Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 27 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

157 Paus Terdampar di Tasmania, Separuh Ditemukan Mati

Tragedi lingkungan terjadi di pantai terpencil Australia, penyelamatan sulit karena lokasi ekstrem.
AssyifaAssyifa19 Februari 2025 Lingkungan
Paus Terdampar di Tasmania Australia 2025
Sebanyak 157 paus terdampar di Pulau Tasmania, Australia (.reuters)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Hobart – Tragedi lingkungan kembali menghantam pesisir barat laut Pulau Tasmania, Australia. Sebanyak 157 paus pembunuh palsu (Pseudorca crassidens) ditemukan terdampar di dekat Sungai Arthur. Lebih dari 60 ekor dilaporkan mati, sementara sisanya berjuang bertahan hidup di tengah kondisi yang memprihatinkan.

Kejadian ini pertama kali diketahui warga setempat pada Rabu (19/2/2025). Paus-paus itu diduga telah terdampar selama 24 hingga 48 jam, membuat proses penyelamatan menjadi semakin sulit. Tim konservasi dan dokter hewan kini berada di lokasi untuk memantau sekitar 90 paus yang masih hidup, termasuk beberapa anak paus.

Brendon Clarke, juru bicara Departemen Sumber Daya Alam dan Lingkungan Tasmania, menjelaskan sebagaimana dikutip dari BBC bahwa kondisi medan yang sulit membuat operasi penyelamatan menghadapi tantangan besar.

“Tinjauan awal menunjukkan bahwa upaya untuk mengapungkan paus-paus kembali ke laut akan sangat sulit mengingat lokasi terpencil, kondisi laut yang buruk, serta minimnya peralatan khusus di daerah tersebut,” ujar Clarke.

Ia menambahkan bahwa tim penyelamat kini memprioritaskan pemilahan paus yang memiliki peluang hidup terbesar, sambil memastikan hewan-hewan tersebut tetap hidup dan dalam kondisi nyaman selama proses penyelamatan.

Namun, upaya ini bukan tanpa risiko.

Baca Juga:
  • Indonesia Dinilai Kurang Serius Atasi Polusi Plastik
  • Normalisasi Sungai di Bontang Atasi Banjir Rob,Pemprov Kaltim-TNI
  • BMKG Prediksi Hujan di Jakarta Sepanjang Malam Tahun Baru
  • BNPB Minta Evaluasi Sistem Peringatan Tsunami Daerah

“Ombak besar dan kondisi cuaca ekstrem mengancam keselamatan personel. Paus yang sekarat bisa bergerak liar, sehingga berpotensi melukai tim penyelamat,” lanjut Clarke.

Jocelyn Flint, warga sekitar, menjadi saksi pertama yang melihat kejadian memilukan itu.

“Ada paus yang masih bayi bersama keluarganya. Mata mereka terbuka, seolah-olah meminta bantuan. Benar-benar pemandangan yang menyayat hati,” kata Flint kepada ABC News Australia.

Insiden paus terdampar bukanlah hal baru bagi Tasmania. Pada 2020, sekitar 470 paus pilot terdampar di Pelabuhan Macquarie, dengan 350 ekor ditemukan mati. Dua tahun kemudian, 200 paus kembali terdampar di lokasi yang sama.

Ahli mamalia laut menduga perilaku sosial paus menjadi faktor utama fenomena ini. Karena hidup berkelompok dan sangat bergantung pada komunikasi, satu ekor paus yang tersesat bisa menarik seluruh kawanan ke perairan dangkal. Faktor lain seperti perburuan ikan atau navigasi yang terganggu akibat perubahan medan bawah laut juga bisa menyebabkan paus salah arah.

Artikel Terkait:
  • Inovasi Panel Surya Ramah Lingkungan Putra Bojonegoro
  • KLH Segel 200 Hektare Lahan Terbakar di Kubu Raya
  • Menteri LH Percepat Daur Ulang untuk Atasi Sampah Plastik
  • BMKG Prediksi Musim Kemarau 2025 Lebih Kering, Sektor Pertanian Diminta Siaga

Meskipun tim penyelamat pernah berhasil menyelamatkan sebagian paus dalam kasus sebelumnya, Clarke menegaskan bahwa kondisi di Sungai Arthur kali ini jauh lebih kompleks.

“Di lokasi lain, kami bisa menggunakan perahu atau alat bantu untuk mendorong paus ke laut. Tapi di sini, akses terbatas dan gelombang sangat kuat. Keselamatan tim menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Selain itu, keberadaan hiu di sekitar perairan juga menjadi ancaman tambahan, baik bagi paus yang sekarat maupun tim penyelamat.

Pihak berwenang telah memperingatkan warga agar menghindari lokasi, terutama karena kebakaran hutan di sekitar area membuat akses semakin sulit.

Jangan Lewatkan:
  • Indonesia-Gold Standard Akui Sertifikat Karbon Secara Timbal Balik
  • Sampah Jadi Energi, Empat Proyek PSEL Dimulai Juni
  • Greenpeace: Tambang Nikel Gag Ancam Keanekaragaman Hayati
  • Kasus Radiasi Cikande Masuk Tahap Penyidikan, PT PMT Dianggap Lalai

Peristiwa ini kembali mengingatkan dunia akan krisis lingkungan dan tantangan besar dalam perlindungan satwa laut. Peneliti berharap, kajian lebih dalam dapat menemukan solusi untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.

Konservasi Mamalia Laut Krisis Satwa Laut Paus Terdampar Tasmania Pseudorca Crassidens Tragedi Lingkungan Australia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleIsu Reshuffle Kabinet, DPR Harap Mendikti Baru Ikuti Visi Prabowo
Next Article Fenomena Langit 2025: Gerhana Bulan Total Hiasi Malam Indonesia

Informasi lainnya

Taman Pompeii Ungkap Jejak Parfum Kuno

18 April 2026

DKI Amankan 6,98 Ton Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Hari Ini

17 April 2026

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

15 April 2026

El Nino “Godzilla” Mengintai Kemarau 2026

14 April 2026

Suhu Laut Global Masih Tinggi Usai Rekor 2025

13 April 2026

Ekoenzim Lawan Limbah Binatu

13 April 2026
Paling Sering Dibaca

Pemerintahan Indonesia Masih Menggunakan Manajemen Penjajah

Editorial Udex Mundzir

Hukum Jual Beli Emas Digital dalam Islam

Bisnis Ericka

Generasi Z dan Aksi Nyata Wujudkan SDGs

Daily Tips Ericka

Sunnah Sunnah Sholat Ied di Hari Raya

Islami Lisda Lisdiawati

Keistimewaan Buah Strawberry, Inilah Manfaat dan Fakta Menariknya

Food Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi