Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pertalite Tetap Rp10.000, Konsumsi Naik dan Stok Tertekan

PHK 1.100 Buruh di Lebak, Nasib Industri Padat Karya

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 26 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Perpaduan Tak Terduga: China Runtuh, RI Terdampak Tak Terelakkan

Perdagangan Indonesia-China tahun 2022 mencapai US$ 133,65 miliar, naik 17,7% dari tahun sebelumnya
Dexpert CorpDexpert Corp11 Mei 2023 Global
Bendera Nasional Indonesia dan China
Bendera Nasional Indonesia dan China (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – China menjadi salah satu mitra dagang utama bagi Indonesia, sehingga pergerakan ekonomi di negara itu selalu memiliki dampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia, terutama dalam hal perdagangan.

Perekonomian China menunjukkan indikasi perlambatan selama dua bulan berturut-turut. Dana Moneter Internasional (IMF) telah mengingatkan bahaya perlambatan China. China menyerap 30% ekspor Asia dan setidaknya 10% ekspor benua-benua lain. Bagi Indonesia, China menyerap hingga 23% ekspor.

China merupakan negara mitra perdagangan Indonesia terbesar. Total perdagangan China dan Indonesia tembus US$ 133,65 miliar pada 2022 atau naik 17,7% dibandingkan 2021.

Ekspor dan Impor Tertinggi dalam Sejarah

Ekspor Indonesia ke China mencapai US$ 65,92 miliar sementara impor dari Tiongkok mencapai US$ 67,72 miliar. Baik ekspor dan impor merupakan yang tertinggi dalam sejarah.

Pada Januari-Maret 2023, ekspor ke China tercatat US$ 16,58 miliar atau naik 26,7%. Impor tercatat US$ 15,34 miliar atau turun 3,6%. Adapun sepanjang kuartal I-2023, Indonesia masih mencatatkan surplus sebesar US$ 1,24 miliar terhadap China.

Sementara itu, negara dengan khas binatang Panda itu baru-baru ini mengumumkan bahwa impornya mengalami kontraksi tajam pada April 2023, sementara ekspor naik dengan kecepatan yang lebih lambat. Artinya, ini semakin memperkuat tanda-tanda lemahnya permintaan domestik.

Baca Juga:
  • Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa
  • PBB Krisis Dana, Operasi dan Perekrutan Terancam Dihentikan
  • Papua Nugini Diguncang Gempa M 6,9
  • Arkeologi dan Narasi Manusia

Tercatat Impor Terbesar di Dunia

Impor negara dengan size ekonomi terbesar kedua di dunia ini tercatat turun 7,9% (year-on-year/yoy) pada April, lebih dalam dibandingkan kontraksi 1,4% pada bulan sebelumnya.

Data Bea dan Cukai China juga mencatat ekspor tumbuh 8,5% (yoy). Meskipun tumbuh namun angkanya berkurang dari 14,8% pada Maret lalu.

Ekonom dalam jajak pendapat Reuters memperkirakan tidak ada pertumbuhan impor dan ekspor akan meningkat sebesar 8%. Artinya, aktivitas perdagangan China lebih buruk dibandingkan ekspektasi.

“Pada awal tahun ini, orang akan berasumsi bahwa impor akan dengan mudah melampaui level 2022 setelah pembukaan kembali, tetapi ternyata tidak demikian,” kata Xu Tianchen, seorang ekonom di Economist Intelligence Unit, Kamis (11/5/2023).

Padahal, perekonomian China tumbuh lebih cepat dari yang diharapkan pada kuartal pertama berkat konsumsi jasa yang kuat.

Namun, output pabrik telah tertinggal dan angka perdagangan terbaru menunjukkan jalan terjal dan panjang untuk mendapatkan kembali momentum pra-pandemi di dalam negeri.

Artikel Terkait:
  • Adzanil Prima Septy: Solidaritas Pramuka Indonesia Mendukung Palestina
  • Trump Larang Masuk Warga dari 12 Negara, Indonesia Tak Masuk Daftar
  • Volkswagen Setuju Pangkas 35.000 Karyawan di Jerman
  • Timor Leste Resmi Bergabung ke ASEAN pada KTT Kuala Lumpur

Sebelumnya, Biro Statistik Nasional (NBS) China pada Minggu (30/4/2023) mengumumkan, Purchasing Managers’ Index (PMI) sektor manufaktur China pada April 2023 hanya 49,2. Pada Maret 2023, nilainya masih 51,6.

Pelemahan Penurunan Global

Penurunan PMI manufaktur terdampak oleh pelemahan penurunan global. Sementara di dalam negeri, penurunan PMI terutama terimbas oleh keputusan konsumen tetap meningkatkan tabungan sembari terus menunda belanja.

Dalam laporan pada April 2023, IMF sudah mengingatkan potensi perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Salah satu faktornya, penurunan pasar ekspor.

IMF menaksir, pertumbuhan China tidak akan sampai 4% pada 2024. Sebelum pandemi, China bisa tumbuh di atas 10%, namun terus melambat sampai sekarang.

Sementara lembaga riset S&P lebih dulu mengingatkan indikasi perlambatan manufaktur China. Di Pelabuhan Shanghai dan Shenzhen, jumlah kontainer kosong hampir mencapai rekor tertinggi.

Jangan Lewatkan:
  • Protes Besar-Besaran Meletus di Pakistan Usai Penangkapan Mantan PM Imran Khan
  • Netanyahu Didesak Hentikan Perang Gaza oleh Warga Israel
  • Singapura Peringatkan Risiko Perang Dunia Ketiga
  • Trump Resmikan UU Stablecoin Pertama di Amerika Serikat

Peti kemas itu tidak kunjung terisi barang ekspor dari China ke berbagai negara lain. Kondisi itu terjadi kala perekonomian China disebut mulai kembali pulih pada 2023.

China Economist Intelligence Unit NBS RI Xu Tianchen
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKepala BKPSDM Temukan Fakta Mengejutkan: Guru Lapor Pungli Gagal
Next Article Mengenali Anjing Rabies: Ciri-Ciri dan Langkah Cegah Penularannya

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Rakyat Tidak Punya Hak untuk Mendapat Keadilan di Negara Hukum

Perspektif Udex Mundzir

Panduan Lengkap Berpakaian untuk Wanita Muslimah Menurut Islam

Islami Udex Mundzir

Ciri Orang Beriman: Sujud dan Ketundukan kepada Allah

Islami Assyifa

Raqsat al-Batriq, Tarian Pinguin yang Bikin Pesta Makin Meriah

Happy Ericka

Pandemi Berlalu, Industri Film Indonesia Proyeksikan Pertumbuhan

Happy Ericka
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

Wonderchicken, Jejak Burung Awal Zaman Dinosaurus

Ferry Pimpin Syarikat Islam, Hamdan Ketua Dewan Pusat

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi