Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Santriwati Digerebek, DPR Desak Usut Tindakan Polisi

Raffi Ahmad Ajak Lawan Hoaks, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Dibayar

Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 4 November 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Cecep Naik Elektabilitas, Tasikmalaya Belum Siap Berubah

Debat publik telah menyalakan harapan, tapi wajah lama kembali menjulang. Masyarakat seolah lupa lima tahun tanpa terang.
ErickaEricka18 April 2025 Politik
Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya nomor urut 02, Cecep Nurul Yakin-Asep Sopari Al-Ayubi (.inet)
Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya nomor urut 02, Cecep Nurul Yakin-Asep Sopari Al-Ayubi (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tasikmalaya – Angin perubahan yang sempat berembus di Tasikmalaya rupanya hanya melintas sebentar. Debat publik Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang digelar Senin malam (14/4/2025), justru mengatrol elektabilitas pasangan Cecep Nurul Yakin-Asep Sopari Al-Ayubi—tokoh yang tak asing karena bagian dari rezim lima tahun terakhir.

Tren ini terungkap dari rilis lembaga Poldata Indonesia pada Selasa (15/4/2025). Direktur Eksekutifnya, Fajar Arif Budiman, menyebut bahwa pasangan nomor urut 02 ini mengalami lonjakan elektabilitas pascadebat dan kampanye komunitas.

“Tren elektabilitas pasangan nomor urut 02 naik cukup signifikan menjelang pelaksanaan PSU. Mereka berada di posisi strategis untuk menang,” kata Fajar dalam siaran tertulis.

Menurutnya, pendekatan Cecep-Asep yang menekankan nilai religius dan kekeluargaan, cocok dengan karakter pemilih Tasikmalaya. Ditambah jaringan sosial yang kuat, pasangan ini dianggap punya pijakan kokoh di tengah masyarakat.

Fajar juga menyoroti janji kampanye Cecep-Asep yang mengusung visi “Tasik Maju, Tasik Era Baru.” Dalam narasi mereka, pembangunan tak lagi terpusat di kota, tapi menyentuh desa, ekonomi kerakyatan, hingga infrastruktur dasar yang selama ini tertinggal.

Namun, di balik janji, bayangan masa lalu masih membekas. Cecep Nurul Yakin dikenal sebagai bagian dari pemerintahan sebelumnya yang dinilai gagal menjawab kebutuhan dasar masyarakat. Dari jalan rusak, minimnya fasilitas kesehatan, hingga mandeknya pemberdayaan ekonomi lokal—luka itu belum sembuh.

Baca Juga:
  • Pengasuh Pesantren Pramuka Khalifa Ikut Sukseskan Pilkada 2024
  • Rudy Mas’ud Serukan Pemimpin Sinkron dengan Pemerintah Pusat
  • DPR Jadi Tuan Rumah Konferensi PUIC di Jakarta
  • Prabowo Beri Sinyal Reshuffle Kabinet, Dasco: Itu Peringatan Tegas

Seorang warga Kecamatan Cineam, Dedi Suherman (42), mengungkapkan kekecewaannya terhadap situasi tersebut.

“Waktu lima tahun itu cukup buat membuktikan. Tapi yang kami rasakan justru jalan rusak makin parah, anak saya kalau sakit harus ke kota. Lalu, kenapa harus balik lagi ke yang dulu?” katanya, Selasa (16/4/2025).

Meski begitu, Dedi tak menampik kekuatan kampanye pasangan Cecep-Asep yang menyasar langsung ke kantong-kantong komunitas, dari pesantren hingga koperasi. Cara itu dinilai lebih membumi dan menyentuh pemilih.

Bagi sebagian warga, janji memperkuat UMKM dan menolak bank emok jadi magnet tersendiri. Dalam konteks ini, Cecep-Asep tampil seolah menyuarakan keresahan rakyat bawah.

“Tapi jangan sampai rakyat lupa. Ini soal masa depan, bukan nostalgia,” ujar Nurlaela, aktivis perempuan asal Singaparna.

Artikel Terkait:
  • Digitalisasi Pendidikan dan Infrastruktur Jadi Sorotan Utama
  • Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?
  • NasDem Desak Hukuman Berat bagi Oknum Korupsi Dapur MBG
  • Gerindra Evaluasi Komunikasi Pemerintah, Akui Ada Penyimpangan Besar

Debat publik yang disiarkan luas juga memberi angin pada pasangan ini. Gestur santun dan narasi religius membuat mereka tampak lebih berwibawa di mata pemilih konservatif.

Namun pengamat politik lokal, Sahrul Imtihan, mengingatkan bahwa elektabilitas bukan segalanya. Ia menyebut bahwa lonjakan dukungan bukan berarti masyarakat sepenuhnya yakin, melainkan karena ketiadaan pilihan yang lebih meyakinkan.

“Ini lebih ke pragmatisme politik. Publik masih skeptis, tapi memilih yang sudah dikenal, meski rekam jejaknya belum membanggakan,” kata Sahrul.

Momentum PSU di Tasikmalaya memang tak sekadar ajang demokrasi. Ia menjadi titik balik, penentu apakah kabupaten ini akan keluar dari stagnasi, atau justru kembali ke lingkaran lama yang penuh janji, minim bukti.

Jangan Lewatkan:
  • Netralitas dan Kebebasan Berpolitik di IKAL Lemhannas Jabar
  • Usul Ketua DPD Terkait Zakat untuk MBG Dipertanyakan Ulama
  • KPK Sebut Laporan Harta Pejabat Negara Merosot
  • Komisi III DPR Soroti Putusan MK Soal Pemilu Terpisah

Debat dan kampanye boleh membakar semangat, tapi suara rakyat akan menentukan: Apakah Tasikmalaya ingin berubah, atau tetap dalam pelukan masa lalu.

Cecep Nurul Yakin Elektabilitas Pilkada Politik Lokal Tasikmalaya PSU Tasikmalaya Tasik Era Baru
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePemkab Kukar Bangun Jembatan Baru, Jaga Warisan Tenggarong
Next Article Bupati Kukar Pastikan Jembatan Besi Tetap Dilestarikan

Informasi lainnya

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

1 Oktober 2026

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

15 Mei 2026

Ironi LCC Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Beda

12 Mei 2026

Presma UINSI Kritik Renovasi Rujab Rp25 Miliar

12 April 2026

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

20 Maret 2026

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Federal Oil Gelar Acara Pasca Peluncuran Gresini Racing MotoGP

Bisnis Alfi Salamah

Stop Putar Lagu atau Musik Lokal Indonesia

Editorial Udex Mundzir

Korupsi Makan Bergizi: Kejahatan yang Harus Dihabisi

Editorial Udex Mundzir

Dapur Rapi, Pikiran Tertata

Perspektif Alfi Salamah

Israel vs Iran: Medan Dominasi, Bukan Lagi Proxy

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

PHK 1.100 Buruh di Lebak, Nasib Industri Padat Karya

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi