Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Sudah Kerja Keras, Mengapa Sukses Belum Juga Datang?

Martha Tilaar Wafat, Wariskan Kecantikan Nusantara

Tren Hidup Hemat Gen Z, Gengsi Mulai Ditinggalkan?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 16 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Diamnya Puan Maharani Dinilai Tepat Hadapi Kasus Hasto

Sikap tenang dan terukur dianggap sebagai langkah strategis dalam menjaga citra partai.
SilvaSilva26 Desember 2024 Politik
Ketua DPR RI Puan Maharani
Ketua DPR RI Puan Maharani (.inc)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Sikap diam Ketua DPR RI, Puan Maharani, atas kasus Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang menjadi tersangka dalam kasus suap Harun Masiku, mendapat apresiasi dari pengamat politik. Langkah ini dianggap menjaga stabilitas partai di tengah guncangan politik.

Agung Baskoro, Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis, menyebut sikap “wait and see” Puan sebagai langkah tepat. Ia menilai, respon berlebihan justru dapat memunculkan masalah baru yang lebih kompleks.

“Kalau terlalu emosional, responsnya malah menjadi bumerang. Sikap Puan ini sudah sesuai garis partai, menunggu arahan dari Ketua Umum,” ujar Agung saat dihubungi, Rabu (25/12/2024).

Ia menyarankan PDIP segera mengambil langkah konstruktif untuk mengatasi dampak kasus ini. Beberapa solusi yang diusulkan termasuk mengajukan praperadilan terhadap KPK, mencari Sekjen baru, dan menjaga komunikasi publik agar tetap terukur.

Baca Juga:
  • Wacana Pilkada via DPRD, Menkumham Tegaskan Belum Diputuskan
  • Hasto Kristiyanto Yakini Dirinya Dikriminalisasi dalam Kasus Suap
  • Komisi II Usul Kepala Daerah yang tak Masuk Sengketa MK Dilantik Duluan
  • Cecep Naik Elektabilitas, Tasikmalaya Belum Siap Berubah

“Praperadilan adalah langkah untuk menguji proses hukum KPK. Selain itu, partai perlu segera menunjuk Sekjen baru agar organisasi tetap solid,” tambah Agung.

Publik diharapkan menilai PDIP secara objektif dalam menyikapi kasus ini. Respons tenang dinilai lebih baik dibandingkan reaksi emosional yang bisa menimbulkan persepsi negatif terhadap partai berlambang banteng tersebut.

Selain itu, Agung juga mengingatkan bahwa kasus seperti ini bukanlah hal baru dalam dunia politik. Ia menegaskan pentingnya PDIP untuk menjaga kredibilitas dan kepercayaan publik di tengah situasi yang sulit.

Artikel Terkait:
  • Petahana Akui Pembangunan Jalan di Kaltim 80 Persen, Jospol Akan Tuntaskan 100 Persen
  • Seno Aji dan Hadi Mulyadi Saling Sanggah Strategi Atasi Pengangguran
  • Komisi III DPR Soroti Putusan MK Soal Pemilu Terpisah
  • Prabowo Gulirkan Koalisi Permanen, Dinilai Ingin Pagari KIM Plus dan PDIP

“Sikap hati-hati ini akan menghindarkan PDIP dari risiko politik yang lebih besar. Fokus pada penyelesaian internal menjadi prioritas,” katanya.

Kasus yang melibatkan Hasto Kristiyanto ini menjadi ujian besar bagi PDIP menjelang tahun politik 2024. Penanganan yang bijaksana akan sangat menentukan posisi partai di mata masyarakat.

Jangan Lewatkan:
  • Rakorda Gerindra Kaltim, Seno Aji Ajak Gelorakan Peran Fungsi Pengurus dan Kader
  • Relawan Jokowi Goyah Bila Mantan Presiden Pimpin PSI
  • Bawaslu Jakarta Panggil Grace Natalie dan Cheryl Tanzil Terkait Pelanggaran Pilkada
  • KPU Dorong Pemerintah dan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Pemilu
Hasto Kristiyanto KPK PDIP Politik Puan Maharani
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSemifinal Piala AFF, Singapura Gelar Nobar di 11 Lokasi
Next Article Lumbung Korupsi dalam Demokrasi yang Terganjal

Informasi lainnya

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

1 Oktober 2026

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

12 Juli 2026

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

15 Mei 2026

Ironi LCC Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Beda

12 Mei 2026

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

26 April 2026

Presma UINSI Kritik Renovasi Rujab Rp25 Miliar

12 April 2026
Paling Sering Dibaca

Evis Santika: Wajah Baru di Kwarran Pramuka Cisayong

Profil Silva

4 Ethos, 4 Jusuf

Refleksi Syamril Al-Bugisyi

Ikan Sapu-Sapu dan Krisis Sunyi

Editorial Udex Mundzir

Sejarah Perjalanan Haji Masa Kerajaan Nusantara

Islami Ericka

Angin Segar bagi Narapidana

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Politik
Udex Mundzir1 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi