Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BI Kaltim Siapkan Rp2,18 T untuk Serambi 2026

Tim Kaltim Pantau Harga Pangan di Berau

Awal Ramadhan 1447 H Tunggu Sidang Isbat

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 25 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kemendukbangga Ajukan Tambahan Anggaran Alkon Rp850 Miliar

Pengadaan alat kontrasepsi hanya dapat Rp200 miliar tahun ini, Kemendukbangga desak penambahan agar program KB tetap berjalan optimal.
ErickaEricka1 Juli 2025 Nasional
Penambahan Anggaran Alat Kontrasepsi Kemendukbangga 2026
Ilustrasi Penambahan Anggaran Alat Kontrasepsi Kemendukbangga 2026 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN mengajukan tambahan anggaran pengadaan alat kontrasepsi (alkon) untuk tahun anggaran 2026 sebesar Rp850 miliar kepada Presiden Prabowo Subianto. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi lonjakan jumlah penduduk dan menjaga keberlangsungan program Keluarga Berencana (KB).

Sekretaris Kemendukbangga/BKKBN, Budi Setiyono, mengatakan bahwa pada tahun anggaran 2025, alokasi untuk pengadaan alkon hanya sebesar Rp200 miliar. Jumlah tersebut jauh menurun dibandingkan anggaran tahun sebelumnya yang mencapai Rp850 miliar akibat pemblokiran sebagian anggaran dalam kebijakan efisiensi pemerintah.

“Kalau kami tidak menyediakan alat kontrasepsi yang mencukupi, maka struktur penduduk kita yang sekarang relatif stabil bisa kembali melebar,” kata Budi saat memberikan keterangan di Jakarta, Selasa (1/7/2025).

Ia menjelaskan, penurunan anggaran berpotensi melemahkan upaya pengendalian jumlah penduduk. Oleh karena itu, BKKBN telah berkoordinasi dengan perwakilan di seluruh provinsi untuk menghitung kebutuhan alkon berdasarkan jumlah penduduk usia subur di setiap daerah.

Budi menilai, jika jumlah penduduk kembali meningkat tajam, maka akan berdampak pada berbagai sektor pelayanan publik seperti pendidikan, kesehatan, transportasi, hingga perencanaan tata wilayah. Ia juga menekankan bahwa kebutuhan alkon idealnya dapat mencakup seluruh keluarga berusia subur yang jumlahnya diperkirakan mencapai 40 juta jiwa.

“Jika dikonversi ke dalam anggaran, idealnya membutuhkan sekitar Rp1 triliun, tapi setidaknya bisa seperti tahun lalu yaitu Rp850 miliar,” ungkap Budi.

Sebagai bagian dari solusi jangka pendek, Kemendukbangga juga mendorong partisipasi mandiri dari keluarga untuk membeli alat kontrasepsi secara pribadi. Kampanye kesadaran ini dilakukan melalui berbagai media dan dukungan dari petugas lapangan agar masyarakat tidak hanya bergantung pada distribusi pemerintah.

Budi menyebutkan bahwa upaya ini merupakan bagian dari revitalisasi program KB yang lebih adaptif dalam menghadapi dinamika demografi nasional.

Pemerintah berharap dengan dukungan penuh dari Presiden Prabowo, program pengendalian penduduk dapat berjalan maksimal demi menjaga keseimbangan pembangunan dan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Alat Kontrasepsi Anggaran KB 2026 BKKBN Keluarga Berencana Kemendukbangga
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleInflasi Juni Naik 0,19 Persen, Harga Beras dan Cabai Jadi Pemicu
Next Article Surplus Dagang Indonesia Bertahan 61 Bulan, Mei Tembus USD 4,3 Miliar

Informasi lainnya

BI Kaltim Siapkan Rp2,18 T untuk Serambi 2026

18 Februari 2026

Awal Ramadhan 1447 H Tunggu Sidang Isbat

17 Februari 2026

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

5 Februari 2026

Usai Dituduh Pakai Spons, Pedagang Es Gabus Dapat Kulkas dari TNI

29 Januari 2026

Catat Tanggalnya, Nisfu Syaban 2026

17 Januari 2026

HAB ke-80 Kemenag Digelar Sederhana, Dana Dialihkan

5 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Narasi Globalis dan Politik Ketakutan

Editorial Udex Mundzir

Kebakaran di Kementerian ATR/BPN: Asap Padam, Kecurigaan Membara

Editorial Udex Mundzir

Pramuka Cisayong, Saatnya Bergerak

Opini Silva

Generasi Tua dan Muda Berkolaborasi untuk Indonesia Emas 2045

Profil Silva

Barang yang Jarang Dipakai Akan Dihisab di Akhirat

Islami Ericka
Berita Lainnya
Nasional
Lisda Lisdiawati5 Februari 2026

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

Limbah Kelapa Muda Menumpuk, Teh Ros Tawarkan Gratis

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

Pelaku UMKM Kesulitan Jadi Mitra MBG, Syarat Dinilai Berat

BMKG Ingatkan Hujan Lebat 15-21 Februari

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot thailand slot gacor slot gacor slot gacor