Bone – Seperti menyiapkan kompas sebelum menjelajah, Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Ponre mematangkan seluruh aspek pelaksanaan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) yang akan digelar dalam waktu dekat. Upaya ini ditandai dengan rapat persiapan yang dilaksanakan secara virtual melalui platform Google Meeting.
Rapat tersebut menghadirkan sejumlah tokoh penting kepramukaan di wilayah Bone, di antaranya Ketua Majelis Pembimbing Ranting Ponre, Baharuddin, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kepramukaan Cabang Bone Syamsuddin, Ketua Kwartir Ranting Ponre A. Ronal Muhtar S, serta para pengurus, andalan ranting, kepala sekolah selaku Ketua Mabigus, hingga Dewan Kerja Ranting Ponre.
Agenda utama rapat membahas kesiapan teknis dan koordinasi lintas pihak menjelang pelaksanaan KMD yang dijadwalkan berlangsung pada 13 – 19 April 2026.
“Kami sangat mengapresiasi kerja keras panitia dalam mempersiapkan kegiatan ini. Diharapkan seluruh unsur dapat terus bersinergi agar pelaksanaan KMD berjalan maksimal,” ujar Baharuddin dalam arahannya saat rapat berlangsung, Rabu (8/4/2026).
Ia juga menekankan pentingnya dukungan dari para kepala sekolah sebagai Ketua Mabigus untuk mendorong para pembina mengikuti kegiatan tersebut. Selain itu, pelaksanaan KMD rencananya akan dirangkaikan dengan pelantikan Ketua Mabiran dan pengurus Kwartir Ranting Ponre, sehingga membutuhkan persiapan yang lebih matang.
Sementara itu, Syamsuddin menjelaskan bahwa kegiatan KMD ini mengacu pada regulasi resmi Gerakan Pramuka, yakni Petunjuk Penyelenggaraan Nomor 047 dan 048 Tahun 2018 yang mengatur sistem pendidikan dan pelatihan kepramukaan bagi anggota dewasa.
“Setelah mengikut kegiatan KMD ini, para peserta diharapkan dapat mampu membina dan mengembangkan mental, fisik, intelektual, emosional dan sosial sesuai dengan golongannya sehingga dia mampu berperan positif dalam masyarakat lingkungannya dan Gerakan Pramuka,” ungkap Syamsuddin.
KMD sendiri merupakan program strategis dalam meningkatkan kapasitas pembina Pramuka, baik dari sisi pengetahuan maupun keterampilan praktis. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu memahami dan mengimplementasikan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka, serta mengaplikasikan metode pembinaan secara efektif di gugus depan masing-masing.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat kualitas pendidikan karakter generasi muda melalui kepramukaan. Dengan pembina yang kompeten, diharapkan proses pembinaan peserta didik dapat berjalan lebih terarah dan berdampak positif bagi lingkungan sekitar.
Adapun lokasi pelaksanaan kegiatan masih dalam tahap koordinasi antara panitia dan pihak sekolah yang akan menjadi tuan rumah. Hal ini dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung kegiatan selama berlangsungnya KMD.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Kwartir Ranting Ponre optimistis pelaksanaan KMD tahun ini akan berjalan sukses dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan kepramukaan di Kabupaten Bone.
