Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mengapa Cokelat Bisa Naikkan Mood?

Bentor Dimusnahkan, Pengemudi Terima Becak Listrik

Fokus Berlebih yang Tak Disadari

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 6 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

BMKG Ingatkan Bahaya Cuaca Ekstrem, Minta Respons Cepat Peringatan Dini

Efektivitas peringatan dini tak cukup dari teknologi, tapi butuh gerak cepat semua pihak demi keselamatan bersama.
ErickaEricka23 Maret 2025 Nasional
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati
Dwikorita Karnawati, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengingatkan masyarakat dan pemerintah daerah akan bahaya cuaca ekstrem yang makin sering terjadi. Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menegaskan pentingnya tanggapan cepat terhadap setiap peringatan dini yang dikeluarkan lembaganya.

Sejak 1 Januari hingga 17 Maret 2025, tercatat 1.891 kejadian cuaca ekstrem di Indonesia. BMKG bekerja tanpa henti 24 jam setiap hari dengan dukungan teknologi canggih, seperti radar cuaca, satelit, dan stasiun pengamatan untuk memantau dinamika atmosfer, laut, dan daratan.

“Peringatan dini bukan sekadar informasi, tapi panggilan untuk bertindak. Tanpa respons cepat, potensi dampaknya bisa sangat besar, baik dari sisi korban jiwa maupun kerugian materiil,” kata Dwikorita dalam peringatan Hari Meteorologi Dunia ke-75, Sabtu (22/3/2025).

Baca Juga:
  • KAI Gunakan Metode Ini Agar LRT Palembang Tak Jadi ‘Kereta Hantu’
  • BNN Bone Dorong Saka Anti Narkoba Pramuka
  • Masa WFA ASN Diperpanjang hingga 8 April 2025
  • Kemenag: Elongasi Hilal Belum Cukup, Lebaran Bisa Beda

Menurutnya, sinergi semua pihak – mulai dari pemerintah daerah, BNPB, TNI-Polri, media, hingga masyarakat – sangat penting untuk meminimalisir risiko bencana. Ia menekankan pentingnya menyambungkan informasi peringatan dini dengan aksi nyata di lapangan.

BMKG mencatat jenis cuaca ekstrem yang terjadi mencakup hujan lebat, angin kencang, petir, puting beliung, hingga hujan es. Dampaknya antara lain banjir (721 kasus), tanah longsor (374), pohon tumbang (371), hingga gangguan transportasi (567). Bahkan, 115 orang tercatat menjadi korban luka atau meninggal dunia akibat kejadian tersebut.

“Tanpa koordinasi yang baik, maka informasi dini tidak akan menyelamatkan. Sistem ini harus bekerja sebagai rantai yang utuh,” tambahnya.

Artikel Terkait:
  • Pimpinan DPR Sidak dan Sosialisasi Sub Pangkalan Gas Melon di Jakarta Barat
  • Temukan Keindahan Bersejarah Dubai di Al Fahidi
  • Wartawan Dilarang Liput Dapur MBG, Rekaman Dipaksa Hapus
  • Crew Helikopter Panther HS-1306 Ikuti Latihan Jelang Pratugas Konga TNl Satgas MTF Unifil

Untuk memperkuat komunikasi publik, BMKG mengoptimalkan distribusi informasi melalui akun media sosial @infobmkg, aplikasi InfoBMKG, SMS, WA Channel, dan situs resmi. Masyarakat diminta aktif memantau informasi dan tidak mengabaikan peringatan, terutama saat cuaca tidak menentu.

Cuaca ekstrem bukan sekadar ancaman, tapi juga pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan kolektif. BMKG berharap langkah antisipatif dapat dilakukan lebih cepat dan lebih luas demi keselamatan seluruh masyarakat Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • Jaksa Agung Dorong Peningkatan Kepercayaan Publik terhadap Kejaksaan
  • Kapal Feri Tenggelam di Perairan PPU, Dua Penumpang Terjebak
  • Bareskrim Polri Tetapkan Panji Gumilang Jadi Tersangka
  • Kasus Video Desa Picu Evaluasi Hukum Kreatif
Bencana Alam Indonesia BMKG Cuaca Ekstrem Mitigasi Risiko Peringatan Dini 2025
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBeras Cap Tugu Tembus Ritel, Desa Loh Sumber Kini Mandiri
Next Article Pramono Janji Benahi Pendidikan Jakarta Lebih Manusiawi

Informasi lainnya

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026

Dandhy Laksono Soroti Dugaan Pembajakan Film

18 Mei 2026

Sidang Isbat Kemenag Putuskan Iduladha 1447 H Jatuh 27 Mei

17 Mei 2026

Sidang Isbat Iduladha Digelar pada 17 Mei 2026

7 Mei 2026

Istiqlal Jadi Tuan Rumah MTQ Tujuh Negara

7 Mei 2026

Usai Insiden Bekasi, Argo Bromo Anggrek Berganti Nama

6 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Peraturan Wajib Diketahui Sebelum Kunjungi IKN

Daily Tips Udex Mundzir

Garuda Pertiwi: Semangat Tanpa Batas di Balik Trofi Perdana

Editorial Udex Mundzir

Jurnal Ilmiah Indonesia, Banyak Tapi Bagaikan Buih

Opini Udex Mundzir

Tips Mengatasi Demam Setelah Puncak Haji untuk Jamaah

Islami Alfi Salamah

Al‑Biruni: Penjelajah Ilmu Tanpa Batas

Profil Alfi Salamah
Berita Lainnya
Nasional
Ericka3 Mei 2025

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Generasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur

Perspektif Ulama Mengenai Waktu Tawaf Ifadah

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi