Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 6 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Cecep Naik Elektabilitas, Tasikmalaya Belum Siap Berubah

Debat publik telah menyalakan harapan, tapi wajah lama kembali menjulang. Masyarakat seolah lupa lima tahun tanpa terang.
ErickaEricka18 April 2025 Politik
Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya nomor urut 02, Cecep Nurul Yakin-Asep Sopari Al-Ayubi (.inet)
Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya nomor urut 02, Cecep Nurul Yakin-Asep Sopari Al-Ayubi (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tasikmalaya – Angin perubahan yang sempat berembus di Tasikmalaya rupanya hanya melintas sebentar. Debat publik Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang digelar Senin malam (14/4/2025), justru mengatrol elektabilitas pasangan Cecep Nurul Yakin-Asep Sopari Al-Ayubi—tokoh yang tak asing karena bagian dari rezim lima tahun terakhir.

Tren ini terungkap dari rilis lembaga Poldata Indonesia pada Selasa (15/4/2025). Direktur Eksekutifnya, Fajar Arif Budiman, menyebut bahwa pasangan nomor urut 02 ini mengalami lonjakan elektabilitas pascadebat dan kampanye komunitas.

“Tren elektabilitas pasangan nomor urut 02 naik cukup signifikan menjelang pelaksanaan PSU. Mereka berada di posisi strategis untuk menang,” kata Fajar dalam siaran tertulis.

Menurutnya, pendekatan Cecep-Asep yang menekankan nilai religius dan kekeluargaan, cocok dengan karakter pemilih Tasikmalaya. Ditambah jaringan sosial yang kuat, pasangan ini dianggap punya pijakan kokoh di tengah masyarakat.

Fajar juga menyoroti janji kampanye Cecep-Asep yang mengusung visi “Tasik Maju, Tasik Era Baru.” Dalam narasi mereka, pembangunan tak lagi terpusat di kota, tapi menyentuh desa, ekonomi kerakyatan, hingga infrastruktur dasar yang selama ini tertinggal.

Namun, di balik janji, bayangan masa lalu masih membekas. Cecep Nurul Yakin dikenal sebagai bagian dari pemerintahan sebelumnya yang dinilai gagal menjawab kebutuhan dasar masyarakat. Dari jalan rusak, minimnya fasilitas kesehatan, hingga mandeknya pemberdayaan ekonomi lokal—luka itu belum sembuh.

Baca Juga:
  • Tim Transisi Pramono-Rano Diumumkan Usai Penetapan KPU
  • PDIP Tunda Pelantikan Ulang Hasto, Sekjen Dirangkap Megawati
  • Gerindra: Kenaikan PPN 12 Persen Terkait Kebijakan PDIP di UU HPP
  • Ali Minta Benny Belajar Diksi yang Tenang, Tolak Pernyataan Perang Jokowi

Seorang warga Kecamatan Cineam, Dedi Suherman (42), mengungkapkan kekecewaannya terhadap situasi tersebut.

“Waktu lima tahun itu cukup buat membuktikan. Tapi yang kami rasakan justru jalan rusak makin parah, anak saya kalau sakit harus ke kota. Lalu, kenapa harus balik lagi ke yang dulu?” katanya, Selasa (16/4/2025).

Meski begitu, Dedi tak menampik kekuatan kampanye pasangan Cecep-Asep yang menyasar langsung ke kantong-kantong komunitas, dari pesantren hingga koperasi. Cara itu dinilai lebih membumi dan menyentuh pemilih.

Bagi sebagian warga, janji memperkuat UMKM dan menolak bank emok jadi magnet tersendiri. Dalam konteks ini, Cecep-Asep tampil seolah menyuarakan keresahan rakyat bawah.

“Tapi jangan sampai rakyat lupa. Ini soal masa depan, bukan nostalgia,” ujar Nurlaela, aktivis perempuan asal Singaparna.

Artikel Terkait:
  • Prabowo Pecat Noel Usai Jadi Tersangka Kasus Pemerasan
  • Dede Yusuf: Jangan Sasar Rakyat, Ambil Saja Lahan Nganggur Perusahaan
  • Bahas RUU TNI, DPR RI Gelar Rapat Tertutup di Hotel Mewah
  • Penangguhan Tak Cukup, Jatam Desak UI Cabut Gelar Doktor Bahlil

Debat publik yang disiarkan luas juga memberi angin pada pasangan ini. Gestur santun dan narasi religius membuat mereka tampak lebih berwibawa di mata pemilih konservatif.

Namun pengamat politik lokal, Sahrul Imtihan, mengingatkan bahwa elektabilitas bukan segalanya. Ia menyebut bahwa lonjakan dukungan bukan berarti masyarakat sepenuhnya yakin, melainkan karena ketiadaan pilihan yang lebih meyakinkan.

“Ini lebih ke pragmatisme politik. Publik masih skeptis, tapi memilih yang sudah dikenal, meski rekam jejaknya belum membanggakan,” kata Sahrul.

Momentum PSU di Tasikmalaya memang tak sekadar ajang demokrasi. Ia menjadi titik balik, penentu apakah kabupaten ini akan keluar dari stagnasi, atau justru kembali ke lingkaran lama yang penuh janji, minim bukti.

Jangan Lewatkan:
  • Aparat Menghalalkan Pungli “Asal Disepakati”
  • Ciptakan Situasi Kamtibmas yang Kondusif Polresta Sidoarjo Gelar Deklarasi Damai Pilkada Serentak 
  • Presiden Jokowi Bocorkan Isu Myanmar di KTT ASEAN
  • Jokowi Ditegur Anies: Jangan Intervensi Pemilu, Kekuasaan Tak Penting

Debat dan kampanye boleh membakar semangat, tapi suara rakyat akan menentukan: Apakah Tasikmalaya ingin berubah, atau tetap dalam pelukan masa lalu.

Cecep Nurul Yakin Elektabilitas Pilkada Politik Lokal Tasikmalaya PSU Tasikmalaya Tasik Era Baru
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePemkab Kukar Bangun Jembatan Baru, Jaga Warisan Tenggarong
Next Article Bupati Kukar Pastikan Jembatan Besi Tetap Dilestarikan

Informasi lainnya

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

15 Mei 2026

Ironi LCC Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Beda

12 Mei 2026

Presma UINSI Kritik Renovasi Rujab Rp25 Miliar

12 April 2026

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

20 Maret 2026

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026

Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Rentan Bungkam Kritik

4 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Hakim Mana yang Berani Vonis Ijazah Palsu?

Editorial Udex Mundzir

Bela Negara Bukan Membungkam Kritik

Opini Udex Mundzir

Korupsi Kuota Haji Tak Boleh Dimaafkan

Editorial Udex Mundzir

Sarwo Edhie Wibowo, Prajurit dalam Badai Sejarah

Profil Alfi Salamah

Kehadiran Prabowo di Kongres Projo, Akan Menegaskan Dirinya “Termul”

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati11 Januari 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi