Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tradwife Kembali Ramai, Pilihan atau Romantisasi?

Ampas Kopi Bisa Membuat Beton 30 Persen Lebih Kuat

Main Character Energy, Saat Hidup Terasa Seperti Film

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 28 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Haji Ilegal, Iman yang Dimanfaatkan

Ibadah sejatinya suci, tapi jadi kotor bila dipakai untuk mengecoh aturan dan menipu sesama
Udex MundzirUdex Mundzir6 Mei 2025 Editorial
Visa Haji Resmi dan Penipuan Haji Ilegal
Ilustrasi Visa Haji Resmi dan Penipuan Haji Ilegal
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Setiap tahun, ribuan warga Indonesia bermimpi menunaikan ibadah haji. Antrean panjang, biaya tinggi, dan kuota terbatas menjadikan haji sebagai ibadah yang tidak mudah diwujudkan.

Namun, dalam keinginan yang besar itu, muncul celah yang terus dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab: menawarkan haji tanpa antre dengan visa non-haji, alias haji ilegal.

Kementerian Agama telah menyampaikan peringatan keras. Hanya visa haji resmi dari Pemerintah Arab Saudi yang sah digunakan untuk menjalankan ibadah ini. Visa ziarah, kerja, atau turis tidak berlaku.

Tapi seperti tahun-tahun sebelumnya, peringatan ini selalu datang bersamaan dengan laporan penipuan, deportasi, dan penahanan jemaah.

Modusnya bukan hal baru. Iklannya manis: “langsung berangkat tanpa antre”, “lebih cepat dari jalur resmi”, “pasti bisa wukuf di Arafah”.

Tapi kenyataannya, ratusan jemaah justru terdampar di Arab Saudi tanpa akses fasilitas, tanpa perlindungan hukum, dan bahkan terancam dilarang masuk kembali hingga 10 tahun.

Baca Juga:
  • Omong Kosong Industri Kreatif
  • Jangan Goyang Pemerintah Sah
  • Korupsi Makan Bergizi: Kejahatan yang Harus Dihabisi
  • Wartawan Gadungan, Luka di Wajah Jurnalisme

Masalah ini bukan sekadar soal pelanggaran imigrasi. Ini adalah soal perusakan nilai ibadah oleh nafsu keuntungan. Ketika haji dijual seperti komoditas, iman menjadi barang dagangan. Ini menyakitkan dan merusak, bukan hanya pada individu, tapi pada citra bangsa di mata dunia.

Lebih menyakitkan lagi, banyak dari korban adalah orang-orang awam yang sekadar ingin beribadah. Mereka tidak tahu bahwa visa mereka tidak sah. Mereka tidak mengerti bahwa dengan menunaikan haji pakai visa turis, ibadahnya tidak hanya rawan ditolak secara administratif, tapi juga secara syar’i—karena tidak melalui niat dan jalur yang benar.

Sayangnya, belum ada penindakan yang tegas terhadap penyelenggara ilegal ini di dalam negeri. Mereka beriklan bebas di media sosial, mengumpulkan uang miliaran, dan dengan leluasa mengelabui warga. Mereka berlindung pada narasi keagamaan sambil mencuri kesempatan.

Dalam konteks ini, negara tidak boleh lepas tangan. Penegakan hukum terhadap biro travel nakal harus menjadi prioritas. Jangan tunggu sampai mereka mencelakai lebih banyak orang. Sanksi harus nyata, bukan sekadar imbauan.

Di sisi lain, masyarakat juga harus lebih kritis. Jangan mudah tergoda janji manis berhaji cepat. Sebab haji bukan soal siapa paling dulu ke Tanah Suci, tapi siapa yang bersabar dan mengikuti jalan yang lurus.

Artikel Terkait:
  • Israel vs Iran: Medan Dominasi, Bukan Lagi Proxy
  • Membatasi Medsos, Mendidik Generasi
  • Provokasi di Balik Aksi Jalanan
  • Rupiah Terjun Bebas, Ekonomi ke Mana?

Dalam Islam sendiri, niat dan cara memiliki bobot yang sama. Jika niatnya baik tapi caranya batil, maka nilai ibadahnya cacat. Itulah yang dilupakan banyak orang—dan sayangnya dimanfaatkan para penipu.

Pemerintah juga perlu meningkatkan literasi publik tentang mekanisme resmi haji. Sosialisasi soal kuota, antrean, dan legalitas visa harus terus dilakukan secara masif, tidak hanya menjelang musim haji. Hal ini penting agar masyarakat tidak mudah termakan bujuk rayu agen ilegal.

Selain itu, perlu ada transparansi yang lebih luas dalam sistem pendaftaran dan distribusi kuota. Jika sistem terlihat tertutup atau terlalu birokratis, masyarakat akan terus mencari jalan pintas. Dan setiap jalan pintas akan selalu ada pedagangnya.

Lebih dari segalanya, ibadah haji adalah puncak spiritual umat Islam. Maka negara berkewajiban menjaganya dari manipulasi dan komersialisasi yang mempermainkan iman. Tidak ada kompromi untuk kesucian ibadah.

Jangan Lewatkan:
  • Demokrasi Tak Boleh Kalah Oleh Lumpur
  • Bukan Vasektomi Solusinya
  • Gaya Politik Kekanak-Kanakan Ala RIDO
  • Apa yang Sebenarnya Disembunyikan dari Dana Desa?

Mari sadari, haji ilegal bukan hanya soal pelanggaran aturan negara, tapi juga pengkhianatan terhadap nilai agama. Negara harus hadir melindungi warganya dari kejahatan berjubah ibadah. Dan masyarakat pun harus lebih waspada: jangan karena ingin cepat, justru tersesat.

Haji 2025 Keamanan Ibadah Kementerian Agama Penipuan Haji Travel Ilegal
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKemenag Tegaskan: Haji Pakai Visa Non-Haji Bisa Kena Deportasi
Next Article DPRD Kaltim Kecam Tambang Ilegal di Hutan Pendidikan Unmul

Informasi lainnya

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

12 Juli 2026

Ketika Pesta Dimulai Tanpa Penonton (Indonesia)

12 Juni 2026

Pesta Babi dan Sensor atas Luka Papua

17 Mei 2026

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

13 Mei 2026

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

12 Mei 2026

Sidang Isbat Iduladha Digelar pada 17 Mei 2026

7 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Rahasia Batu Kerikil Jamaah Haji Setelah Lempar Jumrah

Islami Alfi Salamah

Hari Dongeng Nasional 28 November

Happy Udex Mundzir

Jamaah Laksanakan Safari Wukuf, Puskes Haji akan Skrining

Islami Alfi Salamah

Tren Global dan Peran Strategis Laporan Keberlanjutan

Bisnis Alfi Salamah

Strategi Penggunaan WhatsApp Channel untuk Membangun Personal Branding

Techno Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi