Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kenapa Kita Sering Lelah Padahal Tidur Sudah Cukup?

Tahun Ajaran Baru 2026, MPLS Ramah Jadi Wajah Baru Sekolah

Mau Berhasil ? Inilah Morning Routine Orang Sukses

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 9 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

WWF gandeng 100 perusahaan jaga ekosistem laut

WWF Indonesia bekerja sama dengan perusahaan wisata bahari untuk mendukung kelestarian pesisir dan meningkatkan ekonomi biru.
AssyifaAssyifa4 Februari 2025 Lingkungan
Wisata bahari berkelanjutan Indonesia 2025
Yayasan WWF Indonesia menggandeng 100 perusahaan yang bergerak di bidang wisata bahari (.wwf)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Yayasan WWF Indonesia menggandeng 100 perusahaan wisata bahari dalam upaya menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan laut serta memperkuat ekonomi biru di Indonesia. Inisiatif ini dilakukan melalui program Signing Blue, yang mengundang para pelaku wisata bahari dalam diskusi bertajuk “Advancing Responsible Marine Tourism Practices” di Bali Dynasty Resort.

Direktur Program Kelautan & Perikanan WWF Indonesia, Imam Musthofa, mengatakan pertemuan ini bertujuan untuk berbagi pengalaman dan strategi dalam mengelola wisata bahari yang bertanggung jawab.

“Di satu sisi, wisata bahari memiliki potensi ekonomi yang besar, tetapi juga memiliki dampak ekologis. Oleh karena itu, Signing Blue hadir untuk membimbing pelaku wisata dalam menerapkan praktik yang lebih berkelanjutan,” ujar Imam dalam keterangan tertulis, Selasa (4/2/2025).

Dalam satu dekade terakhir, Signing Blue telah bermitra dengan lebih dari 100 perusahaan wisata bahari, termasuk operator selam, kapal rekreasi, dan akomodasi wisata dari berbagai daerah di Indonesia. Melalui sistem pendampingan, praktik wisata berkelanjutan yang diterapkan oleh anggota Signing Blue meningkat sebesar 24%.

Baca Juga:
  • Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh
  • KLH Dorong Pembatasan Impor Plastik Virgin Demi Kurangi Sampah
  • Bima Arya Curhat Kemacetan Bogor pada Heru Budi di Balai Kota DKI
  • Larangan Baru di Bandara Terkenal Eropa Menjadi Sorotan!

Salah satu program utama yang mendukung inisiatif ini adalah Marine Tourism Improvement Program (MTIP). WWF Indonesia mendampingi perusahaan wisata dalam menerapkan strategi yang berkelanjutan dan pengelolaan ekowisata yang lebih efektif.

Herdi Andrariladchi, Assurance Strategy Manager dari Global Sustainable Tourism Council (GSTC), menyoroti pentingnya sertifikasi global bagi sektor pariwisata Indonesia. Saat ini, baru dua hotel di Indonesia yang memperoleh sertifikasi GSTC, meskipun banyak hotel yang sudah menerapkan prinsip keberlanjutan.

“Sebenarnya, banyak hotel di Indonesia sudah melakukan praktik berkelanjutan, tetapi kurangnya dokumentasi membuat mereka kesulitan mendapatkan sertifikasi. Jika kita memahami indikator dan prosesnya, sebenarnya itu mudah,” ujar Herdi.

Artikel Terkait:
  • BMKG Prediksi Musim Kemarau 2025 Lebih Kering, Sektor Pertanian Diminta Siaga
  • Menghindari Pelanggaran dan Mencegah Viralitas: Kapolda Metro Jaya Mengingatkan Jajarannya untuk Disiplin
  • Pj Gubernur DKI dan Dishub Bahas Jam Kerja 2 Sesi untuk Redakan Kemacetan
  • Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Sementara itu, Guru Besar Universitas Udayana Agung Suryawan Wiranatha menambahkan bahwa Indonesia Sustainable Tourism Council (ISTC) sedang mengembangkan sistem pengukuran pariwisata berkelanjutan yang lebih menyeluruh.

“Ke depan, ISTC akan berperan dalam mengevaluasi sejauh mana praktik wisata berkelanjutan telah diterapkan di Indonesia,” katanya.

WWF Indonesia berencana memperluas jangkauan Signing Blue agar lebih banyak pelaku wisata bahari yang menerapkan praktik berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat menciptakan tata kelola pariwisata yang lebih baik, melestarikan ekosistem laut, dan mendukung pertumbuhan ekonomi biru di Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • Banjir 3 Meter di Pancoran, Anak-anak Nekat Bermain Air
  • BMKG Peringatkan Hujan Ekstrem di Jawa Barat hingga 7 Februari
  • BPBD DKI Umumkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Jakarta 5-9 Mei 2023
  • DPR Desak Pemulihan Tambang Nikel Usai Izin Dicabut
Ekonomi Biru Ekowisata Konservasi Laut Wisata Bahari Berkelanjutan WWF Indonesia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKisah Pengusaha Lokal Kalahkan Raksasa Dunia dalam Sengketa Merek
Next Article Rakyat Kesulitan LPG 3 Kg, Polri Turun Langsung Cek Ketersediaan

Informasi lainnya

Lampu LED Terang Picu Kunang-Kunang Kian Menghilang

6 Juli 2026

Taman Pompeii Ungkap Jejak Parfum Kuno

18 April 2026

DKI Amankan 6,98 Ton Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Hari Ini

17 April 2026

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

15 April 2026

El Nino “Godzilla” Mengintai Kemarau 2026

14 April 2026

Suhu Laut Global Masih Tinggi Usai Rekor 2025

13 April 2026
Paling Sering Dibaca

Bela Negara atau Bela Penguasa?

Opini Udex Mundzir

Angin Segar bagi Narapidana

Editorial Udex Mundzir

Narasi Dizalimi, Strategi Politik

Editorial Udex Mundzir

Makanan Sehat untuk Sahur dan Berbuka Puasa

Food Assyifa

Nafkah dalam Islam: Penjelasan, Pelanggaran, dan Kewajiban terhadap Anak Yatim

Islami Udex Mundzir
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati30 Juni 2026

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi