Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 27 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

IHSG dan Rupiah Terus Melemah Usai Sri Mulyani Lengser

Pasar keuangan bergejolak, IHSG dan rupiah melemah setelah pergantian Menteri Keuangan dari Sri Mulyani ke Purbaya Yudhi Sadewa.
ErickaEricka9 September 2025 Ekonomi
Kajian Perpanjangan Jam Perdagangan Saham BEI
Ilustrasi Perdagangan Saham BEI (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pergantian kursi Menteri Keuangan dari Sri Mulyani Indrawati ke Purbaya Yudhi Sadewa memunculkan gejolak di pasar keuangan. Sejak pelantikan Purbaya pada Senin (8/9/2025), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami tekanan signifikan.

Hingga perdagangan Selasa (9/9/2025) pukul 15.03 WIB, IHSG terkoreksi 1,80 persen ke level 7.627,18, memperdalam penurunan dari sehari sebelumnya. Rupiah juga melemah tajam hingga menembus Rp16.500 per dolar AS, melemah 194 poin atau sekitar 1,19 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Kondisi ini kontras dengan pergerakan mata uang di kawasan Asia. Bloomberg mencatat, dolar AS justru melemah terhadap sejumlah mata uang regional seperti won Korea Selatan, ringgit Malaysia, baht Thailand, yen Jepang, hingga dolar Taiwan. Artinya, rupiah menjadi salah satu mata uang paling terpukul di kawasan.

Baca Juga:
  • Industri Penerbangan Bangkit, Kilang Pertamina Balikpapan Lampaui 2,6 Juta Barrel Avtur
  • Tak Perlu Selebgram, Politri Bekali UMKM Cisayong Trik Keranjang Kuning Meski Follower di Bawah 1.000
  • KPEI Dorong Bank Gabung CCP PUVA untuk Stabilitas Pasar
  • Jabar Beri Diskon Pajak Kendaraan Saat Lebaran

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai pelemahan rupiah lebih dipicu faktor domestik ketimbang global. Menurutnya, pasar merespons negatif perpisahan Sri Mulyani dengan Kementerian Keuangan.

“Rupiah diperkirakan akan terus melemah terhadap dolar AS. Salah satu pemicunya adalah sentimen negatif atas kepergian Sri Mulyani. Investor menilai kepergiannya membawa ketidakpastian,” kata Lukman.

Padahal, secara global indeks dolar AS sedang dalam tren tertekan akibat ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh The Federal Reserve (The Fed). Dengan kondisi itu, rupiah seharusnya punya peluang menguat, namun yang terjadi justru sebaliknya.

Artikel Terkait:
  • 44 Emiten Terancam Delisting, Termasuk Bakrie Telecom & Waskita
  • BPS Pindahkan Jadwal Rilis Data Ekspor-Impor ke Awal Bulan
  • Surplus Dagang Indonesia Bertahan 61 Bulan, Mei Tembus USD 4,3 Miliar
  • Pengenaan Pajak Ekspor Komoditas Nikel Masih Dibahas

Bagi pelaku pasar, sosok Sri Mulyani selama ini dipandang sebagai figur kredibel dalam menjaga kebijakan fiskal Indonesia. Pergantiannya dengan Purbaya Yudhi Sadewa masih menimbulkan pertanyaan, meski yang bersangkutan berjanji mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen dalam tiga tahun mendatang.

Pelemahan IHSG dan rupiah ini menjadi sinyal awal tantangan bagi Menkeu baru. Pemerintah dituntut memberikan kepastian arah kebijakan agar kepercayaan investor kembali pulih dan stabilitas pasar dapat terjaga.

Jangan Lewatkan:
  • Tahun 2026, ASN Tak Lagi Terima Uang Saku dan Tunjangan Pulsa
  • Dolar AS Melemah, Momentum Tepat Akumulasi Emas Global
  • KPPU Ungkap Tagihan Rafaksi Minyak Goreng Rp 1,1 Triliun
  • Maxim dan Grab Sepakat Tolak Status Karyawan untuk Pengemudi Ojol
Ekonomi Indonesia IHSG Purbaya Yudhi Sadewa Rupiah Sri Mulyani
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleRUU Perampasan Aset Masuk Prolegnas Prioritas 2025
Next Article Kementerian Haji Baru Diharap Perkuat Diplomasi Indonesia

Informasi lainnya

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026

BBM Nonsubsidi Meroket, Dex Tembus Rekor Baru

18 April 2026

Emas Antam Melemah, Sinyal Beli atau Jebakan Pasar?

13 April 2026

Koperasi Desa Jadi Game Changer Ekonomi Syariah

13 April 2026

Transaksi Global Tanpa Dolar, Mimpi atau Keniscayaan?

11 April 2026
Paling Sering Dibaca

Inilah Kekurangan dan Kelebihan Karakteristik Generasi Z

Opini Alfi Salamah

Bank Digital Ubah Cara Kita Mengelola Uang

Bisnis Ericka

Harun Ar Rasyid: Al Qur’an dan Kuam Muslimin Ibarat Ikan dengan Air

Profil Dexpert Corp

Empat Kunci Hidup Tenang dalam Islam

Islami Alfi Salamah

Titik Kritis Kepemimpinan Prabowo

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi