Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 27 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Istri Chis John Tuntut Keadilan untuk Putrinya

Alwi AhmadAlwi Ahmad2 September 2023 Daerah
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Mojokerto – Suasana di kantor media Kabar Terdepan menjadi begitu istimewa pada Jumat (25/8/2023) ketika keluarga mantan atlet petinju nasional, Chris John mendatangi kantor media tersebut.Acara khusus ini berlangsung di PB Sudirman 47E Jagalan, Kranggan, Kota Mojokerto, di mana Kabar Terdepan mengadakan podcast perdana. Podcast ini bertujuan untuk mengungkap jejak atletik Maria Luna Ferisa, putri Chris John, yang mengikuti jejak orang tuanya di dunia olahraga.Chapter 3: Menjadi Atlet: Tantangan bagi FerisaAnna Maria Megawati, istri Chris John dan mantan atlet wushu, berbicara tentang tantangan mendidik putrinya sebagai atlet. Ferisa memiliki banyak bakat, termasuk menyanyi dan menari, namun keluarga ini memilih untuk mengarahkannya ke dunia olahraga.

Kecewa Atas Proses Seleksi yang Kontroversial

Anna Maria Megawati, istri Chris John yang juga mantan atlet wushu mengaku bukanlah hal yang mudah untuk mendidik putrinya sebagai seorang atlet.“Ferisa dulunya punya segudang bakat, seperti menyanyi, menari, dan sebagainya. Tapi kita sama-sama ingin anaknya di jalur yang sama (olahraga),” jelas Mega.

Dikatakan Mega, Ferisa dari awal harus difokuskan di jalur prestasi atau sekadar menjadikan olahraga sebagai gaya hidup saja.

“Jiwa anak ini lebih ke prestasi, akhirnya kita support dengan mengutamakan wushu daripada sekolah,” ujar istri Chris John itu.

Saat disinggung soal isu penjegalan Pengurus Kota (Pengkot) Wushu Indonesia untuk proses seleksi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) terhadap Ferisa, Mega dan putrinya mengaku kecewa.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Pengkot Wushu Indonesia dituding melakukan proses seleksi dengan indikator yang tidak jelas.Sejumlah atlet yang seharusnya mendapatkan slot, diharuskan untuk mengikuti seleksi.Namun, kata Mega, atlet yang tidak mengikuti seleksi justru malah mendapat kesempatan untuk ikut dalam latihan persiapan Porprov 2023.

Baca Juga:
  • Terangi 113 Desa dengan PLN, Ardiansyah Resmikan Listrik 24 Jam
  • Subandi Serukan Peran Kolektif Jaga Aset Daerah Sidoarjo
  • Kejati Kaltim Gelar Rakor PAKEM di Kaltara
  • Update Reforma Agraria: 4.162 Hektare Lahan PT TKA Ditransfer untuk Program IKN”

“Tolong anak-anak diberikan kesempatan untuk bertanding. Saya akan memperjuangkan semua hak atlet yang hatinya terluka,” ungkapnya.Menurutnya, peraturan olahraga di Indonesia perlu direvisi kembali.

“Supaya yang terjaring betul-betul atlet prestasi, bukan atlet titipan atau atlet yang punya kepentingan,” tuturnya.

Chris John Membela Hak Anaknya

Chris John, mantan petinju nasional dan Pengkot Wushu Semarang, menyampaikan kekecewaannya atas perlakuan kepada Ferisa. Dia meminta keadilan kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.“Harapannya Pak Eri dapat membantu menyelesaikan masalah ini. Kami ingin mewakili Kota Surabaya, ingin menunjukkan prestasi terbaik untuk Kota Surabaya,” jelasnya.

Perlu Revisi dalam Peraturan Olahraga

Chris John juga menyoroti perlunya merevisi peraturan olahraga di Indonesia agar lebih adil dalam memilih atlet prestasi. Dia mendesaknya mendukung atlet yang benar-benar berprestasi.Chris melanjutkan, nomor taichi putri yang diikuti Ferisa, altlet wushu Surabaya sudah ada yang mendapatkan medali perak dan perunggu di Porprov sebelumnya.Sehingga tidak dilakukan penjaringan seleksi kembali. Ini merupakan keputusan bersama seluruh Pengkot Surabaya dan Pelatih Puslatcab. Bagi nomor yang sudah mendapatkan medali pada Porprov Jember, tidak ada seleksi lagi, meskipun sebelumnya memakai 5-5 dan sekarang 5-3-2.

Tanggapan dari Pengkot Wushu Surabaya

Pengkot Wushu Surabaya memberikan tanggapannya terkait kritik yang disampaikan oleh keluarga Chris John. Mereka menjelaskan bahwa proses seleksi mereka telah berjalan sesuai prosedur dan berdasarkan hasil Porprov sebelumnya.

Artikel Terkait:
  • DPRD Kota Samarinda Cegah Reklame Ilegal Jelang Pesta Demokrasi
  • BMKG: Hujan Sedang Berpotensi Melanda Wilayah Barat Kaltim pada Akhir Juli
  • PKL Pepelegi-Sawotratap Tolak Rencana Penggusuran
  • Hari Jadi Polwan Ke-75, Polisi Wanita Polresta Blitar Ziarah Makam Pahlawan

Pengkot Wushu Surabaya dinilai tidak adil dalam melaksanakan proses seleksi pusat latihan cabang (Puslatcab) untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2023.

“Omongan seperti itu sebetulnya sudah ada dari lama. Tapi saya tidak berkomentar, takutnya malah melebar,” ungkap Chriswanto Ketua Pengkot Wushu Surabaya itu lantas mengonfirmasi langsung pada Kabar Terdepan, Senin (28/8/2023).

“Yang meraih medali perunggu di Porprov Jember adalah peraih emas di porprov Lamongan dan 1 sasana dengan luna. Jadi kita putuskan melaksanakan seleksi di nomor-nomor yang non medali,” pungkas Chriswanto yang juga Wakil Ketua III di Pengprov Jatim.

Lanjut Chris, proses seleksi Pengkot Wushu Surabaya semuanya murni hasil seleksi dan Porprov sebelumnya.

Jangan Lewatkan:
  • Tujuh Desa di Perbatasan Indonesia-Malaysia Nikmati Listrik 24 Jam Berkat PLN
  • 97 Titik Panas Terdeteksi di Kaltim, BMKG Imbau Warga Waspada Karhutla
  • Kaltim Genjot 400 Kopdeskel Rampung Jelang Hari Koperasi
  • Pemprov Kaltim Genjot Perluasan Jamsostek bagi Pekerja Rentan

“Tidak ada. Jadi atlet yang masuk di Puslatcab semuanya murni,” jelas Chris.

Kabar Terdepan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePhubbing Berdampak Menjauhkan Manusia dengan Sekitarnya
Next Article Pesan Kiai Aus: Pancasila Sebagai Pilar Pemersatu Generasi Muda

Informasi lainnya

Warga Selamatkan Sawah Pakai Bambu, Pemkab Tasikmalaya Kapan Turun Tangan?

10 April 2026

Siswa SMAN 1 Cisayong Dilarikan ke Puskesmas Malam Ini, Diduga Keracunan MBG

9 April 2026

Tunggu Penanganan BPBD, Camat Minta Pemdes Bantu Swadaya Warga Citepus

8 April 2026

Irigasi Putus Diterjang Longsor, Warga Citepus Terpaksa Swadaya Pasang Paralon

7 April 2026

Hujan Deras Picu Longsor di Cisayong Tasikmalaya

6 April 2026

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

5 April 2026
Paling Sering Dibaca

Vonis Sepotong, Keadilan Cacat

Editorial Udex Mundzir

Mengapa Sandal dan Sepatu Harus Diparkir dengan Rapi?

Daily Tips Assyifa

Vasektomi Bukan Jawaban Kemiskinan

Opini Udex Mundzir

Perbedaan Asam Sulfat dan Asam Folat

Kroscek Alfi Salamah

Jangan Normalisasi Israel

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi