Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 2 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Pasca penutupan Bukalapak, persaingan e-commerce di Indonesia semakin terfokus pada lima pemain utama.
AssyifaAssyifa10 Januari 2025 Ekonomi
Persaingan E-Commerce Indonesia 2025
Persaingan E-Commerce Indonesia 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pasar e-commerce di Indonesia kini dikuasai oleh lima platform utama, yaitu Shopee, Tokopedia-TikTok, Lazada, Blibli, dan Orami, pasca penutupan layanan Bukalapak. Persaingan ketat dan inovasi menjadi faktor utama dalam mempertahankan posisi di industri ini.

Menurut Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Nailul Huda, peta persaingan e-commerce di Indonesia terbagi menjadi tiga lapisan. Shopee dan Tokopedia-TikTok berada di lapisan teratas, Lazada dan Blibli di lapisan menengah, sementara Orami memimpin di segmen e-commerce lokal kecil. “E-commerce di Indonesia memang sudah terdiri dari tiga lapisan besar yang jaraknya cukup jauh,” jelas Nailul pada Jumat (10/1/2025).

Shopee dan Tokopedia-TikTok mendominasi pasar dengan strategi agresif, seperti pembakaran uang (burning money) untuk promosi besar-besaran, serta inovasi live shopping. Berdasarkan data Similarweb, Shopee mencatat 110,5 juta kunjungan per bulan, jauh di atas Tokopedia dengan 39,4 juta kunjungan.

Baca Juga:
  • Sepekan Terakhir, Bursa Efek Indonesia Catatkan Transaksi Saham Melambat
  • Prabowo Luncurkan Danantara, Strategi Baru Kelola Investasi Nasional
  • Perdagangan Saham BEI Moncer, IHSG Tembus 7.100
  • DPR Setujui Kemenkeu Gunakan SAL Rp85,6 T Tutup Defisit APBN

“Strategi bakar uang ini masih efektif karena mayoritas konsumen di Indonesia adalah price-oriented,” ungkap Nailul.

Lazada dan Blibli, yang berada di lapisan menengah, juga terus berinovasi meski tidak seagresif dua pemimpin pasar. Penutupan Bukalapak menjadi pelajaran penting tentang pentingnya adaptasi dalam persaingan ini.

Di sisi lain, Orami, sebagai salah satu e-commerce lokal, terus bertahan dengan melayani segmen pasar tertentu. Meski berskala kecil, Orami tetap memiliki pangsa pasar yang signifikan dalam kategori ini.

Artikel Terkait:
  • Koperasi Desa Merah Putih Resmi Beroperasi Nasional
  • Dato Sri Tahir: Purbaya Sosok Tepat Atasi Tantangan Ekonomi Nasional
  • Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026
  • Pakar Keamanan Siber Ungkap Bahaya Kesalahan Kurs Rupiah di Google

Pasar e-commerce Indonesia yang menyumbang US$ 53,8 miliar pada 2023, dengan Shopee memimpin pangsa pasar sebesar 40%, diikuti Tokopedia (30%), TikTok Shop (11%), Lazada (9%), dan Blibli (4%), mencerminkan dominasi besar lima pemain ini.

Industri ini terus bertumbuh dengan inovasi sebagai kunci utama. Para pemain diharapkan mampu menjaga daya saing dan stabilitas operasional demi mendukung ekonomi digital Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • Permen Baru Batasi Gratis Ongkir Tiga Hari Sebulan untuk Kurir
  • Batas Usia Pensiun Naik Jadi 59 Tahun pada 2025
  • Pertamina dan Petronas Merger untuk Akuisisi Saham Shell di Blok Masela
  • Prabowo Targetkan Penerimaan Negara Rp3.000 Triliun di 2025
Blibli E-Commerce Indonesia Lazada Shopee Tokopedia-TikTok
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleJelang Merger dengan FREN, Para Petinggi XL Mundur
Next Article Pensiun 59 Tahun Dinilai Untungkan BPJS, Picu Kesenjangan

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Jamnas Bukan Ajang Si Punya Uang

Editorial Udex Mundzir

Cara Efektif Menghitung Dana Pensiun di Indonesia

Daily Tips Assyifa

Bahlil Memang Tidak Punya Urat Malu

Editorial Udex Mundzir

Survei KIC: 83,6% Masyarakat Indonesia Familiar dengan AI

Techno Assyifa

Pulau Sumba, Surga Eksotis Baru

Travel Alfi Salamah
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati11 Januari 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Gelombang PHK Global 2025: Amazon hingga Nestlé Pangkas Ribuan Pekerja

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Malaysia Susah Payah Kalahkan Timor Leste di Piala AFF

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi