Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Santriwati Digerebek, DPR Desak Usut Tindakan Polisi

Raffi Ahmad Ajak Lawan Hoaks, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Dibayar

Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 4 November 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Purbaya Tuai Kontroversi, Sebut Tuntutan 17+8 Hanya Suara Kecil

Kontroversi Purbaya Yudhi Sadewa soal 17+8 tuntutan rakyat
ErickaEricka9 September 2025 Politik
Purbaya
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Belum genap sehari menjabat sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani, Purbaya Yudhi Sadewa sudah menimbulkan kontroversi. Usai dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada Senin (8/9/2025), pernyataannya soal 17+8 tuntutan rakyat menuai kritik tajam.

Purbaya, yang sebelumnya menjabat Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), menyebut bahwa tuntutan yang digaungkan mahasiswa, buruh, dan kelompok masyarakat sipil itu hanyalah suara sebagian kecil rakyat. “Itu, kan, suara sebagian kecil rakyat kita. Mungkin sebagian merasa terganggu hidupnya. Masih kurang, ya,” ujarnya di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta.

Ia menilai gelombang aksi unjuk rasa pada Agustus lalu akan mereda bila perekonomian nasional kembali pulih. Menurutnya, jika pertumbuhan ekonomi bisa didorong hingga 6–7 persen, masyarakat tidak lagi sibuk turun ke jalan. “Jika saya ciptakan pertumbuhan ekonomi 6 persen, 7 persen, itu (aksi demo) akan hilang dengan otomatis. Mereka akan sibuk cari kerja dan makan enak, dibandingkan mendemo,” tambahnya.

Purbaya juga menyampaikan pesan Presiden Prabowo agar dirinya segera mengakselerasi pertumbuhan ekonomi. “Itu yang akan kami kerjakan ke depan. Saya akan melihat di Kementerian Keuangan ada apa, instrumen apa yang masih bisa kami optimalkan, di situ akan kami maksimalkan supaya ekonominya jalan lebih cepat,” kata Purbaya.

Baca Juga:
  • Daftar Bacaleg, PKN Kabupaten Mojokerto Pakai Artibut Pewayangan
  • PDIP Sindir Jokowi: Loyalitas yang Kini Dipertanyakan
  • MK Putuskan Pemilu Nasional dan Daerah Dilaksanakan Terpisah
  • Mahfud MD: Gagasan Prabowo Maafkan Koruptor Bisa Tabrak Hukum

Namun, pernyataan ini dinilai menyinggung kelompok masyarakat sipil yang telah menyusun 17+8 tuntutan hasil aksi demonstrasi pada 25–31 Agustus 2025. Koalisi Sipil menegaskan bahwa tuntutan tersebut mewakili aspirasi luas rakyat yang resah dengan situasi politik, ekonomi, dan demokrasi di Indonesia.

Isi tuntutan itu terdiri dari 17 poin jangka pendek yang diminta dipenuhi paling lambat 5 September 2025, antara lain penghentian tindakan represif aparat, pembebasan demonstran, jaminan upah layak, serta penghentian kenaikan tunjangan DPR. Sedangkan delapan poin jangka panjang mencakup reformasi DPR, reformasi partai politik, penguatan Komnas HAM, hingga peninjauan ulang kebijakan ekonomi strategis.

Pengamat politik menilai komentar Purbaya berpotensi memperburuk relasi pemerintah dengan masyarakat sipil. Aksi demonstrasi besar yang terjadi akhir Agustus dipicu oleh keresahan terhadap praktik politik, kebijakan ekonomi, dan pelanggaran HAM yang dianggap belum mendapat respons serius dari pemerintah.

Artikel Terkait:
  • Teriak Gratispoll, Rudy Janjikan Kenaikan Insentif Guru
  • Unggul Quick Count, Rudy-Seno Tegaskan Lagi Janjinya untuk Masyarakat Kaltim
  • Jelang Pelantikan Pramono-Rano, Dasco Minta Tak Bahas Kekalahan KIM
  • DPRD Sidoarjo Gelar Rakor Pemberantasan Korupsi, di Ruang Paripurna

Selain itu, sikap Purbaya yang dianggap meremehkan tuntutan rakyat dinilai dapat menciptakan jurang ketidakpercayaan publik terhadap pemerintah. Apalagi, transisi jabatan Menkeu dari Sri Mulyani ke Purbaya berlangsung di tengah gejolak politik dan ekonomi, termasuk fluktuasi nilai tukar rupiah dan tekanan pada pasar modal.

Dengan sorotan tajam publik, langkah awal Purbaya sebagai Menkeu dinilai krusial untuk menentukan arah kebijakan ekonomi sekaligus mengembalikan kepercayaan masyarakat.

Jangan Lewatkan:
  • RIDO Salahkan KPU usai Kekalahan di Pilgub Jakarta
  • Rencana 500 Batalyon TNI Tidak Instan, Fokus Awal 100 Unit
  • Daftar Lengkap Pemenang Pilkada Serentak 2024 di Jawa Barat
  • Kisruh Elpiji 3 Kg, Prabowo Diminta Evaluasi Bahlil dari Kabinet
Ekonomi Indonesia Kebijakan Pemerintah. Purbaya Yudhi Sadewa Sri Mulyani Tuntutan 17+8
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleWaspadai, Purbaya Anak Buah Luhut
Next Article Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

Informasi lainnya

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

1 Oktober 2026

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

5 September 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

15 Mei 2026

Ironi LCC Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Beda

12 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Tifanil Oktafira, Dedikasikan Ilmu untuk Umat

Profil Silva

Menag di Vatikan: Diplomasi Iman dan Kemanusiaan

Editorial Udex Mundzir

Ketika Kebenaran Harus Antre di Meja Korupsi

Perspektif Udex Mundzir

Meal Prep, Solusi Orang Sibuk

Daily Tips Alfi Salamah

Koperasi Desa: Membangun atau Menguras?

Editorial Assyifa
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

Pertalite Tetap Rp10.000, Konsumsi Naik dan Stok Tertekan

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi