Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Gempa M7,7 Flores Tewaskan 38 Orang, Tsunami 94 Cm

Temaram di Khalifa

Ketika Pramuka Belajar Korupsi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 16 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Indonesia-Malaysia Sepakat Dirikan Pusat Belajar di Sabah-Sarawak

Prabowo dan Anwar bentuk Community Learning Center untuk anak-anak migran Indonesia di Malaysia Timur.
ErickaEricka29 Juli 2025 Global
pertemuan Konsultasi Tahunan ke-13 antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim
Pertemuan Konsultasi Tahunan ke-13 Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pemerintah Indonesia dan Malaysia resmi menyepakati pembentukan pusat pendidikan atau Community Learning Center (CLC) di wilayah Sabah dan Sarawak, Malaysia Timur. Kesepakatan ini tercapai dalam pertemuan Konsultasi Tahunan ke-13 antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (29/7/2025).

Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan, CLC ini ditujukan bagi anak-anak dari pekerja migran Indonesia agar bisa mendapatkan akses pendidikan yang layak selama tinggal di Malaysia.

“Kemudian juga tadi disampaikan pembentukan Community Learning Center bagi anak-anak dan murid-murid di Semenanjung Malaysia, di Sabah dan Sarawak, anak-anak dari pekerja migran Indonesia untuk bisa bersekolah di sana,” ungkap Sugiono.

Langkah ini dinilai strategis dalam memastikan hak pendidikan bagi anak-anak migran yang selama ini kerap menghadapi hambatan administratif dan akses layanan dasar di luar negeri.

Baca Juga:
  • China Kecam Israel Atas Serangan Rumah Sakit di Gaza
  • Menag Dorong Kolaborasi Global Wasathiyah Islam dan Nilai Tionghoa
  • Trump Resmikan Fase Dua Kesepakatan Gencatan Gaza
  • Volkswagen Setuju Pangkas 35.000 Karyawan di Jerman

Pertemuan bilateral tersebut juga membahas sejumlah isu penting lainnya, seperti penyelesaian masalah perbatasan, pengurangan insiden penangkapan nelayan lintas batas, dan peningkatan volume perdagangan antarnegara.

“Dalam pertemuan bilateral antara kedua delegasi berhasil menyelesaikan beberapa isu-isu yang selama ini pending,” jelas Sugiono.

Presiden Prabowo turut menekankan pentingnya hubungan erat kedua negara yang memiliki akar budaya dan bahasa yang sama. Ia menyatakan bahwa kerja sama yang erat di bidang pendidikan, perdagangan, dan perlindungan warga negara harus terus dikembangkan untuk kepentingan bersama.

Artikel Terkait:
  • Erdogan Tinggalkan Ruangan saat Pidato Prabowo di KTT D-8
  • Trump Ubah Pentagon Jadi Departemen Perang, Sindir Xi-Putin-Kim
  • Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia
  • China Terbitkan Visa ASEAN, Izin Tinggal 180 Hari Berlaku 5 Tahun

“Presiden juga menyampaikan bahwa antara Indonesia dan Malaysia harus erat hubungan kerja samanya karena kita berasal dari rumpun yang sama,” kata Sugiono menambahkan.

Dengan adanya inisiatif pembentukan CLC, pemerintah berharap anak-anak migran Indonesia di Sabah dan Sarawak dapat mengikuti proses belajar secara formal dan mendapat pengakuan pendidikan yang sah. Langkah ini juga diperkirakan akan meningkatkan kualitas hidup komunitas migran Indonesia di wilayah tersebut.

Jangan Lewatkan:
  • Salwan Momika, Pembakar Al-Qur’an, Tewas Ditembak di Swedia
  • ChatGPT Disorot, OpenAI Digugat Atas Dugaan Pelanggaran Hak Cipta
  • 240 Jurnalis Gugur di Gaza, Tertinggi Sepanjang Sejarah Perang
  • Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa
Anwar Ibrahim Community Learning Center Pendidikan Anak Migran Prabowo Subianto Sabah Sarawak
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAturan Kopdes Merah Putih Akan Masuk UU Koperasi 2025
Next Article Kelas Menengah Tergerus, Indef Warning Risiko Sosial Baru

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Ketika Kebenaran Harus Antre di Meja Korupsi

Perspektif Udex Mundzir

Podcast vs YouTube: Rebutan Atensi Gen Z

Refleksi Alfi Salamah

Mei Ayam Bakso Solo Samarinda Seberang, Sensasi Kuah Kental dan Pentol yang Lezat

Food Alwi Ahmad

Childfree dalam Pandangan Islam

Islami Alfi Salamah

Prabowo Masih Takut Bayang-Bayang Jokowi

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Ericka29 Mei 2025

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa Resmi Kembali di SMA Mulai 2025

Prabowo Nilai Pengibaran Bendera One Piece Tak Langgar Aturan

Istiqlal Jadi Tuan Rumah MTQ Tujuh Negara

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi