Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

BGN Usulkan Tambahan Rp 100 Triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis

Pemerintah menghadapi tantangan besar dalam mengalokasikan anggaran tambahan bagi program unggulan Badan Gizi Nasional.
AssyifaAssyifa24 Januari 2025 Ekonomi
Program Makan Bergizi Gratis
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (.ant/adit)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) mengajukan usulan tambahan anggaran sebesar Rp 100 triliun untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tambahan dana ini diperlukan guna memenuhi target 82,9 juta penerima manfaat hingga akhir 2025. Namun, pemerintah tengah mempertimbangkan efisiensi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk menyesuaikan kebutuhan tersebut.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu rincian rencana dari BGN terkait peningkatan jumlah penerima manfaat program MBG. Ia juga menyoroti kompleksitas pengelolaan anggaran yang semakin meningkat akibat besarnya kebutuhan tambahan dana.

“Ini tugas yang sangat besar dan rumit, sehingga perlu kerja sama dari berbagai pihak. Saat ini kami sedang berupaya memperkuat sistem untuk menanganinya,” ujar Sri Mulyani saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (24/1/2025).

Sri Mulyani juga menekankan bahwa BGN sebagai instansi baru memerlukan penguatan kelembagaan untuk dapat menjalankan tugas berat ini secara efektif. Sebelum keputusan terkait tambahan anggaran diambil, diperlukan kajian mendalam atas kebutuhan tersebut.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, sebelumnya menyampaikan usulan tambahan anggaran ini dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto pada 17 Januari 2025. Dadan mengungkapkan bahwa anggaran BGN saat ini, sebesar Rp 71 triliun, hanya mampu menjangkau 17,5 juta penerima manfaat hingga September 2025.

“Kami mengajukan tambahan Rp 100 triliun agar seluruh target penerima manfaat, sebanyak 82,9 juta orang, dapat terpenuhi hingga akhir 2025,” kata Dadan.

Ia menambahkan bahwa tambahan dana ini sangat penting untuk mendukung keberlanjutan program MBG yang menjadi prioritas pemerintah. Program ini dirancang untuk meningkatkan gizi masyarakat melalui pemberian makanan gratis yang diharapkan berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan dan produktivitas penduduk.

Sri Mulyani juga menggarisbawahi pentingnya efisiensi dalam pengelolaan APBN. “Kita harus melihat dengan cermat apakah efisiensi belanja kementerian dan lembaga dapat mengakomodasi kebutuhan tambahan anggaran ini tanpa mengorbankan prioritas lainnya,” tegasnya.

Keputusan terkait alokasi tambahan anggaran ini diharapkan dapat segera ditentukan setelah pemerintah dan BGN menyelesaikan kajian lebih lanjut mengenai kebutuhan program MBG.

APBN 2025 BGN Gizi Masyarakat Makan Bergizi Gratis Sri Mulyani
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKPK: Integritas Pemerintah Daerah Masih Dalam Zona Merah
Next Article Jakarta Peringkat 45 Kota Paling Berpolusi di Dunia

Informasi lainnya

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025

Rupiah Dibuka Tertekan di Level 16.773 per Dolar AS

29 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Nikah Anti Ribet: Cara Mudah Daftar di KUA

Lifestyles Assyifa

Populer, Bukan Baik: Demokrasi yang Terjebak

Editorial Udex Mundzir

Ijazah Jokowi: Bukan Privasi, Tapi Legitimasi

Editorial Udex Mundzir

Ketika Makkah Padat, Jamaah Haji Disarankan Ibadah di Hotel

Islami Alfi Salamah

Cara Mengetahui Sifat Asli Manusia

Opini Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.