Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 27 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Menag: Santri Harus Bangga, Bukan Kelompok “The Second Population”

Menteri Agama menyerukan transformasi mental santri agar lebih percaya diri dan siap bersaing di semua bidang.
AssyifaAssyifa23 Januari 2025 Nasional
Mental santri the first society
Nasruddin Umar (Menag) (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tangerang Selatan – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan keprihatinannya atas mentalitas sebagian santri yang merasa sebagai kelompok “the second population” di Indonesia. Ia menegaskan pentingnya rasa percaya diri di kalangan santri agar mampu bersaing dan tampil di berbagai bidang kehidupan.

“Kepribadian santri seperti ini sudah harus diubah, ya. Santri harus bangga pada dirinya sendiri, dan santri itu bukan hanya untuk umat Islam, tapi juga untuk sekolah-sekolah keagamaan lainnya,” ujar Nasaruddin saat berbicara di Ciputat, Kamis (23/1/2025).

Menag menekankan bahwa santri harus menjadi bagian dari “the first society” yang memimpin dalam berbagai bidang. Ia meminta seluruh pihak terkait untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan mental santri.

“Kita harus menjadi the first society, kita harus menjadi manusia yang paling depan,” tegasnya.

Baca Juga:
  • Menuju Haji yang Ramah Lansia: Tujuh Komitmen Penting
  • Percepatan Pembangunan IKN: Fokus Ketersediaan Pangan dan Urban Farming
  • Erupsi Gunung Ibu, Warga Diminta Jauhi Kawah Aktif
  • Peran Orang Tua Kunci Atasi Maraknya Perundungan

Nasruddin juga mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) untuk tidak mewarisi mentalitas merendah yang sering diasosiasikan dengan santri. Ia menegaskan bahwa ASN Kemenag harus berani tampil sebagai pembaharu.

“Saya mohon betul, mental Kementerian Agama jangan pakai mental-mental ikut-ikut santri terbiasa (merendah) di belakang,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menag mengungkapkan rasa bangganya atas prestasi Kemenag yang mendapatkan rapor hijau dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS). Ia menyebutkan bahwa capaian ini menunjukkan Kemenag mampu bekerja secara efektif meskipun memiliki anggaran yang terbatas.

Artikel Terkait:
  • Libur Isra Miraj dan Imlek, 1,5 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
  • Banjir Genangi Jakarta Barat,12 RT dan Jalan Terendam
  • Kemenag Tetapkan Idul Adha Jatuh pada 6 Juni 2025
  • Maqam Ibrahim, Tempat Nabi Ibrahim Dikubur di Masjidil Haram

“Ternyata yang mencapai puncak paling hijau dengan pencapaian hampir 100 persen ialah Kementerian Agama,” kata Nasaruddin.

Ia juga mengingatkan bahwa keikhlasan adalah kunci keberhasilan yang membuat Kemenag terus unggul. “Orang yang ikhlas tidak akan merasa lelah dan tidak mengeluh. Mental utama adalah mampu menjadi dirinya sendiri,” tambahnya.

Nasruddin berharap para santri dan ASN Kemenag terus meningkatkan kualitas diri mereka untuk membawa perubahan positif di masyarakat. Transformasi mental ini, menurutnya, menjadi langkah awal untuk membangun kepercayaan diri yang kokoh di tengah tantangan zaman.

Jangan Lewatkan:
  • Kebugaran Tubuh Lansia: Rahasia Menjaga Kesehatan Abadi
  • Hari Batik Pola Megah dari Jawa Barat
  • Berkah Ramadhan, Purna Jamnas 96 Buka Bersama Yatim Piatu
  • Pensiun 59 Tahun Dinilai Untungkan BPJS, Picu Kesenjangan
Kementerian Agama Mental Santri Nasruddin Umar Santri Indonesia Transformasi Pendidikan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleCamat Minta Pramuka Cisayong Jangan Diam, Harus Berkolaborasi
Next Article Prabowo Alokasikan Rp48,8 Triliun untuk Fasilitas IKN

Informasi lainnya

BNN Bone Dorong Saka Anti Narkoba Pramuka

20 April 2026

Pakar ITB Soroti IKN, Cermin Krisis Perencanaan

18 April 2026

Baznas Tetapkan 10 Persen Kurban untuk Sumatera

18 April 2026

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

15 April 2026

Jakarta Peringkat Dua Kota Teraman ASEAN 2026

13 April 2026

Gunung Semeru Erupsi 6 Kali, Abu Capai 1.000 Meter

13 April 2026
Paling Sering Dibaca

Menguji Gelar Pahlawan Soeharto

Editorial Udex Mundzir

Manusia Bersifat Air

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Bisnis Militer: Jalan Menuju Politik?

Editorial Udex Mundzir

Keunikan Sapaan Akrab Laki-Laki di Indonesia

Happy Udex Mundzir

Saatnya Gen Z Pimpin Ekonomi Kreatif Digital

Bisnis Ericka
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi