Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Bank Mandiri dan Krisis Kepercayaan

Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan Usai Karhutla

Dating Tanpa Alkohol, Tren Baru Generasi Muda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 26 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

PPN 12 Persen Mulai Januari, Prabowo: Saya Mengerti Berat

Kenaikan tarif PPN menjadi 12 persen memicu reaksi publik, Prabowo meminta rakyat bersabar demi stabilitas ekonomi.
AssyifaAssyifa29 Desember 2024 Ekonomi
Presiden Prabowo menegaskan pemerintah tidak bermaksud menyulitkan rakyat terkait kenaikan PPN 12 persen.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menanggapi polemik kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen yang akan diberlakukan mulai 1 Januari 2025. Di tengah gelombang penolakan, ia menegaskan pemerintah tidak berniat mempersulit kehidupan rakyat.

“Saya bertekad untuk memimpin pemerintahan yang bersih dan menjaga kepentingan rakyat Indonesia. Tidak ada niat sedikit pun untuk mempersulit kehidupan rakyat,” ujar Prabowo di Jakarta, Minggu (29/12/2024).

Ia meminta masyarakat bersabar dan memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk bekerja maksimal, terutama karena masa pemerintahannya baru berjalan dua bulan. “Saya mengerti beratnya situasi ini, tetapi saya mohon rakyat Indonesia bersabar sebentar,” tambahnya.

Kenaikan PPN menjadi 12 persen telah menuai kritik dari berbagai pihak, terutama karena dianggap akan berdampak besar pada masyarakat kelas menengah dan bawah. Nailul Huda, Direktur Ekonomi Digital di Celios, menyebut kebijakan ini kurang tepat di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih.

Baca Juga:
  • Ekspor Terancam, AS Naikkan Tarif Impor Indonesia Jadi 32 Persen
  • Prabowo Tunjuk Rosan Roeslani Pimpin Danantara, Erick Thohir Jadi Pengawas
  • Harga Pangan Tekan IHK, Mei 2025 Catat Deflasi 0,37%
  • Menkeu Purbaya Pertimbangkan Pemangkasan PPN Tahun 2026

“Pemerintah hanya mencari jalan pintas. Padahal, optimalisasi pajak tambang atau wealth tax bisa jadi alternatif tanpa membebani masyarakat,” jelas Nailul saat ditemui di Jakarta, Kamis (19/12/2024).

Ia mencontohkan bahwa pajak kekayaan sebesar 2 persen saja dapat membiayai program makan bergizi gratis dan pembangunan infrastruktur. Dengan cara ini, pemerintah tidak perlu menaikkan PPN yang dinilai memberatkan.

Pemerintah, melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, sebelumnya menyatakan bahwa kenaikan PPN adalah bagian dari Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan penerimaan negara untuk mendukung program pembangunan.

Artikel Terkait:
  • Ekspor UMKM Tembus Rp850 Miliar hingga April 2025
  • Prabowo Resmikan Industri Baterai Listrik Terintegrasi Nasional
  • Proyek IKN Telan Rp 147,41 Triliun, Mayoritas dari APBN
  • BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

Namun, berbagai kelompok masyarakat dan analis ekonomi tetap meminta pemerintah mempertimbangkan kembali kebijakan ini, mengingat daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih.

Polemik kenaikan PPN ini menjadi tantangan besar bagi pemerintahan Prabowo di awal masa jabatannya, sekaligus ujian komitmen pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan fiskal dan kesejahteraan rakyat.

Jangan Lewatkan:
  • Penghapusan Kuota Impor: Antara Efisiensi dan Ancaman bagi Petani
  • BP-Vivo Batalkan Pembelian BBM Pertamina
  • Prabowo Minta Regulasi Migas Disederhanakan untuk Dorong Investasi
  • Kunjungan Wisatawan Asing Naik 20%, Tertinggi dalam 5 Tahun
Ekonomi Indonesia Kenaikan Pajak PPN 12 % Prabowo Subianto Wealth Tax
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSiswa SMA di Kebumen Patungan untuk Teman
Next Article Penjual Bakso Biayai Pembangunan Jalan Rp1,7 Miliar di Malang

Informasi lainnya

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026
Paling Sering Dibaca

Larangan Study Tour: Solusi atau Masalah Baru?

Editorial Udex Mundzir

Meski Telah Berpura-pura jadi Jakmania, Kang Emil Tetap Kalah

Perspektif Udex Mundzir

Bukan Vasektomi Solusinya

Editorial Udex Mundzir

Narasi Globalis dan Politik Ketakutan

Editorial Udex Mundzir

Dari Memalukan ke Menakutkan

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi