Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mengapa Cokelat Bisa Naikkan Mood?

Bentor Dimusnahkan, Pengemudi Terima Becak Listrik

Fokus Berlebih yang Tak Disadari

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 6 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Menag Dorong BP4 Tekan Perceraian yang Kian Meningkat

Angka perceraian yang melonjak tajam menjadi sorotan Menag dalam pembukaan Rakernas BP4 di Jakarta.
Udex MundzirUdex Mundzir23 April 2025 Nasional
Menteri Agama Nasaruddin Umar
Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Tingginya angka perceraian di Indonesia menjadi “alarm merah” bagi ketahanan keluarga, menurut Menteri Agama Nasaruddin Umar saat membuka Rapat Kerja Nasional Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP4) tahun 2025. Ia berharap BP4 mampu menjadi garda depan dalam meredam laju perceraian yang terus meningkat setiap tahunnya.

Dalam sambutannya pada Selasa (22/4/2025), Menag menekankan bahwa perceraian kini menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan masyarakat dan bangsa.

Ia menyebut, pada tahun 2024 tercatat 466.359 kasus perceraian, naik dari 463.654 pada tahun sebelumnya. Sementara angka perkawinan justru turun dari 1.577.255 menjadi 1.478.424 kasus.

“Tidak mungkin masyarakat berantakan bisa melahirkan negara ideal. Jadi jika ingin mempertahankan negara, maka rumah tangga harus kuat,” ujar Menag.

Baca Juga:
  • Nasib Honorer Tidak Lolos PPPK: Pekerja Paruh Waktu Jadi Solusi
  • MTQN XXX 2024 di Kaltim Hadirkan Lomba Seni Kaligrafi Digital
  • Ombudsman: Ada Maladministrasi dalam Kasus Pagar Laut Tangerang
  • Tanpa Rafaksi dan HPP Baru, Stok Beras Nasional Meningkat Tajam

Nasaruddin menyoroti dampak sistemik dari perceraian, terutama bagi perempuan dan anak-anak yang seringkali menjadi korban ekonomi dan sosial. Ia menekankan pentingnya menyelesaikan konflik keluarga secara damai melalui peran aktif BP4 dan Kantor Urusan Agama (KUA).

BP4 diharapkan dapat melakukan deteksi dini terhadap konflik rumah tangga, memberikan edukasi pranikah kepada generasi muda, serta memperluas program mediasi dan bimbingan perkawinan berkelanjutan.

“Sebagian besar perceraian terjadi pada pasangan muda di bawah lima tahun pernikahan. Ini yang harus kita intervensi dengan pendekatan edukatif dan spiritual,” jelas Menag.

Artikel Terkait:
  • Kepala BKPSDM Temukan Fakta Mengejutkan: Guru Lapor Pungli Gagal
  • Kemenkumham Tingkatkan Layanan Legalisasi Apostille di Seluruh Indonesia
  • Guncangan M5,2 Halmahera Timur, BMKG Pastikan Tak Ada Ancaman Tsunami
  • Prabowo Targetkan Kemiskinan Ekstrem di Indonesia Nol Persen

Ia juga menyoroti tren meningkatnya pasangan muda yang memilih hidup bersama tanpa menikah secara sah. Menurutnya, fenomena ini mengarah pada patologi sosial yang merugikan perempuan secara khusus.

“Fenomena kumpul kebo makin dianggap biasa. Padahal ini berisiko tinggi dan merusak tatanan keluarga,” tegasnya.

Menag berharap Rakernas BP4 kali ini menjadi momentum penguatan peran lembaga tersebut sebagai pelindung ketahanan keluarga di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.

Jangan Lewatkan:
  • Joni Pemanjat Tiang Bendera Resmi Dilantik Jadi Bintara TNI AD
  • DPR Minta Pemerintah Perketat Regulasi Pinjol untuk Lindungi Masyarakat
  • BPPA Tetapkan Sembilan Anggota Dewan Pers 2025-2028
  • Mensos Pertimbangkan Vasektomi Jadi Syarat Bansos
Angka Perceraian Indonesia BP4 Kemenag Ketahanan Keluarga Menag Nasaruddin Umar Rakernas BP4 2025
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDesa Rapak Lambur Jadi Proyek Percontohan Oplah Kukar
Next Article MA Mutasi 199 Hakim Usai Kasus Suap Guncang Peradilan

Informasi lainnya

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026

Dandhy Laksono Soroti Dugaan Pembajakan Film

18 Mei 2026

Sidang Isbat Kemenag Putuskan Iduladha 1447 H Jatuh 27 Mei

17 Mei 2026

Sidang Isbat Iduladha Digelar pada 17 Mei 2026

7 Mei 2026

Istiqlal Jadi Tuan Rumah MTQ Tujuh Negara

7 Mei 2026

Usai Insiden Bekasi, Argo Bromo Anggrek Berganti Nama

6 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Tren Makanan Sehat di 2024

Food Alfi Salamah

Menjaga Batasan: Hakmu untuk Hidup Lebih Bahagia

Happy Silva

Tren Fashion Terbaru 2026

Opini Alfi Salamah

Regulasi Pers Tanpa Arah

Editorial Udex Mundzir

Bahaya Tersembunyi di Balik Jam Tangan Pintar

Techno Silva
Berita Lainnya
Nasional
Ericka3 Mei 2025

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Generasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur

Perspektif Ulama Mengenai Waktu Tawaf Ifadah

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi