Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Ma Eroh, Perempuan Bertangan Batu

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 2 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

Penurunan harga emas logam mulia pada awal tahun memicu kehati-hatian investor.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati4 Januari 2026 Ekonomi
Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam
Ilustrasi emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kilau emas yang biasanya menjadi simbol kestabilan investasi tampak sedikit meredup di awal tahun. Memasuki pekan pertama 2026, harga emas logam mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam justru mengalami penurunan cukup dalam.

Fenomena ini menjadi ironi tersendiri di tengah harapan investor yang lazimnya menjadikan emas sebagai aset aman pada pergantian tahun.

Berdasarkan data resmi dari situs Logam Mulia Antam, harga emas tercatat turun Rp108 ribu atau sekitar 4,2 persen sepanjang periode 29 Desember 2025 hingga Ahad (04/01/2026).

Pada awal pekan, tepatnya Senin (29/12/2025), harga emas sempat berada di titik tertinggi Rp2.596.000 per gram. Namun, tren tersebut tidak bertahan lama dan bergeser menjadi koreksi beruntun hingga menutup pekan di level Rp2.488.000 per gram.

Pergerakan harga harian menunjukkan fluktuasi yang cukup tajam. Setelah turun Rp9 ribu pada Senin, harga emas anjlok signifikan sebesar Rp95 ribu pada Selasa (30/12/2025). Memasuki Rabu (31/12/2025), harga tertahan atau stagnan, sebelum kembali melemah pada Kamis (1/1/2026). Sempat menguat tipis pada Jumat (2/1/2026), harga emas kembali terkoreksi pada Sabtu (3/1/2026), menandai volatilitas tinggi di awal tahun.

“Pergerakan ini mencerminkan adanya aksi ambil untung setelah reli panjang di akhir 2025,” ujar seorang analis pasar logam mulia di Jakarta, dalam keterangannya pada Ahad (04/01/2026).

Ia menjelaskan bahwa tekanan dari penguatan dolar AS serta ekspektasi kebijakan suku bunga global turut memengaruhi minat investor terhadap emas dalam jangka pendek.Meski demikian, emas masih dipandang memiliki fundamental kuat sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi global.

Dari sisi produk, harga emas Antam dalam berbagai pecahan juga menyesuaikan. Pecahan terkecil 0,5 gram dipatok Rp1.294.000, sementara emas 1 gram berada di Rp2.488.000.

Untuk investor skala besar, emas 1.000 gram atau 1 kilogram dihargai Rp2.428.600.000. Seluruh harga tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar 0,45 persen bagi pembeli yang menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Menariknya, di tengah penurunan harga jual, harga buyback atau pembelian kembali oleh Antam justru mengalami kenaikan. Hingga akhir pekan ini, harga buyback tercatat Rp2.346.000 per gram, naik Rp109 ribu dibandingkan posisi sepekan sebelumnya. Kondisi ini memberikan ruang strategis bagi investor lama yang ingin merealisasikan keuntungan.

“Selisih harga jual dan buyback masih menjadi pertimbangan utama investor ritel dalam menentukan waktu transaksi,” tambah analis tersebut.

Ke depan, pelaku pasar diperkirakan akan mencermati rilis data ekonomi global serta arah kebijakan bank sentral utama dunia. Meski awal 2026 dibuka dengan koreksi, emas tetap dinilai memiliki prospek jangka panjang yang solid sebagai instrumen investasi defensif.

Ekonomi 2026 Harga Emas Antam Investasi Emas Logam Mulia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSarwo Edhie Wibowo, Prajurit dalam Badai Sejarah
Next Article Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Rentan Bungkam Kritik

Informasi lainnya

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025

Rupiah Dibuka Tertekan di Level 16.773 per Dolar AS

29 Desember 2025

Dolar AS Melemah, Momentum Tepat Akumulasi Emas Global

28 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Membangun Keterampilan Sosial untuk Mengurangi Insecure

Opini Alfi Salamah

Pilkada Jakarta: Gugat Aja Dulu

Editorial Udex Mundzir

Panduan Lengkap Ibadah Qurban: Hukum, Syarat, dan Pelaksanaannya

Islami Udex Mundzir

1 Agustus, Hari Scarf Pramuka Se-Dunia: Ayo Tunjukkan Scarf-mu

Daily Tips Lina Marlina

Israel vs Iran: Medan Dominasi, Bukan Lagi Proxy

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Eka Cahya Prima Jadi Profesor Fisika Termuda di UPI

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.