Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Donny Ermawan, Nahkoda Pertama Universitas Republik Indonesia

Mengapa Universitas Republik Indonesia Jadi Sorotan?

Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Kenali Misi Besarnya

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 25 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Dedi Mulyadi Rencanakan Wajib Militer untuk Pelajar SMA di Jabar

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berencana masukkan kurikulum wajib militer untuk siswa SMA yang terlibat kenakalan remaja.
SilvaSilva20 Februari 2025 Pendidikan
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (.lip)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Bandung – Langkah tegas tengah dipersiapkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk membentuk karakter pelajar SMA. Dalam pernyataannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (20/02/2025), ia mengungkapkan rencana memasukkan program wajib militer (wamil) ke dalam kurikulum pendidikan SMA di Jawa Barat.

“Saya berencana memasukkan kurikulum wamil untuk SMA untuk pembentukan karakter bela negara,” kata Dedi.

Menurut Dedi, program ini ditujukan khusus bagi siswa yang kedapatan melakukan tindakan kenakalan remaja seperti balap liar, terlibat geng motor, hingga perkelahian antarpelajar.

“Rencananya mereka yang tertangkap karena balapan liar di jalan, kemudian terlibat geng motor, perkelahian antar pemuda, antar siswa, kita akan masukin wamil,” tuturnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat dikatakan akan bekerja sama dengan Kodam III/Siliwangi untuk merealisasikan program ini.

“Saya akan kerja sama dengan Kodam III Siliwangi yang gambarnya harimau, maung,” ujar Dedi.

Baca Juga:
  • Kwaran Lamuru Gelar KMD Penggalang Cetak Pembina Andal
  • Temu ISJ Sulawesi Selatan 2025 Resmi Digelar di Maros
  • Cara Efektif dan Menyenangkan Kuasai Bahasa Asing Tanpa Stres
  • Nada Salsabila dari SMKN 4 Batam Dinobatkan Duta Penulis 2025

Ia menegaskan bahwa pendekatan wajib militer ini menjadi bagian dari upaya membentuk kedisiplinan dan rasa cinta tanah air sejak dini di kalangan pelajar.

Selain itu, Dedi juga menuturkan bahwa Pemprov Jabar telah menyiapkan alokasi anggaran khusus untuk mengatasi persoalan geng motor dan premanisme yang kerap meresahkan masyarakat.

“Geng motor kita sudah membuat alokasi untuk menangani geng motor dan premanisme di Jabar, relatif lumayan alokasinya,” ungkap Dedi.

Rencana ini langsung mendapat sorotan publik, terutama kalangan pendidik dan pemerhati pendidikan. Beberapa pihak menilai ide tersebut sebagai terobosan dalam menghadapi kenakalan remaja yang semakin marak di Jawa Barat. Namun, sebagian lainnya khawatir pendekatan militeristik bisa berdampak negatif terhadap psikologi siswa.

Pakar pendidikan dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Dr. Arief Rahman, menilai gagasan ini menarik namun perlu kajian lebih mendalam agar tujuan pembinaan karakter tidak bergeser menjadi intimidasi.

Artikel Terkait:
  • SMPN 1 Cisayong Deklarasi Sekolah Ramah Anak
  • Samri: Kawal Masa Depan Remaja Melalui Pendidikan Seksual Sejak Dini
  • Universitas Terbuka Bandung Promosikan Pendidikan di Edu Fair SMAN 1 Cisayong
  • Perdana, Pesantren Pramuka Khalifa Tasikmalaya Lantik Penggalang Ramu

“Pendekatan ketegasan memang diperlukan, tapi jangan sampai menghilangkan esensi pendidikan yang seharusnya mengedepankan pembinaan moral dan mental secara persuasif,” kata Arief.

Menanggapi respons publik, Dedi menegaskan bahwa tujuan utama wamil bukan untuk menghukum, melainkan membangun karakter pelajar yang lebih disiplin dan bertanggung jawab.

“Kita ingin anak-anak ini punya disiplin, punya rasa tanggung jawab. Ini bagian dari menanamkan cinta tanah air sejak dini,” jelas Dedi.

Lebih lanjut, Dedi juga mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan kebijakan lain di bidang pendidikan, seperti penguatan kurikulum kearifan lokal dan pelibatan komunitas masyarakat dalam mengawasi perilaku pelajar.

Program wajib militer untuk pelajar ini direncanakan mulai diujicobakan pada tahun ajaran baru 2025/2026 di beberapa sekolah yang memiliki catatan tinggi kasus kenakalan remaja. Pemprov Jabar juga akan membuka ruang dialog dengan para kepala sekolah dan orang tua siswa untuk memastikan implementasi program berjalan sesuai tujuan.

Jangan Lewatkan:
  • Tahun Ajaran Baru 2026, MPLS Ramah Jadi Wajah Baru Sekolah
  • Jota Joti UPT SMAN 8 Bone Resmi Ditutup
  • Pemberian Sertifikasi Guru, BNI Dorong Literasi Pendidikan Digital
  • Indonesia Siapkan Langkah Antisipatif Penangguhan Visa Pelajar ke AS

Dengan upaya ini, Dedi berharap generasi muda Jawa Barat dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih tangguh, disiplin, serta memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap diri sendiri dan lingkungannya.

Dedi Mulyadi Geng Motor Kenakalan Remaja Pendidikan Jabar Wajib Militer SMA
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDedi Mulyadi Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Stafsus Tanpa Gaji
Next Article Hasto Kristiyanto Ditahan KPK, Pakai Rompi Oranye dan Borgol

Informasi lainnya

Donny Ermawan, Nahkoda Pertama Universitas Republik Indonesia

23 Juli 2026

Mengapa Universitas Republik Indonesia Jadi Sorotan?

23 Juli 2026

Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Kenali Misi Besarnya

23 Juli 2026

Tahun Ajaran Baru 2026, MPLS Ramah Jadi Wajah Baru Sekolah

8 Juli 2026

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

24 Juni 2026

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

22 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Tarif Ojol Naik: Siapa Diuntungkan?

Editorial Udex Mundzir

Pilkada Sampang 2024: Situasi Ketat, Mandat Diunggulkan

Editorial Udex Mundzir

Tiga Kelompok Wanita bagi Laki-laki dalam Islam: Mahram, Azwaj, dan Ajnabi

Islami Udex Mundzir

Paspor Abadi Sang Firaun: Pelajaran Kepemimpinan yang Tak Pernah Mati

Happy Alfi Salamah

Politik Sengketa, Demokrasi yang Tercederai

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

Bukan Kutukan, Ini Penyebab Mata Kedutan Menurut Medis

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi