Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Sudah Kerja Keras, Mengapa Sukses Belum Juga Datang?

Martha Tilaar Wafat, Wariskan Kecantikan Nusantara

Tren Hidup Hemat Gen Z, Gengsi Mulai Ditinggalkan?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 16 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Investasi Peternakan Sapi di NTT Libatkan Investor Brasil

Proyek percontohan peternakan sapi di Sumba Timur dijalankan lewat kolaborasi antara pemerintah dan konsorsium Brasil.
ErickaEricka19 Mei 2025 Ekonomi
Lahan Peternakan Sapi NTT Kolaborasi Brasil
Ilustrasi Lahan Peternakan Sapi NTT Kolaborasi Brasil (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Transmigrasi (Kementrans) meresmikan proyek strategis peternakan sapi di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), bekerja sama dengan investor asal Brasil. Lahan seluas 10 ribu hektare disiapkan untuk program ini, dengan tujuan memperkuat ketahanan pangan nasional serta mendukung kemandirian ekonomi daerah.

Proyek ini merupakan bagian dari inisiatif percontohan yang menargetkan pengembangan 5.000 ekor sapi potong betina. Pelaksanaannya melibatkan Asia Beef dan Indonesia-Brazil Petroleum Consortium sebagai mitra strategis. Model yang digunakan mengacu pada transmigrasi berbasis korporasi, di mana lahan dikelola sebagai aset bersama masyarakat dengan sistem bagi hasil bersama investor.

Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanagara menegaskan bahwa pendekatan baru ini bertujuan menciptakan pemerataan pembangunan berbasis inklusi ekonomi di wilayah transmigrasi.

“Konsep baru transmigrasi saat ini adalah lahan dikomunalkan dan dikelola sebagai aset korporasi masyarakat, memungkinkan skema bagi hasil antara masyarakat dan investor,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta.

Baca Juga:
  • Usai Alfamart Tutup 400 Gerai, Pemerintah Godok Insentif Ritel
  • BYD Siap Memperluas Produksi Kendaraan Listrik di Vietnam bukan Indonesia?
  • Kemenperin Genjot Parfum Halal Masuki Lima Besar Dunia
  • Warren Buffett: Kegagalan Pembayaran Utang AS akan Berdampak Global

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu, menyebutkan bahwa proyek ini terintegrasi dengan program strategis pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menekankan pentingnya proyek ini dalam menekan impor komoditas pangan utama seperti daging dan susu.

“Proyek ini juga mendukung program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pengurangan impor daging serta susu,” tuturnya.

Kementerian Transmigrasi saat ini mengelola lebih dari 3 juta hektare lahan berstatus Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Transmigrasi. Dari jumlah tersebut, sekitar 525 ribu hektare dialokasikan untuk sektor peternakan. Area ini akan dimanfaatkan melalui skema kerja sama usaha inklusif (KSUI), yang memberikan masyarakat hak kepemilikan atas saham lahan sekaligus akses langsung dalam operasional proyek.

Menurut Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Agung Suganda, keberhasilan industri peternakan Brasil dijadikan referensi dalam mengembangkan model serupa di Indonesia.

Artikel Terkait:
  • OJK Siapkan Regulasi Baru untuk Lembaga Keuangan Mikro 
  • Transaksi Global Tanpa Dolar, Mimpi atau Keniscayaan?
  • Daftar Beban Ekonomi Baru yang Menanti Kelas Menengah
  • Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

“Brasil adalah salah satu negara yang sukses mengelola industri ini. Kami harapkan industri ini bisa kita bawa seluruh ekosistemnya ke Indonesia demi memenuhi kebutuhan daging dan susu nasional,” kata Agung.

Langkah strategis ini juga diyakini mampu mengangkat nilai tambah sektor peternakan Indonesia serta menciptakan lapangan kerja baru di kawasan Timur Indonesia. Kementerian berharap melalui pendekatan kolaboratif ini, terjadi akselerasi pembangunan ekonomi daerah berbasis sumber daya lokal.

Dengan dukungan kebijakan dan infrastruktur yang memadai, proyek peternakan sapi di NTT ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan di Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • SouthCity Luncurkan Cluster Eksklusif Fortunia Cove
  • Paylater Jadi Andalan Gen Z & Milenial Atur Keuangan
  • Celios Minta BPS Gunakan Metode Baru Ukur Kemiskinan
  • Apakah Krisis Utang Mengancam RI? Anies Terpukau Saat Baca Buku Mengenai Hal Ini
Ekonomi Daerah Investor Brasil Ketahanan Pangan Peternakan Sapi NTT Proyek Transmigrasi
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTren Paylater Melonjak, Saatnya Melek Finansial
Next Article Sekolah Rakyat Siap Beroperasi di 63 Titik Mulai Juli 2025

Informasi lainnya

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

14 September 2026

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

14 September 2026

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

5 September 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Negara Hukum yang Pengadilannya Banyak, tapi Sulit Mencari Keadilan

Perspektif Udex Mundzir

Rina Sa’adah: Dapur MBG Harus Libatkan UMKM Lokal

Bisnis Silva

Aurat dalam Islam dan Sikap terhadap Orang yang Tidak Menutup Aurat

Islami Udex Mundzir

Membangun Keterampilan Sosial untuk Mengurangi Insecure

Perspektif Alfi Salamah

Bank Digital Ubah Cara Kita Mengelola Uang

Bisnis Ericka
Berita Lainnya
Politik
Udex Mundzir1 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Rahasia Daisugi, Teknik Bertani Pohon Tanpa Membabat Hutan

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi