Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

SPPG De La Tina Ciamis Olah Limbah Dapur MBG

Generasi Strawberry: Saat Gen Z Dinilai Rentan Tekanan

Dana Pendidikan Dikorupsi, Sitaan Korupsi untuk Pendidikan Gratis. Aneh!

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 26 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Menag Dorong BP4 Tekan Perceraian yang Kian Meningkat

Angka perceraian yang melonjak tajam menjadi sorotan Menag dalam pembukaan Rakernas BP4 di Jakarta.
Udex MundzirUdex Mundzir23 April 2025 Nasional
Menteri Agama Nasaruddin Umar
Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Tingginya angka perceraian di Indonesia menjadi “alarm merah” bagi ketahanan keluarga, menurut Menteri Agama Nasaruddin Umar saat membuka Rapat Kerja Nasional Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP4) tahun 2025. Ia berharap BP4 mampu menjadi garda depan dalam meredam laju perceraian yang terus meningkat setiap tahunnya.

Dalam sambutannya pada Selasa (22/4/2025), Menag menekankan bahwa perceraian kini menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan masyarakat dan bangsa.

Ia menyebut, pada tahun 2024 tercatat 466.359 kasus perceraian, naik dari 463.654 pada tahun sebelumnya. Sementara angka perkawinan justru turun dari 1.577.255 menjadi 1.478.424 kasus.

“Tidak mungkin masyarakat berantakan bisa melahirkan negara ideal. Jadi jika ingin mempertahankan negara, maka rumah tangga harus kuat,” ujar Menag.

Baca Juga:
  • Skandal Karyawan Tidur Bersama Bos Menggemparkan, Apa Tanggapan dari Pihak Buruh?
  • 1.084 TNI-Polri Dikerahkan untuk Pengamanan Kunjungan Wapres
  • Kaesang Tanggapi Keluh Kesah Pelaku UMKM di Karanganyar
  • 456 Kepala Daerah Hadiri Retret di Magelang, 47 Masih Belum Datang

Nasaruddin menyoroti dampak sistemik dari perceraian, terutama bagi perempuan dan anak-anak yang seringkali menjadi korban ekonomi dan sosial. Ia menekankan pentingnya menyelesaikan konflik keluarga secara damai melalui peran aktif BP4 dan Kantor Urusan Agama (KUA).

BP4 diharapkan dapat melakukan deteksi dini terhadap konflik rumah tangga, memberikan edukasi pranikah kepada generasi muda, serta memperluas program mediasi dan bimbingan perkawinan berkelanjutan.

“Sebagian besar perceraian terjadi pada pasangan muda di bawah lima tahun pernikahan. Ini yang harus kita intervensi dengan pendekatan edukatif dan spiritual,” jelas Menag.

Artikel Terkait:
  • Hari Libur Kenaikan Isa Al-Masih 2023 dan Tradisi Perayaannya di Indonesia
  • Ini Alasan Nurul Ghufron Ajukan Perpanjangan Jabatan KPK
  • Saingi Coldplay, Kampanye Akbar AMIN Capai 3,5 Juta Antrean
  • Penting! Jamaah Haji, Perhatikan Enam Hal di Masjid Nabawi

Ia juga menyoroti tren meningkatnya pasangan muda yang memilih hidup bersama tanpa menikah secara sah. Menurutnya, fenomena ini mengarah pada patologi sosial yang merugikan perempuan secara khusus.

“Fenomena kumpul kebo makin dianggap biasa. Padahal ini berisiko tinggi dan merusak tatanan keluarga,” tegasnya.

Menag berharap Rakernas BP4 kali ini menjadi momentum penguatan peran lembaga tersebut sebagai pelindung ketahanan keluarga di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.

Jangan Lewatkan:
  • Kapal Feri Tenggelam di Perairan PPU, Dua Penumpang Terjebak
  • Sulap Aula Pendopo Wabup Menjadi Penginapan Eksklusif Kukarland Festival 2023
  • Sidang Isbat Idul Fitri 2025 Digelar 29 Maret, Pemantauan Hilal di 33 Titik
  • Jelajahi Keindahan Turki: TGA Memperkenalkan Pantai yang Menakjubkan di Laut Tengah
Angka Perceraian Indonesia BP4 Kemenag Ketahanan Keluarga Menag Nasaruddin Umar Rakernas BP4 2025
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDesa Rapak Lambur Jadi Proyek Percontohan Oplah Kukar
Next Article MA Mutasi 199 Hakim Usai Kasus Suap Guncang Peradilan

Informasi lainnya

MUI Ajak Keluarga Perkuat Moral di Momentum HUT RI

17 Agustus 2026

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Bahaya Tersembunyi di Balik Jam Tangan Pintar

Techno Silva

Terpidana Dilindungi, Hukum Dipermalukan

Editorial Udex Mundzir

B.J. Habibie: Arsitek Kebebasan Pers Indonesia

Profil Ericka

Pelanggan adalah Kunci Sukses Bisnis Anda

Bisnis Assyifa

Ketika Peneliti Mengurus Kuitansi

Perspektif Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi