Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Parlemen Ringkas, Pilpres Terbuka

Siapa yang Layak Dipidana dalam Kasus Gibran

Eksotisme Surabaya dalam Ikan Sambal Nasi Kelapa

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 11 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Seminar Sidang Isbat Ramadan Bahas Tradisi dan Sains

AssyifaAssyifa28 Februari 2025 Nasional
Sidang Isbat Ramadan 1446 H
Keputusan Penetapan 1 Ramadan (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kementerian Agama RI menggelar seminar bertajuk “Sidang Isbat Ramadan: Antara Tradisi, Sains, dan Regulasi” pada Jumat (28/2/2025) di Auditorium HM. Rasjid, Jakarta Pusat. Acara ini menghadirkan para pakar dari berbagai organisasi Islam di Indonesia untuk membahas metode penentuan awal Ramadan.

Seminar yang dimulai pukul 16.30 WIB ini menghadirkan lima narasumber utama, yaitu Cecep Nurwendaya dari Tim Hisab Rukyat Kemenag RI, Prof. Dr. Abdurrahman Dahlan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Prof. Dr. Ahmad Izzuddin dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Dr. Sriyatin Shodiq dari Muhammadiyah, dan H. Hasan Natsir dari Persatuan Islam (Persis).

Perbedaan Metode Penentuan Ramadan

Dalam seminar ini, para narasumber membahas perbedaan metode penentuan awal Ramadan yang sering menjadi perdebatan, yaitu metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal). Cecep Nurwendaya menjelaskan bahwa pemerintah menggunakan pendekatan ilmiah dalam menentukan awal bulan Ramadan.

Baca Juga:
  • Maqam Ibrahim, Tempat Nabi Ibrahim Dikubur di Masjidil Haram
  • Banjir Genangi Jakarta Barat,12 RT dan Jalan Terendam
  • Diatas Kapal Pinisi, Jokowi dan Pemimpin ASEAN Menikmati Senja di Labuan Bajo
  • Travel Gelap Marak Jelang Mudik, Bahaya Intai Penumpang

“Hisab dan rukyat bukan sesuatu yang bertentangan, tetapi saling melengkapi. Pemerintah berupaya mengakomodasi keduanya agar keputusan yang diambil memiliki dasar ilmiah dan dapat diterima masyarakat luas,” ujar Cecep.

Sementara itu, Prof. Dr. Ahmad Izzuddin menekankan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah dalam menghadapi perbedaan metode. Menurutnya, perbedaan ini seharusnya tidak menjadi sumber perpecahan di kalangan umat Islam.

Artikel Terkait:
  • Semeru Kembali Erupsi, Kolom Letusan Capai 1.000 Meter
  • Badan Gizi Ajak Swasta Dukung Program Makan Bergizi Gratis
  • Driver Ojol Demo Tuntut THR, Massa SPAI Geruduk Kantor Kemnaker
  • Debat Cawapres, LFP dan Krisis Iklim Jadi Sorotan

Harapan dan Kesimpulan

Seminar ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih luas kepada masyarakat mengenai pentingnya sinkronisasi antara tradisi, sains, dan regulasi dalam sidang isbat Ramadan. Dengan melibatkan berbagai organisasi Islam, pemerintah berupaya menciptakan keputusan yang lebih inklusif dan dapat diterima oleh semua pihak.

Jangan Lewatkan:
  • Kemenag Mataram Masih Tunggu Tambahan Kuota Haji
  • Kinerja Jokowi Dikritik: 16,3% Sangat Puas, Mayoritas Puas 79,3%
  • Transisi Energi yang Adil, Bukan Sekedar Menurunkan Emisi Karbon
  • Siapkan Persyaratan CPNS 2023: Format Dokumen Lengkap
Abdurrahman Dahlan Ahmad izzuddin Cecep Nurwendaya Hasan Natsir Kemenag RI Sidang Isbat Ramadan Sriyatin Shodiq
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKerja Sama Pemkab Kukar dan PLN Perkuat Pendapatan Daerah
Next Article Sidang Isbat 1 Ramadan 1446 H Digelar 28 Februari

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Menepi di Jejeran Cemara & Laut Lepas Pangempang

Travel Alfi Salamah

Nikmati Liburan Tanpa Sakit dengan Gaya CERIA

Travel Ericka

Minuman Viral, Benarkah Sehat?

Food Alfi Salamah

Jangan-Jangan Semua Kampus Seperti UI?

Perspektif Assyifa

Populer, Bukan Baik: Demokrasi yang Terjebak

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Politik
Udex Mundzir1 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Rahasia Daisugi, Teknik Bertani Pohon Tanpa Membabat Hutan

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi