Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 17 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Trump Setujui Penjualan 3.350 Rudal Jarak Jauh ke Ukraina

Pemerintahan Trump setujui paket senjata Rp13,79 triliun untuk Ukraina, Rusia sebut pengiriman rudal hanya memperburuk konflik.
ErickaEricka24 Agustus 2025 Daerah
Pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy
Pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Washington – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyetujui penjualan 3.350 unit rudal serang jarak jauh atau Extended Range Active Missiles (ERAM) kepada Ukraina. Kesepakatan ini bernilai sekitar 850 juta dolar AS atau Rp13,79 triliun, sebagaimana dilaporkan Wall Street Journal (WSJ) pada akhir pekan, mengutip keterangan dua pejabat AS.

Paket persenjataan tersebut direncanakan tiba di Ukraina dalam enam pekan ke depan. Sebagian besar biaya akan ditanggung oleh negara-negara sekutu Ukraina di Eropa. Persetujuan penjualan ini terjadi setelah Trump mengadakan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Alaska dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Washington.

Rudal ERAM memiliki jangkauan 241 hingga 450 kilometer. Namun, penggunaannya oleh Ukraina tetap membutuhkan izin dari Departemen Pertahanan AS (Pentagon). Hingga saat ini, belum ada rencana tambahan pengiriman rudal sejenis, meskipun Ukraina masih bisa memanfaatkan persenjataan lain buatan AS, termasuk sistem pertahanan udara dan Guided Multiple Launch Rocket System (GMLRS) dengan jangkauan hingga 145 km.

Baca Juga:
  • Peningkatan Kompetensi Pengawas Sekolah Di Dukung Anggota DPRD Kaltim
  • Nakertrans Minta Perusahaan Laporkan Lowongan Pekerjaan di Penajam Paser Utara
  • Polda Kaltim Hancurkan 1.042 Gram Sabu-sabu
  • Peringati Sumpah Pemuda, Cisayong Gaungkan Semangat Persatuan

Rusia bereaksi keras terhadap langkah tersebut. Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov menegaskan bahwa setiap kargo berisi senjata yang dikirim ke Ukraina akan menjadi target sah militer Rusia. “Setiap pengiriman senjata Barat hanya akan memperburuk konflik dan menarik NATO lebih jauh ke dalam perang,” kata Lavrov.

Moskow menilai kebijakan baru AS itu berpotensi menghambat negosiasi damai dan justru memperpanjang ketegangan. Sementara itu, Ukraina menilai tambahan rudal jarak jauh sangat krusial untuk memperkuat pertahanan menghadapi serangan Rusia yang terus berlanjut di wilayah timur dan selatan.

Artikel Terkait:
  • Kukar Dukung Gratispol dan Jospol, Sekda Dorong Sinergi Data
  • AMM: Tangkap dan Adili Rocky Gerung
  • Kukar Sambut Menteri KLHK dan Gubernur di Kota Bangun
  • Ade Sugianto Batal Jadi Bupati Tasikmalaya, Pilkada Diulang

Paket persenjataan ini menjadi salah satu yang terbesar sejak perang Rusia-Ukraina meletus pada Februari 2022. Dengan dukungan militer baru dari AS, Ukraina diharapkan dapat meningkatkan kemampuan tempurnya, meski berisiko memicu eskalasi lebih luas di kawasan.

Jangan Lewatkan:
  • Peringati Hari Gerak Bhayangkari ke-71, Polresta Blitar Lakukan Curve Baksos di Pasar Templek
  • Dampak Penghapusan Tenaga Honorer: Penajam Siaga Hadapi Konsekuensi
  • Upacara Hardiknas Tahun 2025 di Kecamatan Cisayong
  • Seno Aji Ingin Pameran Produk Tiongkok Digelar di Kaltim
Donald Trump Penjualan Rudal AS Perang Rusia-Ukraina Rusia Ukraina
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous Article240 Jurnalis Gugur di Gaza, Tertinggi Sepanjang Sejarah Perang
Next Article Transisi Kementerian Haji: DPR Bahas Penyesuaian Struktur dan ASN

Informasi lainnya

ASN Tasikmalaya Naik Kuda Saat Hari Bebas BBM

6 Mei 2026

Laut Selatan Pangandaran Bergetar, BMKG Rilis Data Gempa

6 Mei 2026

Warga Selamatkan Sawah Pakai Bambu, Pemkab Tasikmalaya Kapan Turun Tangan?

10 April 2026

Siswa SMAN 1 Cisayong Dilarikan ke Puskesmas Malam Ini, Diduga Keracunan MBG

9 April 2026

Tunggu Penanganan BPBD, Camat Minta Pemdes Bantu Swadaya Warga Citepus

8 April 2026

Irigasi Putus Diterjang Longsor, Warga Citepus Terpaksa Swadaya Pasang Paralon

7 April 2026
Paling Sering Dibaca

Provokasi di Balik Aksi Jalanan

Editorial Udex Mundzir

Bolehkah Menulis Nama di Batu Nisan Kuburan?

Islami Ericka

Untuk Apa Kenaikan UMP 6,5% Itu?

Editorial Udex Mundzir

Guru Hebat

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Stop Putar Lagu atau Musik Lokal Indonesia

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi