Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 5 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kemendikbudristek Dorong Transisi Menyenangkan PAUD dan SD di Kutai Kartanegara

Transisi dari PAUD ke Sekolah Dasar (SD) merupakan hal yang sangat penting, sehingga pembelajaran yang menyenangkan menghindari tekanan pada anak
Adit MusthofaAdit Musthofa28 Juli 2023 Daerah
Direktur Sekolah Dasar Kemendikbudristek RI Muhammad Hasbi saat menyampaikan materi workshop pendidikan bertemakan "Transisi PAUD menuju SD yang Menyenangkan" di Swiss-Belhotel Samarinda, Jumat. (antara /Fandi)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Samarinda – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI telah mengundang ratusan guru PAUD, SD, dan Kepala Sekolah dari Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), agar mereka bisa memberikan pengajaran yang menarik dan menyenangkan.

“Transisi dari PAUD ke Sekolah Dasar (SD) merupakan hal yang sangat penting, sehingga pembelajaran yang menyenangkan menghindari tekanan pada anak,” ujar Direktur Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI Muhammad Hasbi di Samarinda, Jumat (28/7/2023).

Ia menjelaskan tujuan dari transisi yang menyenangkan ini adalah untuk memastikan anak-anak mengalami pembelajaran yang menyenangkan, sehingga mereka dapat melanjutkan pendidikan tanpa hambatan di jenjang lebih tinggi.

Hasbi menekankan pentingnya untuk menghapus konsepsi atau kesalahpahaman yang berkembang di masyarakat, di mana baca, tulis, dan hitung dianggap sebagai satu-satunya tolok ukur dalam pendidikan anak usia dini.

Baca Juga:
  • Ketua BK DPRD Kaltim Ajak Masyarakat Bangkit Bersama dari Rumah
  • Kemenag Samarinda Siapkan Calon Jamaah Haji Mandiri 2024
  • Pansus DPRD Kukar Pelajari Pemekaran Desa Baru di Takalar
  • Seno Aji Ajak Anak Muda NU Kaltim Jauhi Narkoba

“Banyak satuan pendidikan di SD di kelas I masih menerapkan konsepsi ini sebagai instrumen untuk menilai kesiapan anak bersekolah ditingkat Sekolah Dasar” tekannya.

Dikemukakannya gerakan transisi yang pengajaran menyenangkan ini memiliki tiga program utama. Pertama, menghapus tekanan pada baca, tulis, dan hitung dalam penerimaan peserta didik baru. Kedua, melaksanakan masa pengenalan lingkungan sekolah agar anak-anak dapat akrab dengan lingkungan baru, termasuk para guru dan orang tua.

Ketiga, mengembangkan pembelajaran yang menyenangkan, mendorong pemikiran kreatif, dan rasa ingin tahu pada anak-anak.

Hasbi menyatakan dalam konteks evaluasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di tingkat SD relatif tidak ada masalah. Sebagian besar SD dapat menampung lulusan dari jenjang pendidikan anak usia dini, sehingga terjadi perpindahan yang mulus dari PAUD ke SD.

Artikel Terkait:
  • SK Gubernur Larangan Domba Masuk Kaltim Direvisi
  • Kukar Kembangkan Lima Kawasan Desa Pertanian
  • Warga Selamatkan Sawah Pakai Bambu, Pemkab Tasikmalaya Kapan Turun Tangan?
  • Penemuan Arsip Sejarah Kerajaan Sadurengas di Kabupaten Paser

“Namun, terdapat beberapa kendala ketika perpindahan dilakukan dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) ke Sekolah Menengah Atas (SMA) karena persoalan daya tampung yang belum optimal,” katanya.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Kemendikbudristek berfokus pada dua hal, yakni memastikan daya tampung di setiap jenjang pendidikan tercukupi dan mengubah paradigma orang tua sehingga tidak ada lagi pandangan bahwa ada sekolah favorit atau tidak favorit.

Hasbi menegaskan, semua sekolah harus dianggap sebagai sekolah favorit, dan upaya perbaikan dilakukan dengan membenahi kepala sekolah dan guru agar mereka menjadi pemimpin-pemimpin pembelajaran di sekolah, meskipun sarana dan prasarana belum lengkap.

“Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan transisi menyenangkan dari PAUD ke SD dapat memberikan dampak positif bagi anak-anak, memastikan mereka menikmati proses belajar, dan mengembangkan potensi mereka secara optimal untuk masa depan yang lebih cerah,” ujar Hasbi.

Jangan Lewatkan:
  • BPBD Penajam Dorong Penyusunan Payung Hukum Bantuan Korban Bencana
  • Perusahaan Trader PT Rifki Raisha Anursyah KMPD Sultra Diadukan Kejati Sultra
  • BMKG Peringatan Hujan Petir Menghadang di Seluruh Kaltim
  • Astra Honda Motor Gelar Sosialisasi Keselamatan Berkendara

Berita Kaltim Kemendikbudristek Pengajaran Menyenangkan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleWagub Kalbar Sambut Kepulangan Jamaah Haji di Asrama Haji Batam
Next Article Memukau! Masjid Nabawi Lebih Unggul di Musim Umroh 1445H

Informasi lainnya

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

30 Juni 2026

Genset Sound Horeg Terbakar, Respons Warganet Mengemuka

16 Juni 2026

Bentor Dimusnahkan, Pengemudi Terima Becak Listrik

4 Juni 2026

Api Pancasila dari Cisayong

2 Juni 2026

ASN Tasikmalaya Naik Kuda Saat Hari Bebas BBM

6 Mei 2026

Laut Selatan Pangandaran Bergetar, BMKG Rilis Data Gempa

6 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Sensasi Tak Terlupakan Menginap Bersama Keluarga di Mercure & Ibis Samarinda

Travel Alwi Ahmad

Mengagumkan Kiswah Mengalami Transformasi dalam 10 Fase

Islami Alfi Salamah

Cara Penyembelihan atau Mematikan Hewan Menurut Syariat Islam, Pelaksanaan Qurban di Hari Iduladha

Islami Udex Mundzir

Pilkada Jakarta: Gugat Aja Dulu

Editorial Udex Mundzir

Modus Baru Penipuan Video Call Gunakan Wajah Baim Wong

Techno Silva
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati11 Januari 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Guru Dapat Tanggung Jawab Baru dalam Program MBG Nasional

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi