Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 4 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

BMKG Ingatkan Bahaya Cuaca Ekstrem, Minta Respons Cepat Peringatan Dini

Efektivitas peringatan dini tak cukup dari teknologi, tapi butuh gerak cepat semua pihak demi keselamatan bersama.
ErickaEricka23 Maret 2025 Nasional
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati
Dwikorita Karnawati, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengingatkan masyarakat dan pemerintah daerah akan bahaya cuaca ekstrem yang makin sering terjadi. Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menegaskan pentingnya tanggapan cepat terhadap setiap peringatan dini yang dikeluarkan lembaganya.

Sejak 1 Januari hingga 17 Maret 2025, tercatat 1.891 kejadian cuaca ekstrem di Indonesia. BMKG bekerja tanpa henti 24 jam setiap hari dengan dukungan teknologi canggih, seperti radar cuaca, satelit, dan stasiun pengamatan untuk memantau dinamika atmosfer, laut, dan daratan.

“Peringatan dini bukan sekadar informasi, tapi panggilan untuk bertindak. Tanpa respons cepat, potensi dampaknya bisa sangat besar, baik dari sisi korban jiwa maupun kerugian materiil,” kata Dwikorita dalam peringatan Hari Meteorologi Dunia ke-75, Sabtu (22/3/2025).

Baca Juga:
  • Dorong Pendakwah untuk Aktif Mendorong Warga Lunasi Jamaah Haji
  • Nelayan Indonesia: Melaut di Antara Keterbatasan Sosial dan Ekonomi
  • Lagapurnagita 2023 Lansia Bernyanyi Bahagia
  • Menag Pastikan Kesiapan Fasilitas Masjid PIK Jelang Iduladha

Menurutnya, sinergi semua pihak – mulai dari pemerintah daerah, BNPB, TNI-Polri, media, hingga masyarakat – sangat penting untuk meminimalisir risiko bencana. Ia menekankan pentingnya menyambungkan informasi peringatan dini dengan aksi nyata di lapangan.

BMKG mencatat jenis cuaca ekstrem yang terjadi mencakup hujan lebat, angin kencang, petir, puting beliung, hingga hujan es. Dampaknya antara lain banjir (721 kasus), tanah longsor (374), pohon tumbang (371), hingga gangguan transportasi (567). Bahkan, 115 orang tercatat menjadi korban luka atau meninggal dunia akibat kejadian tersebut.

“Tanpa koordinasi yang baik, maka informasi dini tidak akan menyelamatkan. Sistem ini harus bekerja sebagai rantai yang utuh,” tambahnya.

Artikel Terkait:
  • Hari Batik Pola Megah dari Jawa Barat
  • Kaltim Jadi Tuan Rumah, 38 Daerah Siap Ikuti MTQ Nasional Ke-30
  • Jakarta Peringkat Dua Kota Teraman ASEAN 2026
  • Pramono: Banjir Jakarta 90 Persen Kiriman dari Hulu

Untuk memperkuat komunikasi publik, BMKG mengoptimalkan distribusi informasi melalui akun media sosial @infobmkg, aplikasi InfoBMKG, SMS, WA Channel, dan situs resmi. Masyarakat diminta aktif memantau informasi dan tidak mengabaikan peringatan, terutama saat cuaca tidak menentu.

Cuaca ekstrem bukan sekadar ancaman, tapi juga pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan kolektif. BMKG berharap langkah antisipatif dapat dilakukan lebih cepat dan lebih luas demi keselamatan seluruh masyarakat Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • Mushaf Nusantara Raih Rekor MURI dengan 106 Motif Corak
  • Inovasi Kemenkes untuk Menurunkan Angka Kematian Jamaah Haji
  • Hadiri FESyar Kaltim 2023, Rizky: Kaltim Butuh Perda Industri Ekonomi Syariah
  • Mayoritas Bus di Kampung Rambutan Tak Lolos Uji Kelayakan
Bencana Alam Indonesia BMKG Cuaca Ekstrem Mitigasi Risiko Peringatan Dini 2025
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBeras Cap Tugu Tembus Ritel, Desa Loh Sumber Kini Mandiri
Next Article Pramono Janji Benahi Pendidikan Jakarta Lebih Manusiawi

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026

Dandhy Laksono Soroti Dugaan Pembajakan Film

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Hari Dongeng Nasional 28 November

Happy Udex Mundzir

Poligami dalam Islam: Syarat, Larangan, dan Langkah Persiapan

Islami Udex Mundzir

Bubur Kacang Hijau: Kelezatan Tradisional Selama Puncak Haji

Islami Alfi Salamah

Lelah Beribadah

Islami Syamril Al-Bugisyi

Ilmu yang Terasing di Negeri Sendiri

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati11 Januari 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Malaysia Susah Payah Kalahkan Timor Leste di Piala AFF

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi