Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Cegah Karhutla Berulang, PKS Kaltim Bergerak

Syarikat Islam Bersiap Ubah Struktur dan Sistem Organisasi

Sudah Kerja Keras, Mengapa Sukses Belum Juga Datang?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 19 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Cegah Karhutla Berulang, PKS Kaltim Bergerak

Firnadi Ikhsan mendorong penyatuan langkah politik fraksi PKS se-Kalimantan untuk memperkuat perlindungan masyarakat dari ancaman kebakaran hutan.
Alfi SalamahAlfi Salamah19 Oktober 2026 Lingkungan
Fraksi PKS Kaltim Dorong Pencegahan Karhutla Berulang di Kalimantan
Fraksi PKS Kaltim Dorong Pencegahan Karhutla Berulang di Kalimantan
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Samarinda – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bukan sekadar persoalan memadamkan api, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat, keberlanjutan lingkungan, dan kesiapan pemerintah menghadapi ancaman bencana yang dapat berulang setiap tahun.

Berangkat dari persoalan tersebut, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kalimantan Timur menggagas konsolidasi politik lintas provinsi di Kalimantan untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan karhutla.

Langkah ini diarahkan untuk menghasilkan rekomendasi strategis yang nantinya diperjuangkan kepada Presiden Republik Indonesia dan Kementerian Kehutanan melalui Fraksi PKS DPR RI.

Ketua Fraksi PKS DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan, menilai penanganan karhutla membutuhkan perubahan pendekatan. Upaya pemerintah tidak cukup hanya berfokus pada pemadaman ketika kebakaran terjadi, melainkan harus memastikan sistem pencegahan berjalan efektif sebelum api meluas.

“Penanganan karhutla tidak boleh berhenti ketika api padam. Warga membutuhkan kepastian bahwa laporan ditindaklanjuti, petugas mendapat dukungan yang layak, dan pencegahan bekerja sebelum kebakaran meluas,” kata Firnadi dalam draf siaran pers Fraksi PKS Kaltim.

Menurutnya, persoalan karhutla tidak dapat diselesaikan secara parsial. Karakteristik wilayah Kalimantan yang memiliki kawasan hutan dan lahan gambut membutuhkan koordinasi antardaerah serta dukungan pemerintah pusat secara berkesinambungan.

Karena itu, Fraksi PKS Kaltim mengusulkan pertemuan bersama fraksi PKS DPRD dari Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara.

Momentum bimbingan teknis PKS di Jakarta diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai ruang untuk menyamakan pandangan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan paling mendesak di masing-masing provinsi.

Hasil pertemuan tersebut direncanakan menjadi bahan audiensi dengan Fraksi PKS DPR RI. Selanjutnya, berbagai rekomendasi yang telah disepakati diharapkan dapat diperjuangkan melalui jalur kelembagaan kepada pemerintah pusat.

Gagasan ini diperkuat melalui kajian bertajuk Kalimantan Tanpa Asap Berulang yang disusun Tenaga Ahli Fraksi PKS DPRD Kalimantan Timur pada 17 Oktober 2026.

Kajian tersebut menguraikan sejumlah persoalan mendasar dalam pengendalian karhutla, mulai dari koordinasi kelembagaan, pembagian kewenangan, kesiapan sarana penanggulangan, hingga perlindungan masyarakat yang terdampak.

Salah satu perhatian utama adalah memastikan petugas di lapangan memperoleh dukungan operasional yang memadai.

Baca Juga:
  • Menteri LH: Indonesia Dikepung Tiga Krisis
  • Rafflesia Hasseltii Bermekaran, Mitos Kelangkaan Buyar
  • BMKG Ingatkan Hujan Lebat 15-21 Februari
  • Buka Puasa Lintas Iman Dorong Kepedulian Lingkungan

Firnadi menilai keberhasilan penanganan kebakaran sangat bergantung pada kesiapan personel, ketersediaan peralatan, kecukupan logistik, serta kejelasan koordinasi antarlembaga.

“Kerja keras petugas harus ditopang peralatan yang berfungsi, logistik yang cukup, dan koordinasi yang jelas. Tugas pengawasan bukan sekadar meminta penjelasan, tetapi mengawal agar kekurangan yang ditemukan benar-benar diselesaikan,” ujarnya.

Pentingnya penguatan penanganan karhutla juga tercermin dari perhatian Kementerian Kehutanan terhadap operasi pengendalian kebakaran di Kalimantan.

Dalam publikasi resminya pada 13 Oktober 2026, kementerian menjelaskan bahwa operasi darat dan udara, patroli, serta pembasahan lahan terus diperkuat.

Salah satu tantangan terbesar adalah kebakaran pada lahan gambut. Bara api dapat bertahan di bawah permukaan tanah meskipun api yang terlihat telah padam. Kondisi tersebut menuntut pengawasan dan penanganan yang berkelanjutan.

Melalui kajian yang disiapkan, Fraksi PKS Kaltim mengajukan delapan agenda penguatan pengendalian karhutla.

Di antaranya penyelarasan data, pengembangan sistem peringatan dini pada desa prioritas, penataan tata air dan pemulihan gambut, serta pemeriksaan kepatuhan pengelola kawasan berizin.

Rekomendasi lainnya mencakup peningkatan kapasitas Masyarakat Peduli Api, perlindungan keselamatan petugas, penguatan layanan kesehatan, dan jaminan keberlanjutan pendidikan bagi masyarakat.

Aspek pembiayaan dan transparansi pengawasan juga menjadi perhatian. Setiap kebutuhan penanganan diharapkan memiliki dasar verifikasi yang jelas agar dukungan anggaran dapat diarahkan secara tepat.

Untuk memastikan rekomendasi tidak berhenti sebagai dokumen, Fraksi PKS Kaltim turut mengusulkan mekanisme tindak lanjut yang terukur.

Kebutuhan mendesak yang telah diverifikasi diusulkan masuk dalam pembahasan penanganan dan pembiayaan dalam rentang 7 hingga 14 hari setelah penugasan resmi.

Artikel Terkait:
  • Empat Wisata di Puncak Bogor Disegel, Dedi Mulyadi: Penyebab Banjir dari Sini
  • Menteri LH Percepat Daur Ulang untuk Atasi Sampah Plastik
  • Seno Aji Kecam Penambang Nakal di Kaltim
  • Sampah Jadi Energi, Empat Proyek PSEL Dimulai Juni

Selanjutnya, pemeriksaan kesiapan, pelaksanaan perbaikan awal, dan evaluasi dirancang berlangsung secara bertahap pada hari ke-30, ke-60, dan ke-90.

Skema tersebut merupakan usulan tahapan kerja dan pengawasan, bukan jaminan bahwa seluruh persoalan karhutla dapat diselesaikan dalam tiga bulan.

Di tingkat daerah, Firnadi juga menekankan pentingnya optimalisasi kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Apalagi, Kaltim telah memiliki Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2024 tentang Sistem Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan.

Keberadaan regulasi tersebut menjadi salah satu landasan untuk memeriksa kesiapan kebijakan pelaksana, pembagian tanggung jawab, dukungan sarana, dan pembiayaan penanggulangan kebakaran.

“Membawa persoalan ke pemerintah pusat bukan berarti memindahkan tanggung jawab daerah. Kaltim juga harus memastikan pekerjaan yang menjadi kewenangannya berjalan. Dukungan pusat dan pembenahan daerah harus dilakukan bersamaan,” kata Firnadi.

Agar pembahasan lintas provinsi lebih efektif, setiap fraksi diusulkan membawa paling banyak tiga kebutuhan prioritas yang telah diperiksa.

Usulan tersebut harus disertai lokasi persoalan, langkah yang telah dilakukan, hambatan penanganan, serta instansi yang memiliki kewenangan untuk menyelesaikannya.

Dengan demikian, rekomendasi kepada pemerintah pusat diharapkan lebih spesifik dan dapat diterjemahkan menjadi program nyata.

Jangan Lewatkan:
  • Mengapa Sungai Indonesia Cepat Kotor? Ini Penjelasan Ahli
  • Gubernur DKI Tuntut Pembatalan Izin Usaha Pemilik Truk Tinja, Didenda Rp 5 Juta
  • 157 Paus Terdampar di Tasmania, Separuh Ditemukan Mati
  • Pupuk Kaltim Menangkan Penghargaan AREA 2023: Inovasi Kitosan Cair Limbah Cangkang Rajungan

Fraksi PKS Kaltim juga menginginkan adanya kejelasan tindak lanjut secara tertulis, meliputi program yang akan dijalankan, lokasi sasaran, penanggung jawab, kebutuhan pembiayaan, serta jadwal pelaksanaan.

“Yang ingin kami bawa pulang dari konsolidasi ini adalah tindak lanjut yang bisa diperiksa. Ukurannya sederhana: warga lebih terlindungi, petugas lebih didukung, dan setiap kebutuhan prioritas memiliki kejelasan penyelesaian,” tutup Firnadi.

Melalui inisiatif tersebut, Fraksi PKS Kaltim berharap penanganan karhutla di Kalimantan dapat berkembang menjadi gerakan bersama yang lebih terencana, terukur, dan berorientasi pada pencegahan.

Harapannya, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, petugas lapangan, dan masyarakat mampu menekan risiko kebakaran berulang sekaligus memastikan perlindungan warga menjadi prioritas dalam setiap kebijakan pengendalian karhutla.

DPRD Kalimantan Timur Firnadi Ikhsan Fraksi PKS Kaltim Karhutla Kalimantan Penanganan Karhutla
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSyarikat Islam Bersiap Ubah Struktur dan Sistem Organisasi

Informasi lainnya

Asap Karhutla Menggila, Udara Kalimantan Berbahaya!

14 Oktober 2026

SPPG De La Tina Ciamis Terapkan Inovasi Pengelolaan Limbah Dapur MBG

25 September 2026

Sejauh Apa Abu Vulkanik Bisa Terbang?

11 September 2026

Anak Krakatau, Pengingat dari Negeri Cincin Api

9 September 2026

Bekas Karhutla Berau Ditanami Sawit, Polisi Selidiki

8 September 2026

Bakar Batu Papua, Lebih dari Sekadar Memasak

2 September 2026
Paling Sering Dibaca

Pandemi Berlalu, Industri Film Indonesia Proyeksikan Pertumbuhan

Happy Ericka

Makna Kiai dalam Tradisi Jawa: Antara Simbol dan Ilmu

Islami Lisda Lisdiawati

Bingung Mau Liburan Kemana? Yuk Nikmati Keindahan Wisata Alam Musim Panas di Nikko Jepang

Travel Alfi Salamah

Garuda Pertiwi: Semangat Tanpa Batas di Balik Trofi Perdana

Editorial Udex Mundzir

Ai Sri Mulyani, Ketelitian yang Berbuah Terang

Profil Adit Musthofa
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Asap Karhutla Menggila, Udara Kalimantan Berbahaya!

Martha Tilaar Wafat, Wariskan Kecantikan Nusantara

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi