Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Santriwati Digerebek, DPR Desak Usut Tindakan Polisi

Raffi Ahmad Ajak Lawan Hoaks, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Dibayar

Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 4 November 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Ambalat Masih Diperdebatkan, Perundingan Masuk Putaran 43

Kemlu RI menyebut perundingan perbatasan dengan Malaysia terkait Ambalat masih terus berjalan, tapi rumit dan butuh waktu panjang.
ErickaEricka8 Agustus 2025 Global
Peta wilayah Blok Ambalat yang diklaim Malaysia dengan nama resmi Laut Sulawesi
Peta wilayah Blok Ambalat yang diklaim Malaysia dengan nama resmi Laut Sulawesi (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Proses penyelesaian sengketa perbatasan maritim Indonesia dan Malaysia di wilayah Blok Ambalat disebut masih berlangsung namun penuh tantangan. Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Abdul Kadir Jailani, menyatakan bahwa negosiasi terkait batas wilayah di Laut Sulawesi membutuhkan waktu panjang karena kompleksitas teknis dan sensitivitas geopolitik.

“Sebagai sesama negara ASEAN, Indonesia dan Malaysia selalu mematuhi dan menjunjung tinggi prinsip-prinsip ASEAN, yaitu menyelesaikan semua perbedaan melalui cara-cara damai,” ujar Abdul Kadir seusai pengarahan media di Jakarta, Jumat (8/8/2025).

Ia menegaskan, meski belum tercapai kesepakatan final, kedua negara menunjukkan komitmen yang sama untuk menyelesaikan isu ini secara damai dan saling menguntungkan. Proses perundingan yang telah berlangsung sejak 2005 kini telah memasuki putaran ke-43, namun kata sepakat masih belum terwujud.

Menurut Abdul Kadir, pemerintah Indonesia tetap menjadikan kepentingan nasional dan hukum internasional, khususnya Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut (UNCLOS), sebagai acuan utama dalam menyikapi batas maritim.

Baca Juga:
  • WOSM Buka Lowongan Sekjen Baru, Cari Pemimpin Kepanduan Global
  • Trump Dikabarkan Akan Terima Jet Mewah dari Qatar
  • Megawati Serukan Dunia Bersatu Dukung Palestina Merdeka
  • Tsunami 4 Meter Landa Rusia Akibat Gempa Dahsyat Kamchatka

“Negosiasi ini rumit, karena harus mempertimbangkan banyak aspek teknis dan hukum. Tapi kita tetap berpegang pada prinsip yang jelas,” imbuhnya.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Malaysia, Mohamad Hasan, menyampaikan bahwa klaim atas wilayah Blok Ambalat—yang disebut Malaysia sebagai bagian dari Laut Sulawesi—masih belum disepakati bersama. Dalam sidang parlemen Malaysia, Hasan menegaskan bahwa penggunaan nama geografis harus mencerminkan posisi kedaulatan negaranya.

Pernyataan tersebut memicu reaksi di dalam negeri. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia tetap ingin menyelesaikan isu Ambalat dengan pendekatan diplomatik yang baik dan damai.

Artikel Terkait:
  • Australia Batalkan Visa Politisi Israel Penyebar Kebencian
  • Taiwan Larang PNS Gunakan DeepSeek AI, Khawatir Data Bocor ke Cina
  • Votcha 2026 Ubah Cara Daftar Lari Jadi Lebih Adil
  • Dampak Konflik Timur Tengah, BBM Asia Naik Tajam

“Ya kita cari penyelesaian yang baik, yang damai, ada iktikad baik dari dua pihak … Intinya kita mau penyelesaian yang baik,” ujar Prabowo di Bandung, Kamis (7/8/2025).

Blok Ambalat yang terletak di perairan antara Kalimantan Utara dan Sabah diketahui kaya akan sumber daya minyak dan gas. Sengketa ini telah berlangsung lebih dari dua dekade dan beberapa kali memicu ketegangan antara kapal patroli kedua negara di perairan tersebut.

Pemerintah Indonesia tetap mendorong opsi pengelolaan bersama (joint development) sebagai langkah pragmatis yang diharapkan bisa menghindari konflik terbuka sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi kedua negara.

Jangan Lewatkan:
  • Indonesia-Yordania Jalin Kerja Sama Wakaf dan Beasiswa
  • Gempa Magnitudo 7,3 Guncang Vanuatu, Tsunami Teramati
  • Haikal Hassan Terancam Ditangkap Otoritas Arab Saudi
  • Protes Besar-Besaran Meletus di Pakistan Usai Penangkapan Mantan PM Imran Khan
Ambalat Blok Ambalat Kemlu RI Malaysia Perbatasan Maritim
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMalaysia Klaim Blok Ambalat, DPR Desak Kemlu Bertindak Tegas
Next Article Prabowo Teken Perpres, 3 Pasukan Elite TNI Kini Dipimpin Panglima

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Kalau Taman Bisa Dibuka 24 Jam, Mengapa Masjid Tidak?

Perspektif Udex Mundzir

Curug Malela: Niagara Mini di Jantung Hutan Jawa Barat

Travel Alfi Salamah

Kenali Calon Istrimu dengan 3 Cara Ini: Panduan Islami untuk Memilih Pasangan

Perspektif Udex Mundzir

Terpidana Dilindungi, Hukum Dipermalukan

Editorial Udex Mundzir

Pegeseran Makna Staycation dan Arti Sebenarnya

Happy Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

Pertalite Tetap Rp10.000, Konsumsi Naik dan Stok Tertekan

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi