026

Temaram di Khalifa

14 Agustus 2026
Paling Sering Dibaca

Kenapa Gen Z Cepat Bosan Ngobrol Langsung?

Daily Tips Lina Marlina

Tips Efektif untuk Tingkatkan Produktivitas Sehari-hari

Perspektif Alfi Salamah

Pengalaman Naik Bus Umum Samarinda-Balikpapan: Tiket Murah, Musik Dangdut, dan Jalanan Bergelombang

Travel Udex Mundzir

Rp10 Ribu, Antara Anggaran dan Harapan

Perspektif Alfi Salamah

Siapa Kenyang dari Proyek Makan Bergizi?

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Harga Plastik Naik Tajam, Pedagang Kopi Tertekan

5 Amalan Utama Ketika Gerhana Bulan Terjadi

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi