Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hujan Deras Picu Longsor di Cisayong Tasikmalaya

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Semeru Erupsi, Abu Capai 1 Km dari Puncak

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 7 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

BGN Usulkan Tambahan Rp 100 Triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis

Pemerintah menghadapi tantangan besar dalam mengalokasikan anggaran tambahan bagi program unggulan Badan Gizi Nasional.
AssyifaAssyifa24 Januari 2025 Ekonomi
Program Makan Bergizi Gratis
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (.ant/adit)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) mengajukan usulan tambahan anggaran sebesar Rp 100 triliun untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tambahan dana ini diperlukan guna memenuhi target 82,9 juta penerima manfaat hingga akhir 2025. Namun, pemerintah tengah mempertimbangkan efisiensi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk menyesuaikan kebutuhan tersebut.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu rincian rencana dari BGN terkait peningkatan jumlah penerima manfaat program MBG. Ia juga menyoroti kompleksitas pengelolaan anggaran yang semakin meningkat akibat besarnya kebutuhan tambahan dana.

“Ini tugas yang sangat besar dan rumit, sehingga perlu kerja sama dari berbagai pihak. Saat ini kami sedang berupaya memperkuat sistem untuk menanganinya,” ujar Sri Mulyani saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (24/1/2025).

Sri Mulyani juga menekankan bahwa BGN sebagai instansi baru memerlukan penguatan kelembagaan untuk dapat menjalankan tugas berat ini secara efektif. Sebelum keputusan terkait tambahan anggaran diambil, diperlukan kajian mendalam atas kebutuhan tersebut.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, sebelumnya menyampaikan usulan tambahan anggaran ini dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto pada 17 Januari 2025. Dadan mengungkapkan bahwa anggaran BGN saat ini, sebesar Rp 71 triliun, hanya mampu menjangkau 17,5 juta penerima manfaat hingga September 2025.

“Kami mengajukan tambahan Rp 100 triliun agar seluruh target penerima manfaat, sebanyak 82,9 juta orang, dapat terpenuhi hingga akhir 2025,” kata Dadan.

Ia menambahkan bahwa tambahan dana ini sangat penting untuk mendukung keberlanjutan program MBG yang menjadi prioritas pemerintah. Program ini dirancang untuk meningkatkan gizi masyarakat melalui pemberian makanan gratis yang diharapkan berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan dan produktivitas penduduk.

Sri Mulyani juga menggarisbawahi pentingnya efisiensi dalam pengelolaan APBN. “Kita harus melihat dengan cermat apakah efisiensi belanja kementerian dan lembaga dapat mengakomodasi kebutuhan tambahan anggaran ini tanpa mengorbankan prioritas lainnya,” tegasnya.

Keputusan terkait alokasi tambahan anggaran ini diharapkan dapat segera ditentukan setelah pemerintah dan BGN menyelesaikan kajian lebih lanjut mengenai kebutuhan program MBG.

APBN 2025 BGN Gizi Masyarakat Makan Bergizi Gratis Sri Mulyani
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKPK: Integritas Pemerintah Daerah Masih Dalam Zona Merah
Next Article Jakarta Peringkat 45 Kota Paling Berpolusi di Dunia

Informasi lainnya

Tarif Listrik PLN Triwulan II 2026

1 April 2026

Harga BBM Pertamina 1 April 2026 Tetap Stabil

1 April 2026

WFH ASN Dimulai April, Swasta Turut Diimbau Ikut

31 Maret 2026

Jabar Beri Diskon Pajak Kendaraan Saat Lebaran

20 Maret 2026

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

17 Maret 2026

Dilema Ojol di Jam Sibuk, Penumpang Lama Menunggu

16 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Jejak Warisan dan Peluang di Desa Krampon

Editorial Udex Mundzir

Dilema Profesi Guru di Tengah Ancaman Kriminalisasi

Editorial Udex Mundzir

Celah Curang Layanan Rumah Sakit

Editorial Udex Mundzir

Al‑Biruni: Penjelajah Ilmu Tanpa Batas

Profil Alfi Salamah

Kemenag Pantau Hilal di 125 Lokasi, Puasa Bisa Dimulai 1 Maret

Islami Assyifa
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa5 April 2026

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Imtihan MDTU Al Barokah Cihuni Capai Puncak Acara

Prabowo Serukan Persatuan ASEAN: Tak Kalah dengan Uni Eropa

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi