Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Sudah Kerja Keras, Mengapa Sukses Belum Juga Datang?

Martha Tilaar Wafat, Wariskan Kecantikan Nusantara

Tren Hidup Hemat Gen Z, Gengsi Mulai Ditinggalkan?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Menag Dorong BP4 Tekan Perceraian yang Kian Meningkat

Angka perceraian yang melonjak tajam menjadi sorotan Menag dalam pembukaan Rakernas BP4 di Jakarta.
Udex MundzirUdex Mundzir23 April 2025 Nasional
Menteri Agama Nasaruddin Umar
Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Tingginya angka perceraian di Indonesia menjadi “alarm merah” bagi ketahanan keluarga, menurut Menteri Agama Nasaruddin Umar saat membuka Rapat Kerja Nasional Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP4) tahun 2025. Ia berharap BP4 mampu menjadi garda depan dalam meredam laju perceraian yang terus meningkat setiap tahunnya.

Dalam sambutannya pada Selasa (22/4/2025), Menag menekankan bahwa perceraian kini menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan masyarakat dan bangsa.

Ia menyebut, pada tahun 2024 tercatat 466.359 kasus perceraian, naik dari 463.654 pada tahun sebelumnya. Sementara angka perkawinan justru turun dari 1.577.255 menjadi 1.478.424 kasus.

“Tidak mungkin masyarakat berantakan bisa melahirkan negara ideal. Jadi jika ingin mempertahankan negara, maka rumah tangga harus kuat,” ujar Menag.

Baca Juga:
  • DPR Minta Pemerintah Perketat Regulasi Pinjol untuk Lindungi Masyarakat
  • Mendagri Tito: Rp10 Miliar Anggaran Stunting, Rakyat Hanya Terima Rp2 Miliar
  • DPR Kritik Stair Lift di Borobudur, Dinilai Berisiko Rusak Struktur
  • Respon Cepat 6 UPT Bantu Warga Terdampak Gempa Bantul

Nasaruddin menyoroti dampak sistemik dari perceraian, terutama bagi perempuan dan anak-anak yang seringkali menjadi korban ekonomi dan sosial. Ia menekankan pentingnya menyelesaikan konflik keluarga secara damai melalui peran aktif BP4 dan Kantor Urusan Agama (KUA).

BP4 diharapkan dapat melakukan deteksi dini terhadap konflik rumah tangga, memberikan edukasi pranikah kepada generasi muda, serta memperluas program mediasi dan bimbingan perkawinan berkelanjutan.

“Sebagian besar perceraian terjadi pada pasangan muda di bawah lima tahun pernikahan. Ini yang harus kita intervensi dengan pendekatan edukatif dan spiritual,” jelas Menag.

Artikel Terkait:
  • Pemerintah Siapkan Rp 48,8 Triliun untuk Lanjutkan Pembangunan IKN
  • Tarian Kolosal 100 Bantengan di Majafest 2023, Kental Nuansa Majapahit
  • Hari Batik Pola Megah dari Jawa Barat
  • Antrean Haji Panjang Disorot, Sistem Dinilai Tak Adil Lagi

Ia juga menyoroti tren meningkatnya pasangan muda yang memilih hidup bersama tanpa menikah secara sah. Menurutnya, fenomena ini mengarah pada patologi sosial yang merugikan perempuan secara khusus.

“Fenomena kumpul kebo makin dianggap biasa. Padahal ini berisiko tinggi dan merusak tatanan keluarga,” tegasnya.

Menag berharap Rakernas BP4 kali ini menjadi momentum penguatan peran lembaga tersebut sebagai pelindung ketahanan keluarga di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.

Jangan Lewatkan:
  • Hari Bhakti Kejaksaan RI Ke-78, Kejagung : Kejaksaan Barometer Penegakan Hukum Humanis
  • Sidang Isbat Iduladha Digelar pada 17 Mei 2026
  • Inovasi Tampilan Baru dan Dampaknya di Google Indonesia
  • Libur Isra Mi’raj dan Imlek, KCCI Tambah 8 Perjalanan Whoosh
Angka Perceraian Indonesia BP4 Kemenag Ketahanan Keluarga Menag Nasaruddin Umar Rakernas BP4 2025
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDesa Rapak Lambur Jadi Proyek Percontohan Oplah Kukar
Next Article MA Mutasi 199 Hakim Usai Kasus Suap Guncang Peradilan

Informasi lainnya

MUI Ajak Keluarga Perkuat Moral di Momentum HUT RI

17 Agustus 2026

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Tips Temukan Passion dan Bakat ala Remaja Masa Kini

Perspektif Alfi Salamah

Hukum Berhubungan Suami Istri Malam Idulfitri

Islami Ericka

Menghidupkan Kembali Cahaya Keemasan Islam

Islami Alfi Salamah

Mengulang Jejak Sejarah: Tradisi Mengantar Jamaah Haji

Islami Udex Mundzir

Perselisihan Jabatan dan Integritas Pilkada

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi