Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Donny Ermawan, Nahkoda Pertama Universitas Republik Indonesia

Mengapa Universitas Republik Indonesia Jadi Sorotan?

Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Kenali Misi Besarnya

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 25 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kemendikbudristek Dorong Transisi Menyenangkan PAUD dan SD di Kutai Kartanegara

Transisi dari PAUD ke Sekolah Dasar (SD) merupakan hal yang sangat penting, sehingga pembelajaran yang menyenangkan menghindari tekanan pada anak
Adit MusthofaAdit Musthofa28 Juli 2023 Daerah
Direktur Sekolah Dasar Kemendikbudristek RI Muhammad Hasbi saat menyampaikan materi workshop pendidikan bertemakan "Transisi PAUD menuju SD yang Menyenangkan" di Swiss-Belhotel Samarinda, Jumat. (antara /Fandi)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Samarinda – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI telah mengundang ratusan guru PAUD, SD, dan Kepala Sekolah dari Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), agar mereka bisa memberikan pengajaran yang menarik dan menyenangkan.

“Transisi dari PAUD ke Sekolah Dasar (SD) merupakan hal yang sangat penting, sehingga pembelajaran yang menyenangkan menghindari tekanan pada anak,” ujar Direktur Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI Muhammad Hasbi di Samarinda, Jumat (28/7/2023).

Ia menjelaskan tujuan dari transisi yang menyenangkan ini adalah untuk memastikan anak-anak mengalami pembelajaran yang menyenangkan, sehingga mereka dapat melanjutkan pendidikan tanpa hambatan di jenjang lebih tinggi.

Hasbi menekankan pentingnya untuk menghapus konsepsi atau kesalahpahaman yang berkembang di masyarakat, di mana baca, tulis, dan hitung dianggap sebagai satu-satunya tolok ukur dalam pendidikan anak usia dini.

Baca Juga:
  • Peringati Hari Lahir Pancasila, Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat
  • ITCIKU Ragukan Keterbukaan Informasi Terkait Lahan 7.787 Hektare di Penajam
  • Ancaman Karhutla Kembali Muncul di Kaltim: BMKG Deteksi Sembilan Titik Panas
  • 40 Anggota DPRD Kutim 2024-2029 Resmi Dilantik di Sangatta

“Banyak satuan pendidikan di SD di kelas I masih menerapkan konsepsi ini sebagai instrumen untuk menilai kesiapan anak bersekolah ditingkat Sekolah Dasar” tekannya.

Dikemukakannya gerakan transisi yang pengajaran menyenangkan ini memiliki tiga program utama. Pertama, menghapus tekanan pada baca, tulis, dan hitung dalam penerimaan peserta didik baru. Kedua, melaksanakan masa pengenalan lingkungan sekolah agar anak-anak dapat akrab dengan lingkungan baru, termasuk para guru dan orang tua.

Ketiga, mengembangkan pembelajaran yang menyenangkan, mendorong pemikiran kreatif, dan rasa ingin tahu pada anak-anak.

Hasbi menyatakan dalam konteks evaluasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di tingkat SD relatif tidak ada masalah. Sebagian besar SD dapat menampung lulusan dari jenjang pendidikan anak usia dini, sehingga terjadi perpindahan yang mulus dari PAUD ke SD.

Artikel Terkait:
  • Penumpang Bandara Soetta Tembus 168 Ribu Saat Arus Balik
  • Pemulihan 300 Rumah Tak Layak Huni di Kutai Timur, Program RLH Pemprov Kaltim
  • Kawal KPU, Ali Hamdi Tegaskan Pentingnya Menjaga Demokrasi
  • Defisit Daging Kaltim, Desa Korporasi Jadi Solusi Utama

“Namun, terdapat beberapa kendala ketika perpindahan dilakukan dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) ke Sekolah Menengah Atas (SMA) karena persoalan daya tampung yang belum optimal,” katanya.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Kemendikbudristek berfokus pada dua hal, yakni memastikan daya tampung di setiap jenjang pendidikan tercukupi dan mengubah paradigma orang tua sehingga tidak ada lagi pandangan bahwa ada sekolah favorit atau tidak favorit.

Hasbi menegaskan, semua sekolah harus dianggap sebagai sekolah favorit, dan upaya perbaikan dilakukan dengan membenahi kepala sekolah dan guru agar mereka menjadi pemimpin-pemimpin pembelajaran di sekolah, meskipun sarana dan prasarana belum lengkap.

“Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan transisi menyenangkan dari PAUD ke SD dapat memberikan dampak positif bagi anak-anak, memastikan mereka menikmati proses belajar, dan mengembangkan potensi mereka secara optimal untuk masa depan yang lebih cerah,” ujar Hasbi.

Jangan Lewatkan:
  • 15 Ribu Anak Kurang Mampu di Kutim Disiapkan Masuk Sekolah Negeri
  • KPMT XXII UNIPDU Jombang Bersama Desa Wuluh, Mencegah Stunting, untuk SDM yang Sehat dan Bahagia
  • Pelepasan 7.787 Hektare PT ITCIKU untuk Warga Libatkan Pemerintah
  • WTP ke-12 Kaltim, DPRD Ingatkan Tindak Lanjut BPK

Berita Kaltim Kemendikbudristek Pengajaran Menyenangkan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleWagub Kalbar Sambut Kepulangan Jamaah Haji di Asrama Haji Batam
Next Article Memukau! Masjid Nabawi Lebih Unggul di Musim Umroh 1445H

Informasi lainnya

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

19 Juli 2026

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

30 Juni 2026

Genset Sound Horeg Terbakar, Respons Warganet Mengemuka

16 Juni 2026

Bentor Dimusnahkan, Pengemudi Terima Becak Listrik

4 Juni 2026

Api Pancasila dari Cisayong

2 Juni 2026

ASN Tasikmalaya Naik Kuda Saat Hari Bebas BBM

6 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Kaya SDA, Tapi Hidup dari Pajak

Editorial Udex Mundzir

Imam Lupa Baca Al-Fatihah, Apakah Sholatnya Sah?

Islami Udex Mundzir

Energi Para Pahlawan

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Rasa Malu Perempuan: Mahkota Kehormatan dan Kemuliaan

Islami Lina Marlina

Riset Murah, Mimpi Besar

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

Bukan Kutukan, Ini Penyebab Mata Kedutan Menurut Medis

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi