Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BI Kaltim Siapkan Rp2,18 T untuk Serambi 2026

Tim Kaltim Pantau Harga Pangan di Berau

Awal Ramadhan 1447 H Tunggu Sidang Isbat

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 25 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Google Diselidiki DOJ AS Terkait Dugaan Pelanggaran Antimonopoli

Kesepakatan Google dengan startup AI Character.AI memicu penyelidikan hukum, di tengah sorotan ketat regulator atas dominasi perusahaan teknologi.
ErickaEricka24 Mei 2025 Global
Google
Gedung Google (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Washington, DC – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) tengah menyelidiki kesepakatan Google dengan startup kecerdasan buatan Character.AI atas dugaan pelanggaran terhadap undang-undang antimonopoli. Langkah ini menjadi bagian dari pengawasan ketat regulator terhadap dominasi raksasa teknologi dalam industri AI yang berkembang pesat.

Menurut laporan Reuters, penyelidikan ini berfokus pada struktur perjanjian lisensi non-eksklusif yang diteken pada 2024. DOJ mencurigai Google merancang kerja sama ini untuk menghindari pengawasan merger formal, sekalipun Google mengklaim tidak memiliki saham di Character.AI.

“Google senang menyambut talenta dari Character.AI, tapi kami tidak memiliki kepemilikan saham di perusahaan tersebut. Mereka tetap entitas yang terpisah,” ujar juru bicara Google menanggapi penyelidikan tersebut.

Dalam kesepakatan tersebut, Google mendapatkan akses ke teknologi model bahasa besar milik Character.AI, dan merekrut dua pendiri startup itu—Noam Shazeer dan Daniel De Freitas—yang sebelumnya merupakan mantan pegawai Google.

Pihak Character.AI belum memberikan tanggapan, sementara DOJ juga enggan mengomentari lebih lanjut. Namun, pengawasan terhadap langkah Google menegaskan bahwa regulator mulai mengambil pendekatan lebih agresif terhadap strategi integrasi vertikal atau akuisisi tidak langsung oleh perusahaan besar.

Tren serupa juga terlihat pada Microsoft yang berinvestasi hingga USD 650 juta ke Inflection AI, serta Amazon yang merekrut staf dan pendiri dari startup AI Adept. Kesepakatan tersebut juga menarik perhatian regulator karena berpotensi mengganggu persaingan pasar.

Saat ini, Google juga sedang menghadapi dua gugatan besar lain dari pemerintah AS terkait dominasi pasar mesin pencari dan periklanan digital. Komisi Perdagangan Federal (FTC) bahkan mendukung usulan agar Google membuka akses data pencarian kepada pesaing untuk menciptakan persaingan yang lebih sehat.

Persaingan di ranah mesin pencari kini semakin ketat, terlebih dengan kehadiran layanan pencarian berbasis AI dan dominasi platform sosial seperti TikTok sebagai sumber informasi bagi generasi muda.

Dengan meningkatnya pengawasan regulasi, perusahaan teknologi seperti Google kini berada di bawah tekanan untuk membuktikan bahwa kemitraan dan inovasi mereka tidak melanggar hukum atau merusak iklim persaingan.

Character AI DOJ AS Google Antimonopoli Persaingan AI 2025 Regulasi Teknologi
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePBB Krisis Dana, Operasi dan Perekrutan Terancam Dihentikan
Next Article Ijazah Asli (KataPolisi), Proses Masih Abu-Abu

Informasi lainnya

Al-Azhar Siap Kirim 1.000 Pakar Bahasa Arab ke Indonesia

23 Januari 2026

Guncangan Dahsyat M7,0 di Taiwan Terasa hingga Taipei

27 Desember 2025

Gempa Susulan M6,7 Guncang Hokkaido, BMKG Pastikan Indonesia Aman

9 Desember 2025

Menag Dorong Kolaborasi Global Wasathiyah Islam dan Nilai Tionghoa

11 November 2025

Megawati Serukan Dunia Bersatu Dukung Palestina Merdeka

1 November 2025

Timor Leste Resmi Bergabung ke ASEAN pada KTT Kuala Lumpur

26 Oktober 2025
Paling Sering Dibaca

Rahasia Batu Kerikil Jamaah Haji Setelah Lempar Jumrah

Islami Alfi Salamah

Makanan Sehat untuk Sahur dan Berbuka Puasa

Food Assyifa

Integritas di Balik Gelar Akademik

Editorial Udex Mundzir

Senyum di Tengah Derita

Islami Alfi Salamah

Melintasi Kesibukan Pembangunan IKN

Travel Udex Mundzir
Berita Lainnya
Nasional
Lisda Lisdiawati5 Februari 2026

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

Limbah Kelapa Muda Menumpuk, Teh Ros Tawarkan Gratis

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

BMKG Ingatkan Hujan Lebat 15-21 Februari

Lima Fakta Menarik tentang Penemuan Ruang Antarbintang Voyager

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot thailand slot gacor slot gacor slot gacor