Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pertalite Tetap Rp10.000, Konsumsi Naik dan Stok Tertekan

PHK 1.100 Buruh di Lebak, Nasib Industri Padat Karya

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 27 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Menjadi Lebih Baik

Syamril Al-BugisyiSyamril Al-Bugisyi11 Januari 2025 Islami
Ilustrasi Tangga Menjadi Lebih Baik
Ilustrasi Tangga Menjadi Lebih Baik (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Mana yang Anda pilih “menjadi lebih baik” atau “menjadi yang terbaik”? Pilihlah menjadi lebih baik seiring bertambahnya usia. Lebih dewasa dalam berpikir. Lebih arif dalam bersikap. Lebih tenang dalam merespon kejadian. Lebih banyak pengetahuan dan keterampilan. Lebih profesional dalam bekerja. Lebih banyak amal kebaikan. Lebih khusyu’ dalam beribadah. Lebih dekat kepada Allah.

Bagaimana caranya agar dapat menjadi lebih baik? Said Hawwa, seorang ulama besar dari Mesir menyebutkan dalam buku Tarbiyah Ruhiyah tentang 5 tangga menuju takwa yaitu: mu’ahadah, muhasabah, mujahadah, muroqobah, mu’aqobah. Mari bahas satu persatu.

Pertama yaitu mu’ahadah, istilah dalam bahasa Arab yang artinya “perjanjian”. Ingat kembali perjanjian dengan Allah dan sesama manusia. Sebelum manusia dilahirkan ke dunia, manusia berjanji siap menjadi hamba Allah yang hanya beribadah kepada-Nya. Itulah yang membuat manusia memiliki fitrah yang hanif, cenderung pada kebenaran, kebaikan dan keindahan.

Ingat juga perjanjian dengan sesama manusia. Suami istri saat menikah bertekad membangun keluarga sakinah mawaddah warahmah. Di tempat kerja juga ada perjanjian antara pekerja dan pemberi kerja. Ada hak dan kewajiban, tugas pokok dan fungsi, job description, key performance indicator. Juga bentuk perjanjian lain dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Baca Juga:
  • Nikah Anti Ribet: Cara Mudah Daftar di KUA
  • Makanan Indonesia Memukau Arab Saudi dengan Bakso dan Rendang
  • Tips Penting bagi Jamaah Haji Baru Tiba, Perhatikan 5 Hal Ini
  • Ungkap Mengapa Wanita Tidak Mencukur Rambut Setelah Haji

Kedua yaitu muhasabah, istilah dalam bahasa Arab yang berarti “menghitung” atau “menilai”. Menghitung dan menilai diri sendiri pada aspek personal, profesional, relational dan spiritual (Jamil Azzaini). Personal terkait dengan emosi, mindset dan perilaku. Profesional meliputi inovasi, kinerja, dan pengembangan tim. Relational terdiri atas komunikasi, hubungan, dukungan. Sipiritual meliputi nilai-nilai, makna hidup, kedekatan pada Pencipta.

Hasil muhasabah menjadi dasar membuat perencanaan untuk perbaikan. Harapannya rencana yang disusun akurat dan dapat dijalankan. Muhasabah juga dilakukan saat pelaksanaan pekerjaan untuk mengatasi masalah dan hambatan. Biasanya dibuat dalam PICA (problem identification and corrective action).

Ketiga yaitu mujahadah, istilah dalam bahasa Arab yang berarti “perjuangan” atau “usaha”. Usaha penuh kesungguhan melalui pengerahan pikiran, tenaga, alokasi waktu, sarana, dan dana secara optimal. Juga disertai kerja sama dan sinergi dengan orang lain. Mujahadah menuntut kesabaran, konsistensi dan persistensi. Pantang menyerah dan terus mencari cara terbaik melalui continuous improvement.

Keempat yaitu muraqabah, istilah dalam bahasa Arab yang artinya “pengawasan” atau “pemantauan”. Pengawasan dapat dilakukan oleh diri sendiri, orang lain dan Allah. Agama mengajarkan bahwa manusia senantiasa berada dalam pengawasan Allah. Harapannya pikiran, perkataan dan perbuatan senantiasa berada di jalan yang benar, terhindar dari kesalahan dan pelanggaran.

Artikel Terkait:
  • Bubur Kacang Hijau: Kelezatan Tradisional Selama Puncak Haji
  • Menemukan Jati Diri di Tengah Krisis Moral
  • Madinah Menjadi Rumah 75 Kloter Jamaah Haji Indonesia
  • Risiko Seks di Luar Nikah bagi Pria Muslim

Dalam organisasi pemantauan dilakukan oleh atasan agar pelaksanaan pekerjaan sesuai target, budget dan jadwal. Biasanya dilakukan melalui rapat atau laporan berkala. Juga ada pengawasan oleh auditor internal dan eksternal. Auditor memeriksa apakah tindakan sesuai dan mematuhi aturan organisasi. Jika ada penyimpangan akan diberikan peringatan bahkan hukuman.

Kelima yaitu mu’aqabah, istilah dalam bahasa Arab yang artinya “hukuman” atau “pembalasan”. Hal ini merupakan konsekwensi logis dari perbuatan. Bisa berupa penghargaan (reward) dan hukuman (punishment). Keduanya harus dijalankan dengan adil tanpa pandang bulu. Agama mengajarkan bahwa segala perbuatan pasti ada balasannya dari Allah. Perbuatan baik berpahala dan perbuatan buruk berdosa. Kelak di akhirat ada surga yang penuh kenikmatan dan neraka yang penuh penderitaan.

Semoga di tahun 2025 kita menjadi lebih baik melalui 5M yaitu mu’ahadah (perjanjian), muhasabah (menghitung), mujahadah (perjuangan), muraqabah (pengawasan), dan mu’aqabah (pembalasan). Selamat mencoba.

Jangan Lewatkan:
  • Panduan Lengkap Ibadah Qurban: Hukum, Syarat, dan Pelaksanaannya
  • Mendapatkan Hadiah Terindah Saat Kembali Dari Haji dan Umroh
  • Etika Menemukan Barang di Jalan
  • Menjaga Keberkahan Rumah dalam Islam
Menjadi Lebih Baik Said Hawwa Tangga Takwa
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePatrick Kluivert Diperkenalkan sebagai Pelatih Timnas Indonesia
Next Article Sikap PDIP: Antara Prinsip dan Kepentingan

Informasi lainnya

Syekh Al-Albani, Ketekunan Menjaga Warisan Hadis

11 September 2026

MUI Bantah Keterlibatan Resmi di Islam Ala Prabowo

10 September 2026

Jejak Dapur Gratis Ottoman, Amal atau Legitimasi?

20 Agustus 2026

MUI Ajak Keluarga Perkuat Moral di Momentum HUT RI

17 Agustus 2026

Makna Idul Adha dan Sejarah Pengorbanan Nabi Ibrahim

7 Mei 2026

Lupa Takbir Shalat Id, Sahkah Ibadahnya?

22 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Membangun Keterampilan Sosial untuk Mengurangi Insecure

Perspektif Alfi Salamah

Mengulang Jejak Sejarah: Tradisi Mengantar Jamaah Haji

Islami Udex Mundzir

Di Atas Hukum, Di Luar Akal Sehat

Editorial Udex Mundzir

Narasi Globalis dan Politik Ketakutan

Editorial Udex Mundzir

Kunci Hidup Tenang: Belajar Bertanggung Jawab pada Diri Sendiri

Happy Assyifa
Berita Lainnya
Pendidikan
Adit Musthofa22 Oktober 2026

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Wonderchicken, Jejak Burung Awal Zaman Dinosaurus

Ferry Pimpin Syarikat Islam, Hamdan Ketua Dewan Pusat

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi