Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Danny Setiawan Wafat, Jejak Panjang Birokrat Jabar

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 23 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Investasi Peternakan Sapi di NTT Libatkan Investor Brasil

Proyek percontohan peternakan sapi di Sumba Timur dijalankan lewat kolaborasi antara pemerintah dan konsorsium Brasil.
ErickaEricka19 Mei 2025 Ekonomi
Lahan Peternakan Sapi NTT Kolaborasi Brasil
Ilustrasi Lahan Peternakan Sapi NTT Kolaborasi Brasil (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Transmigrasi (Kementrans) meresmikan proyek strategis peternakan sapi di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), bekerja sama dengan investor asal Brasil. Lahan seluas 10 ribu hektare disiapkan untuk program ini, dengan tujuan memperkuat ketahanan pangan nasional serta mendukung kemandirian ekonomi daerah.

Proyek ini merupakan bagian dari inisiatif percontohan yang menargetkan pengembangan 5.000 ekor sapi potong betina. Pelaksanaannya melibatkan Asia Beef dan Indonesia-Brazil Petroleum Consortium sebagai mitra strategis. Model yang digunakan mengacu pada transmigrasi berbasis korporasi, di mana lahan dikelola sebagai aset bersama masyarakat dengan sistem bagi hasil bersama investor.

Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanagara menegaskan bahwa pendekatan baru ini bertujuan menciptakan pemerataan pembangunan berbasis inklusi ekonomi di wilayah transmigrasi.

“Konsep baru transmigrasi saat ini adalah lahan dikomunalkan dan dikelola sebagai aset korporasi masyarakat, memungkinkan skema bagi hasil antara masyarakat dan investor,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta.

Baca Juga:
  • Beasiswa Kemenkeu Dibatalkan, Efisiensi Anggaran Jadi Prioritas
  • Daftar Biaya Transaksi Elektronik yang Dikenakan PPN
  • OJK Izinkan Buyback Saham Tanpa RUPS, Berlaku 6 Bulan
  • Harga BBM Pertamina, Shell, dan BP Kompak Naik, Begini Rinciannya

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu, menyebutkan bahwa proyek ini terintegrasi dengan program strategis pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menekankan pentingnya proyek ini dalam menekan impor komoditas pangan utama seperti daging dan susu.

“Proyek ini juga mendukung program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pengurangan impor daging serta susu,” tuturnya.

Kementerian Transmigrasi saat ini mengelola lebih dari 3 juta hektare lahan berstatus Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Transmigrasi. Dari jumlah tersebut, sekitar 525 ribu hektare dialokasikan untuk sektor peternakan. Area ini akan dimanfaatkan melalui skema kerja sama usaha inklusif (KSUI), yang memberikan masyarakat hak kepemilikan atas saham lahan sekaligus akses langsung dalam operasional proyek.

Menurut Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Agung Suganda, keberhasilan industri peternakan Brasil dijadikan referensi dalam mengembangkan model serupa di Indonesia.

Artikel Terkait:
  • Ambisi Tol Terpanjang RI Tersendat Minim Pendanaan
  • Menaker Bakal Hapus Batas Usia di Lowongan Kerja
  • Prabowo Siapkan Rp5 Triliun untuk Serap 1 Juta Ton Jagung
  • Pajak THR 2026: Aturan, Besaran, dan Cara Menghitungnya

“Brasil adalah salah satu negara yang sukses mengelola industri ini. Kami harapkan industri ini bisa kita bawa seluruh ekosistemnya ke Indonesia demi memenuhi kebutuhan daging dan susu nasional,” kata Agung.

Langkah strategis ini juga diyakini mampu mengangkat nilai tambah sektor peternakan Indonesia serta menciptakan lapangan kerja baru di kawasan Timur Indonesia. Kementerian berharap melalui pendekatan kolaboratif ini, terjadi akselerasi pembangunan ekonomi daerah berbasis sumber daya lokal.

Dengan dukungan kebijakan dan infrastruktur yang memadai, proyek peternakan sapi di NTT ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan di Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • PLN Berikan Diskon Tambah Daya 50 Persen hingga 23 Mei 2025
  • Indonesia Luncurkan Obligasi Terumbu Karang untuk Konservasi Laut
  • IHSG dan Rupiah Terus Melemah Usai Sri Mulyani Lengser
  • Ketua Banggar DPR Sambut Rencana Prabowo Hapus Kuota Impor
Ekonomi Daerah Investor Brasil Ketahanan Pangan Peternakan Sapi NTT Proyek Transmigrasi
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTren Paylater Melonjak, Saatnya Melek Finansial
Next Article Sekolah Rakyat Siap Beroperasi di 63 Titik Mulai Juli 2025

Informasi lainnya

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

14 September 2026

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

14 September 2026

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

5 September 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Film Korea Komedi Pilihan untuk Malam Tahun Baru 2026

Daily Tips Lisda Lisdiawati

Mengapa Banyak Pikiran Bikin Lapar?

Perspektif Alfi Salamah

Makna Idul Adha dan Sejarah Pengorbanan Nabi Ibrahim

Islami Alfi Salamah

Rina Sa’adah: Dapur MBG Harus Libatkan UMKM Lokal

Bisnis Silva

Kaya SDA, Tapi Hidup dari Pajak

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi