Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pajak Dibayar, Kuliah Tetap Mahal

Wulla Poddu, Bulan Sakral yang Hidup di Sumba

Mengenal Suku Kajang, Penjaga Hutan Adat Bulukumba

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 8 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

TikTok Resmi Ditutup di AS Mulai Minggu, Pengguna Beralih ke RedNote

Keputusan Mahkamah Agung Amerika Serikat memaksa TikTok menghentikan operasinya di negara tersebut.
AssyifaAssyifa18 Januari 2025 Global
Penutupan TikTok di AS,
TikTok dilarang di Amerika Serikat, sehingga banyak pengguna yang berpindah ke aplikasi RedNote (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Washington D.C. – TikTok akan resmi berhenti beroperasi di Amerika Serikat mulai Minggu 19 Januari 2025, setelah Mahkamah Agung memutuskan melarang aplikasi tersebut jika ByteDance, perusahaan induknya yang berbasis di Tiongkok, tidak menjual kepemilikannya. Keputusan ini diambil atas kekhawatiran terkait keamanan nasional dan potensi pembagian data pengguna kepada pemerintah Tiongkok, meskipun klaim tersebut telah dibantah oleh ByteDance.

TikTok mengeluarkan pernyataan resmi, Jumat malam (17/1/2025), menyebutkan bahwa penutupan akan terjadi kecuali pemerintah AS memberikan jaminan kepada Apple dan Google untuk tidak menghadapi konsekuensi hukum terkait distribusi aplikasi tersebut.

“Kecuali jika Pemerintah Biden memberikan pernyataan definitif untuk memastikan tidak ada tindakan penegakan hukum, TikTok akan ditutup pada 19 Januari,” tulis perusahaan.

Sebanyak 170 juta pengguna TikTok di AS terancam kehilangan akses ke platform ini. Sementara itu, Presiden terpilih Donald Trump menjanjikan upaya untuk menyelamatkan TikTok setelah kembali menjabat pada 20 Januari 2025. Dalam pernyataan melalui media sosialnya, Trump mengatakan, keputusannya soal TikTok akan segera dibuat setelah saya punya waktu untuk meninjau situasinya.

Baca Juga:
  • Meksiko Gugat Google atas Perubahan Nama Teluk di Maps
  • Timor Leste Resmi Bergabung ke ASEAN pada KTT Kuala Lumpur
  • Prabowo dan Raja Abdullah Sepakat Perkuat Kerja Sama Strategis
  • Toyota Hentikan Penjualan Yaris Ativ di Thailand Akibat Skandal Tes Keselamatan Daihatsu

Di tengah ketidakpastian ini, CEO TikTok, Shou Zi Chew, dilaporkan akan menghadiri pelantikan Trump di Washington untuk membahas kemungkinan solusi. Trump juga menyebut bahwa ia telah berdiskusi dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, terkait nasib TikTok.

Pengguna TikTok di Amerika mulai beralih ke aplikasi asal Tiongkok lainnya, RedNote atau Xiaohongshu. Sejak Senin (13/1/2025), RedNote menjadi aplikasi paling banyak diunduh di AS, meskipun menghadapi tantangan kebijakan moderasi konten yang ketat. Beberapa pengguna mengeluhkan sensor ketat yang diterapkan platform tersebut, termasuk pembatasan pada konten politik dan sosial.

Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Guo Jiakun, pilihan platform adalah hak pribadi pengguna.

Artikel Terkait:
  • Wisata Korea Utara Dibuka Lagi, Tapi Pyongyang Masih Tertutup
  • WHO: Rp163 Triliun Dibutuhkan untuk Pulihkan Gaza
  • Dampak Konflik Timur Tengah, BBM Asia Naik Tajam
  • Korban Gempa Myanmar-THailand Tembus 1.000 Jiwa

“Kami mendorong pertukaran antarindividu, tetapi setiap platform memiliki kebijakan masing-masing,” kata Guo Jiakun.

TikTok adalah salah satu aplikasi yang menjadi simbol globalisasi digital, dan keputusannya untuk menghentikan operasi di AS akan memiliki dampak besar pada para kreator konten dan komunitas online. Para analis memperkirakan, langkah ini akan membuka peluang bagi aplikasi lain untuk mendominasi pasar media sosial di Amerika.

Langkah pemerintah AS ini juga dinilai mencerminkan ketegangan geopolitik yang semakin mendalam antara AS dan Tiongkok, dengan platform teknologi menjadi salah satu area konflik utama. Pemerintah Biden maupun Trump menghadapi tekanan untuk memastikan keamanan data nasional di tengah persaingan teknologi global yang semakin ketat.

Jangan Lewatkan:
  • Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia
  • Netanyahu Didesak Hentikan Perang Gaza oleh Warga Israel
  • Bos Tentara Bayaran Rusia Tuduh Unit Militer Rusia Melarikan Diri di Ukraina
  • Trump Somasi CNN dan NYT Usai Laporan Nuklir Iran Bocor
Amerika Serikat ByteDance Donald Trump RedNote TikTok
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleIstana Tegaskan Komitmen Prabowo Lanjutkan Proyek IKN
Next Article WHO: Rp163 Triliun Dibutuhkan untuk Pulihkan Gaza

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

AI Menghapus Pekerjaan Manusia?

Refleksi Alfi Salamah

XL dan Smartfren Merger: Strategi Besar Telekomunikasi

Bisnis Assyifa

Lansia dan Buta Boleh Tidak Melaksanakan Sholat Jumat?

Islami Ericka

PLN Targetkan 1.100 SPKLU Baru untuk Dukung Kendaraan Listrik 2025

Techno Silva

Diam dalam Islam, Keutamaan yang Sering Terlupakan

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi