Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tahun Ajaran Baru 2026, MPLS Ramah Jadi Wajah Baru Sekolah

Mau Berhasil ? Inilah Morning Routine Orang Sukses

Lampu LED Terang Picu Kunang-Kunang Kian Menghilang

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 9 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

3 Ribu Pasukan Jaga TPS, Tasik Siaga Hadapi PSU

Pesta demokrasi di Tasikmalaya tak hanya tentang suara, tapi juga tentang rasa aman yang dipagari 3.000 pasukan gabungan.
ErickaEricka16 April 2025 Politik
Karo OPS Polda Jabar Kombes Laode Arie mengecek kesiapan anggota saat Apel Gelar Pasukan di Stadion Olahraga Kabupaten Tasikmalaya
Karo OPS Polda Jabar Kombes Laode Arie mengecek kesiapan anggota saat Apel Gelar Pasukan di Stadion Olahraga Kabupaten Tasikmalaya (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tasikmalaya – Langit pagi di Mangunreja belum tinggi saat derap sepatu pasukan menggema di Lapangan SOR. Sebanyak 3.000 personel gabungan berdiri tegap dalam Apel Gelar Pasukan, Rabu (16/4/2025), untuk bersiap menjaga jalannya Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Tasikmalaya yang akan digelar Sabtu, 19 April 2025.

Apel dipimpin langsung oleh Karo Operasi Polda Jawa Barat, Kombes Pol Laode Aries El Fathar, didampingi unsur Forkopimda. Pemeriksaan dilakukan menyeluruh—dari pasukan berseragam hingga peralatan penunjang yang akan dibawa ke 2.847 TPS yang tersebar di 39 kecamatan dan 351 desa.

“Hari ini pengecekan terakhir kami lakukan terhadap pasukan dan peralatannya. Semuanya telah siap menjaga pesta demokrasi ini,” tegas Kombes Laode.

Dari 3.000 personel tersebut, sebanyak 1.997 ditugaskan khusus menjaga TPS, dengan formasi dua anggota di tiap titik rawan, dan satu anggota untuk dua TPS di lokasi yang relatif aman.

“Kami sudah petakan semua. Setiap TPS akan terjaga,” tambahnya.

Tak hanya dari unsur TNI-Polri, pengamanan melibatkan Satpol PP, BPBD, Tagana, Dinas Perhubungan, Damkar, hingga Linmas. Semua dikerahkan demi satu tujuan: menjamin rasa aman bagi masyarakat saat memberikan suaranya.

Baca Juga:
  • PKB Surabaya Lumbung Suara Hijau yang Menggairahkan
  • KKP Tegaskan Empat Pulau di Anambas Tidak Bisa Dijual
  • GP Ansor Kabupaten Mojokerto Siap Kawal Kondusifitas Pemilu 2024
  • RIDO Mau Gugat, Pramono: Tak Ada Kecurangan

Yang menarik, pengamanan tak hanya menyasar potensi kerawanan sosial-politik. Laode menegaskan, pihaknya juga telah memetakan lokasi rawan bencana. Peralatan berat dan jalur evakuasi telah disiapkan bekerja sama dengan BPBD dan Dinas Teknis.

“Untuk daerah rawan longsor atau banjir, sudah ada koordinasi dan alat berat disiagakan,” katanya.

Upaya preventif juga dilakukan dengan menyambangi tokoh agama dan masyarakat. Silaturahmi lintas sektoral digencarkan untuk meredam potensi konflik horizontal menjelang PSU.

“Tokoh agama dan masyarakat punya peran vital. Kami sudah sampaikan pentingnya menjaga keamanan bersama,” ucap Kombes Laode, dengan nada penuh harap.

PSU kali ini memang menyimpan ketegangan tersendiri. Setelah Pilkada serentak 2024 dibatalkan Mahkamah Konstitusi karena pelanggaran sistemik, kepercayaan publik diuji kembali. Maka, pengamanan ketat menjadi keharusan, bukan pilihan.

Warga seperti Endah Rukmana (31), ibu rumah tangga asal Karangnunggal, mengaku merasa lebih tenang dengan kehadiran aparat.

Artikel Terkait:
  • Debat Pertama, Paslon SAE akan Jadikan Dusun Miliki Ketahanan Ekonomi
  • Demonstrasi Tolak Revisi UU TNI, Mahasiswa dan Masyarakat Sipil Padati DPR
  • Istana Belum Pastikan Reshuffle Usai OTT Wamenaker Noel
  • Perindo Kabupaten Mojokerto Daftar Bacaleg Multigenerasi

“Kami sempat khawatir akan ada gesekan antarpendukung. Tapi kalau sudah dijaga seperti ini, rasanya aman,” katanya saat ditemui usai apel pasukan.

Sementara itu, pengamat politik Tasikmalaya, Dadang Sudrajat, menyebut apel gelar pasukan ini lebih dari sekadar formalitas. Ia menyebut, kehadiran personel gabungan adalah simbol negara hadir melindungi hak rakyat untuk memilih tanpa rasa takut.

“Pemilu tanpa rasa aman adalah demokrasi yang cacat. Kehadiran negara melalui aparat membuat warga yakin suara mereka akan dihargai,” ujar Dadang.

Dengan waktu tinggal tiga hari menuju PSU, suasana di Tasikmalaya terasa seperti menjelang ujian besar. Semua pihak siaga, dari aparat, penyelenggara, hingga masyarakat biasa yang berharap perubahan dari bilik suara.

Tasikmalaya tengah menulis ulang sejarah pilkadanya. Tapi sebelum lembar itu dibuka, 3.000 personel telah lebih dulu menulis kata “siap” di medan pengabdian mereka.

Jangan Lewatkan:
  • DPR Kaji Opsi Naikkan Status BP Haji Jadi Kementerian
  • MPR Kajian Ulang Sistem Presidensial, Wacana Amandemen Menguat
  • Elektabilitas Rudy-Seno Meroket ke 54,2 Persen
  • Closing Debat Terakhir, Prabowo Minta Maaf Pada Dua Rivalnya

Gelar Pasukan Keamanan Pilkada Polda Jabar PSU Tasikmalaya TPS Tasikmalaya
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBupati Kukar Serahkan Bantuan Ibadah dan Pamit kepada Masyarakat Rapak Lambur
Next Article 3 Desa Jadi Sorotan KPU, PSU Tasikmalaya Uji Logistik

Informasi lainnya

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

15 Mei 2026

Ironi LCC Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Beda

12 Mei 2026

Presma UINSI Kritik Renovasi Rujab Rp25 Miliar

12 April 2026

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

20 Maret 2026

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026

Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Rentan Bungkam Kritik

4 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Demokrasi Tak Boleh Kalah Oleh Lumpur

Editorial Udex Mundzir

Investigasi MUI Terhadap Al Zaytun Mencapai Tahap Penting, Fatwa Menanti!

Islami Adit Musthofa

Sunnah Sunnah Sholat Ied di Hari Raya

Islami Lisda Lisdiawati

Bisakah Bertafakur dengan Berjalan Kaki? Ini Penjelasannya

Islami Alfi Salamah

Tegakkan Hukum, Bukan Cari Kambing Hitam

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati30 Juni 2026

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi