Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Raffi Ahmad Ajak Lawan Hoaks, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Dibayar

Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 1 November 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Seminar Sidang Isbat Ramadan Bahas Tradisi dan Sains

AssyifaAssyifa28 Februari 2025 Nasional
Sidang Isbat Ramadan 1446 H
Keputusan Penetapan 1 Ramadan (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kementerian Agama RI menggelar seminar bertajuk “Sidang Isbat Ramadan: Antara Tradisi, Sains, dan Regulasi” pada Jumat (28/2/2025) di Auditorium HM. Rasjid, Jakarta Pusat. Acara ini menghadirkan para pakar dari berbagai organisasi Islam di Indonesia untuk membahas metode penentuan awal Ramadan.

Seminar yang dimulai pukul 16.30 WIB ini menghadirkan lima narasumber utama, yaitu Cecep Nurwendaya dari Tim Hisab Rukyat Kemenag RI, Prof. Dr. Abdurrahman Dahlan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Prof. Dr. Ahmad Izzuddin dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Dr. Sriyatin Shodiq dari Muhammadiyah, dan H. Hasan Natsir dari Persatuan Islam (Persis).

Perbedaan Metode Penentuan Ramadan

Dalam seminar ini, para narasumber membahas perbedaan metode penentuan awal Ramadan yang sering menjadi perdebatan, yaitu metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal). Cecep Nurwendaya menjelaskan bahwa pemerintah menggunakan pendekatan ilmiah dalam menentukan awal bulan Ramadan.

Baca Juga:
  • Hotel Mercure dan Ibis Berkolaborasi dengan Korem 091/ASN Meriahkan KarnavALL Batik Nusantara
  • Akhirnya Miftah Mundur, Istana Hormati Keputusan
  • 400 Ribu Tiket Mudik Terjual di Hari Pertama Puasa
  • Pesona dan Berkah, Pesan Khusus untuk Jamaah Haji Lagos

“Hisab dan rukyat bukan sesuatu yang bertentangan, tetapi saling melengkapi. Pemerintah berupaya mengakomodasi keduanya agar keputusan yang diambil memiliki dasar ilmiah dan dapat diterima masyarakat luas,” ujar Cecep.

Sementara itu, Prof. Dr. Ahmad Izzuddin menekankan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah dalam menghadapi perbedaan metode. Menurutnya, perbedaan ini seharusnya tidak menjadi sumber perpecahan di kalangan umat Islam.

Artikel Terkait:
  • Prabowo Rancang Perkampungan Indonesia Dekat Masjidil Haram
  • Jakarta Peringkat Dua Kota Teraman ASEAN 2026
  • Kementan Tegaskan Sapi Aman dari PMK Jelang Idul Adha
  • Kemenag: Elongasi Hilal Belum Cukup, Lebaran Bisa Beda

Harapan dan Kesimpulan

Seminar ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih luas kepada masyarakat mengenai pentingnya sinkronisasi antara tradisi, sains, dan regulasi dalam sidang isbat Ramadan. Dengan melibatkan berbagai organisasi Islam, pemerintah berupaya menciptakan keputusan yang lebih inklusif dan dapat diterima oleh semua pihak.

Jangan Lewatkan:
  • Investasi Swasta IKN Kalimantan Timur Minim Meski Banyak Surat Minat
  • Diskon Tiket KAI hingga 25%, Berlaku 8-11 April
  • Lewat Metode Air Drop, Kemhan Kirim 800 Ton Bantuan ke Gaza
  • Kesepakatan Sertifikasi Halal Antar Arab Saudi dan Malaysia
Abdurrahman Dahlan Ahmad izzuddin Cecep Nurwendaya Hasan Natsir Kemenag RI Sidang Isbat Ramadan Sriyatin Shodiq
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKerja Sama Pemkab Kukar dan PLN Perkuat Pendapatan Daerah
Next Article Sidang Isbat 1 Ramadan 1446 H Digelar 28 Februari

Informasi lainnya

Raffi Ahmad Ajak Lawan Hoaks, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Dibayar

31 Oktober 2026

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

27 Oktober 2026

PHK 1.100 Buruh di Lebak, Nasib Industri Padat Karya

26 Oktober 2026

Ferry Pimpin Syarikat Islam, Hamdan Ketua Dewan Pusat

19 Oktober 2026

Syarikat Islam Bersiap Ubah Struktur dan Sistem Organisasi

17 Oktober 2026

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026
Paling Sering Dibaca

Orde Baru Jauh Lebih Baik

Editorial Udex Mundzir

PLN Targetkan 1.100 SPKLU Baru untuk Dukung Kendaraan Listrik 2025

Techno Silva

Ketika Umar Menangis di Tengah Malam

Islami Alfi Salamah

Pers Dibelenggu, Demokrasi Tercekik

Editorial Udex Mundzir

Trump Berlagak Pahlawan Tapi Kesiangan

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Adit Musthofa22 Oktober 2026

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi