Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ilmu Bukan Sekadar Mesin Industri

Izzuddin Al-Qassam, Ulama yang Menggerakkan Perlawanan

Indonesia Jadi Tuan Rumah Forum Imam Dunia 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 29 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Pasca penutupan Bukalapak, persaingan e-commerce di Indonesia semakin terfokus pada lima pemain utama.
AssyifaAssyifa10 Januari 2025 Ekonomi
Persaingan E-Commerce Indonesia 2025
Persaingan E-Commerce Indonesia 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pasar e-commerce di Indonesia kini dikuasai oleh lima platform utama, yaitu Shopee, Tokopedia-TikTok, Lazada, Blibli, dan Orami, pasca penutupan layanan Bukalapak. Persaingan ketat dan inovasi menjadi faktor utama dalam mempertahankan posisi di industri ini.

Menurut Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Nailul Huda, peta persaingan e-commerce di Indonesia terbagi menjadi tiga lapisan. Shopee dan Tokopedia-TikTok berada di lapisan teratas, Lazada dan Blibli di lapisan menengah, sementara Orami memimpin di segmen e-commerce lokal kecil. “E-commerce di Indonesia memang sudah terdiri dari tiga lapisan besar yang jaraknya cukup jauh,” jelas Nailul pada Jumat (10/1/2025).

Shopee dan Tokopedia-TikTok mendominasi pasar dengan strategi agresif, seperti pembakaran uang (burning money) untuk promosi besar-besaran, serta inovasi live shopping. Berdasarkan data Similarweb, Shopee mencatat 110,5 juta kunjungan per bulan, jauh di atas Tokopedia dengan 39,4 juta kunjungan.

Baca Juga:
  • Jelang Merger dengan FREN, Para Petinggi XL Mundur
  • Ambisi Tol Terpanjang RI Tersendat Minim Pendanaan
  • DPR Dukung Pembubaran Satgas Saber Pungli Demi Efisiensi
  • Investasi Peternakan Sapi di NTT Libatkan Investor Brasil

“Strategi bakar uang ini masih efektif karena mayoritas konsumen di Indonesia adalah price-oriented,” ungkap Nailul.

Lazada dan Blibli, yang berada di lapisan menengah, juga terus berinovasi meski tidak seagresif dua pemimpin pasar. Penutupan Bukalapak menjadi pelajaran penting tentang pentingnya adaptasi dalam persaingan ini.

Di sisi lain, Orami, sebagai salah satu e-commerce lokal, terus bertahan dengan melayani segmen pasar tertentu. Meski berskala kecil, Orami tetap memiliki pangsa pasar yang signifikan dalam kategori ini.

Artikel Terkait:
  • Paser Gelar Gerakan Pangan Murah: Stabilkan Harga dan Pasokan
  • Ekspor Produk Halal Indonesia ke Australia Tembus Rp2,5 Triliun
  • BNI Salurkan KUR ke Petani Tebu untuk Dukung Swasembada Gula 2028
  • Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Pasar e-commerce Indonesia yang menyumbang US$ 53,8 miliar pada 2023, dengan Shopee memimpin pangsa pasar sebesar 40%, diikuti Tokopedia (30%), TikTok Shop (11%), Lazada (9%), dan Blibli (4%), mencerminkan dominasi besar lima pemain ini.

Industri ini terus bertumbuh dengan inovasi sebagai kunci utama. Para pemain diharapkan mampu menjaga daya saing dan stabilitas operasional demi mendukung ekonomi digital Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • Wamendag Ajak JAPINDA Hadapi Tantangan Perdagangan Global
  • Ekonom Kritik Pemangkasan Anggaran di Era Prabowo
  • Defisit APBN Berpotensi Bengkak Akibat Program MBG
  • Kadin Dorong Bebas Tarif Ekspor Garmen Indonesia ke AS
Blibli E-Commerce Indonesia Lazada Shopee Tokopedia-TikTok
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleJelang Merger dengan FREN, Para Petinggi XL Mundur
Next Article Pensiun 59 Tahun Dinilai Untungkan BPJS, Picu Kesenjangan

Informasi lainnya

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026

BBM Nonsubsidi Meroket, Dex Tembus Rekor Baru

18 April 2026

Emas Antam Melemah, Sinyal Beli atau Jebakan Pasar?

13 April 2026

Koperasi Desa Jadi Game Changer Ekonomi Syariah

13 April 2026
Paling Sering Dibaca

Makan Siang Gratis, Solusi Nutrisi?

Opini Lina Marlina

Menjaga Batasan: Hakmu untuk Hidup Lebih Bahagia

Happy Silva

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Editorial Udex Mundzir

Tren Paylater Melonjak, Saatnya Melek Finansial

Bisnis Ericka

Sejarah Perjalanan Haji Masa Kerajaan Nusantara

Islami Ericka
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi