Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Dandhy Laksono Soroti Dugaan Pembajakan Film

Pesta Babi dan Sensor atas Luka Papua

Sidang Isbat Kemenag Putuskan Iduladha 1447 H Jatuh 27 Mei

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 20 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Seminar Sidang Isbat Ramadan Bahas Tradisi dan Sains

AssyifaAssyifa28 Februari 2025 Nasional
Sidang Isbat Ramadan 1446 H
Keputusan Penetapan 1 Ramadan (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kementerian Agama RI menggelar seminar bertajuk “Sidang Isbat Ramadan: Antara Tradisi, Sains, dan Regulasi” pada Jumat (28/2/2025) di Auditorium HM. Rasjid, Jakarta Pusat. Acara ini menghadirkan para pakar dari berbagai organisasi Islam di Indonesia untuk membahas metode penentuan awal Ramadan.

Seminar yang dimulai pukul 16.30 WIB ini menghadirkan lima narasumber utama, yaitu Cecep Nurwendaya dari Tim Hisab Rukyat Kemenag RI, Prof. Dr. Abdurrahman Dahlan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Prof. Dr. Ahmad Izzuddin dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Dr. Sriyatin Shodiq dari Muhammadiyah, dan H. Hasan Natsir dari Persatuan Islam (Persis).

Perbedaan Metode Penentuan Ramadan

Dalam seminar ini, para narasumber membahas perbedaan metode penentuan awal Ramadan yang sering menjadi perdebatan, yaitu metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal). Cecep Nurwendaya menjelaskan bahwa pemerintah menggunakan pendekatan ilmiah dalam menentukan awal bulan Ramadan.

Baca Juga:
  • Sultan Bojong Koneng Memimpin 113 Orang dalam Umrah
  • Dikenalkan Jokowi saat KTT ASEAN 2023, Ini Sejarah Kapal Pinisi
  • DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
  • Jakarta Siapkan Taman Buka 24 Jam, DPRD Ingatkan Soal Risiko Mesum

“Hisab dan rukyat bukan sesuatu yang bertentangan, tetapi saling melengkapi. Pemerintah berupaya mengakomodasi keduanya agar keputusan yang diambil memiliki dasar ilmiah dan dapat diterima masyarakat luas,” ujar Cecep.

Sementara itu, Prof. Dr. Ahmad Izzuddin menekankan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah dalam menghadapi perbedaan metode. Menurutnya, perbedaan ini seharusnya tidak menjadi sumber perpecahan di kalangan umat Islam.

Artikel Terkait:
  • Komdigi Bekukan Worldcoin karena Diduga Langgar Regulasi PSE
  • Hari Pramuka Ke-63, Ma’ruf Amin: Pramuka Berjiwa Pancasila, Garda Terdepan NKRI
  • Syamsuddin siap Pasang Badan Memenangkan Pasangan Amin di Kaltim
  • NU Prediksi 1 Syawal Jatuh pada Senin, 31 Maret 2025

Harapan dan Kesimpulan

Seminar ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih luas kepada masyarakat mengenai pentingnya sinkronisasi antara tradisi, sains, dan regulasi dalam sidang isbat Ramadan. Dengan melibatkan berbagai organisasi Islam, pemerintah berupaya menciptakan keputusan yang lebih inklusif dan dapat diterima oleh semua pihak.

Jangan Lewatkan:
  • Haji Berdaya Menyucikan Diri, Mendidik Lingkungan, Merajut Kehidupan
  • Pemulihan Pascabencana Sumatera Butuh Rp 59 Triliun
  • Tips Jaga Kesehatan Jamaah Haji dengan Penyakit Penyerta
  • Wisata Bahari Keindahan Kampung Nelayan di Bontang, Kalimantan
Abdurrahman Dahlan Ahmad izzuddin Cecep Nurwendaya Hasan Natsir Kemenag RI Sidang Isbat Ramadan Sriyatin Shodiq
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKerja Sama Pemkab Kukar dan PLN Perkuat Pendapatan Daerah
Next Article Sidang Isbat 1 Ramadan 1446 H Digelar 28 Februari

Informasi lainnya

Dandhy Laksono Soroti Dugaan Pembajakan Film

18 Mei 2026

Sidang Isbat Kemenag Putuskan Iduladha 1447 H Jatuh 27 Mei

17 Mei 2026

Sidang Isbat Iduladha Digelar pada 17 Mei 2026

7 Mei 2026

Istiqlal Jadi Tuan Rumah MTQ Tujuh Negara

7 Mei 2026

Usai Insiden Bekasi, Argo Bromo Anggrek Berganti Nama

6 Mei 2026

Muhammadiyah Serukan Hidup Hemat dan Efisien

5 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Keindahan Gunung Fuji di Jepang, Pesona Alam yang Tak Tertandingi

Travel Alfi Salamah

Jangan-Jangan Semua Kampus Seperti UI?

Opini Assyifa

Akar Rasa Nusantara yang Terlupakan di Dapur Modern

Food Alfi Salamah

Urban Farming: Mandiri di Kota

Opini Alfi Salamah

Koperasi Rasa Franchise

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Hukum
Assyifa8 Maret 2025

Modus Penipuan Catut Nama Bank Marak, Waspadai Taktik Baru

BNPB Minta Evaluasi Sistem Peringatan Tsunami Daerah

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Laba Freeport Rp67 T, Setoran Negara Dinilai Janggal

BYD Siap Memperluas Produksi Kendaraan Listrik di Vietnam bukan Indonesia?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi