Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Santriwati Digerebek, DPR Desak Usut Tindakan Polisi

Raffi Ahmad Ajak Lawan Hoaks, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Dibayar

Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 6 November 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Investasi Peternakan Sapi di NTT Libatkan Investor Brasil

Proyek percontohan peternakan sapi di Sumba Timur dijalankan lewat kolaborasi antara pemerintah dan konsorsium Brasil.
ErickaEricka19 Mei 2025 Ekonomi
Lahan Peternakan Sapi NTT Kolaborasi Brasil
Ilustrasi Lahan Peternakan Sapi NTT Kolaborasi Brasil (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Transmigrasi (Kementrans) meresmikan proyek strategis peternakan sapi di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), bekerja sama dengan investor asal Brasil. Lahan seluas 10 ribu hektare disiapkan untuk program ini, dengan tujuan memperkuat ketahanan pangan nasional serta mendukung kemandirian ekonomi daerah.

Proyek ini merupakan bagian dari inisiatif percontohan yang menargetkan pengembangan 5.000 ekor sapi potong betina. Pelaksanaannya melibatkan Asia Beef dan Indonesia-Brazil Petroleum Consortium sebagai mitra strategis. Model yang digunakan mengacu pada transmigrasi berbasis korporasi, di mana lahan dikelola sebagai aset bersama masyarakat dengan sistem bagi hasil bersama investor.

Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanagara menegaskan bahwa pendekatan baru ini bertujuan menciptakan pemerataan pembangunan berbasis inklusi ekonomi di wilayah transmigrasi.

“Konsep baru transmigrasi saat ini adalah lahan dikomunalkan dan dikelola sebagai aset korporasi masyarakat, memungkinkan skema bagi hasil antara masyarakat dan investor,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta.

Baca Juga:
  • Prabowo Tunjuk Rosan Roeslani Pimpin Danantara, Erick Thohir Jadi Pengawas
  • Tak Perlu Selebgram, Politri Bekali UMKM Cisayong Trik Keranjang Kuning Meski Follower di Bawah 1.000
  • UMP 2026 Segera Diumumkan, Kenaikannya Tak Seperti Harapan
  • BI Prakirakan Ekonomi Nasional Menguat pada Semester II 2025

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu, menyebutkan bahwa proyek ini terintegrasi dengan program strategis pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menekankan pentingnya proyek ini dalam menekan impor komoditas pangan utama seperti daging dan susu.

“Proyek ini juga mendukung program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pengurangan impor daging serta susu,” tuturnya.

Kementerian Transmigrasi saat ini mengelola lebih dari 3 juta hektare lahan berstatus Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Transmigrasi. Dari jumlah tersebut, sekitar 525 ribu hektare dialokasikan untuk sektor peternakan. Area ini akan dimanfaatkan melalui skema kerja sama usaha inklusif (KSUI), yang memberikan masyarakat hak kepemilikan atas saham lahan sekaligus akses langsung dalam operasional proyek.

Menurut Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Agung Suganda, keberhasilan industri peternakan Brasil dijadikan referensi dalam mengembangkan model serupa di Indonesia.

Artikel Terkait:
  • Pengenaan Pajak Ekspor Komoditas Nikel Masih Dibahas
  • Prabowo Siapkan Rp5 Triliun untuk Serap 1 Juta Ton Jagung
  • Indonesia Luncurkan Obligasi Terumbu Karang untuk Konservasi Laut
  • Daftar Biaya Transaksi Elektronik yang Dikenakan PPN

“Brasil adalah salah satu negara yang sukses mengelola industri ini. Kami harapkan industri ini bisa kita bawa seluruh ekosistemnya ke Indonesia demi memenuhi kebutuhan daging dan susu nasional,” kata Agung.

Langkah strategis ini juga diyakini mampu mengangkat nilai tambah sektor peternakan Indonesia serta menciptakan lapangan kerja baru di kawasan Timur Indonesia. Kementerian berharap melalui pendekatan kolaboratif ini, terjadi akselerasi pembangunan ekonomi daerah berbasis sumber daya lokal.

Dengan dukungan kebijakan dan infrastruktur yang memadai, proyek peternakan sapi di NTT ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan di Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • Zulhas Usul Kewenangan Lartas Impor Pangan Pindah ke Kemenko Pangan
  • Efisiensi APBN Fokus pada Program Gizi dan Swasembada Pangan
  • Prabowo dan Gibran Terima THR, Nominalnya Disorot Publik
  • Krisis Sritex: 3.500 Buruh Dirumahkan Tanpa Gaji
Ekonomi Daerah Investor Brasil Ketahanan Pangan Peternakan Sapi NTT Proyek Transmigrasi
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTren Paylater Melonjak, Saatnya Melek Finansial
Next Article Sekolah Rakyat Siap Beroperasi di 63 Titik Mulai Juli 2025

Informasi lainnya

Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

28 Oktober 2026

Rupiah Terancam Rp19.000, Kebijakan BI Dipertanyakan

27 Oktober 2026

Pertalite Tetap Rp10.000, Konsumsi Naik dan Stok Tertekan

26 Oktober 2026

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

14 September 2026

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

14 September 2026

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

5 September 2026
Paling Sering Dibaca

Ijazah Pejabat Harus Diverifikasi Ulang

Editorial Udex Mundzir

UKT dan Ilusi Kesejahteraan ASN

Editorial Udex Mundzir

Eksotisme Surabaya dalam Ikan Sambal Nasi Kelapa

Food Udex Mundzir

Cerdas Beramal

Islami Syamril Al-Bugisyi

Belajar Efektif, Hasil Maksimal

Daily Tips Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi