Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pajak Dibayar, Kuliah Tetap Mahal

Wulla Poddu, Bulan Sakral yang Hidup di Sumba

Mengenal Suku Kajang, Penjaga Hutan Adat Bulukumba

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 8 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Takbiran Diminta di Rumah Saat Nyepi di Bali

Kesepakatan lintas agama di Bali mengimbau takbiran dilakukan di rumah demi menjaga ketenangan Nyepi.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati17 Maret 2026 Nasional
Takbiran Diminta di Rumah Saat Nyepi di Bali
Perayaan hari raya Nyepi di Bali (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Denpasar – Di tengah harmoni Pulau Dewata, gema takbir tahun ini tak akan menggema di jalanan. Seperti sunyi yang menjadi jiwa Nyepi, umat Muslim di Bali diimbau merayakan malam takbiran dari rumah masing-masing demi menjaga keseimbangan sosial.

Keputusan tersebut disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster pada Selasa (17/3/2026), berdasarkan hasil musyawarah bersama majelis agama lintas umat. Imbauan ini muncul karena potensi beririsan antara malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah dengan Hari Raya Nyepi yang identik dengan keheningan total di Bali.

Sejumlah organisasi keagamaan seperti MUI dan Muhammadiyah di tingkat daerah turut mengeluarkan arahan serupa agar umat menjalankan takbiran secara terbatas di lingkungan rumah.

“Kemarin waktu rapat dengan semua majelis umat beragama sudah ada imbauan agar takbirannya dilaksanakan di rumah masing-masing, imbauan dari majelisnya begitu, bukan imbauan dari gubernur,” kata Koster.

Baca Juga:
  • Pensiun 59 Tahun Dinilai Untungkan BPJS, Picu Kesenjangan
  • Crew Helikopter Panther HS-1306 Ikuti Latihan Jelang Pratugas Konga TNl Satgas MTF Unifil
  • Pakar ITB Soroti IKN, Cermin Krisis Perencanaan
  • Misa Requiem Paus Fransiskus, Menag Sampaikan Pesan Damai

Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama, bukan kebijakan sepihak pemerintah daerah. Di sejumlah wilayah seperti Denpasar dan Buleleng, bahkan telah disepakati untuk meniadakan takbiran keliling demi menjaga kekhusyukan Nyepi.

Kebijakan ini juga menjadi langkah antisipasi terhadap potensi gesekan sosial. Jika malam takbiran jatuh pada Rabu 19 Maret 2026, maka aktivitas tersebut bertepatan dengan Nyepi. Namun, terdapat kemungkinan berbeda apabila pemerintah menetapkan 1 Syawal pada 21 Maret 2026, sehingga takbiran tidak beririsan dengan Nyepi.

Meski Muhammadiyah telah menetapkan Idul Fitri pada 20 Maret 2026, Pemerintah Provinsi Bali menilai kondisi tersebut tetap dapat dikendalikan melalui pendekatan tokoh agama dan koordinasi lintas sektor. Dengan jumlah umat Muslim yang relatif tidak besar di Bali, pendekatan persuasif dinilai efektif untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Dalam rapat koordinasi penanganan konflik sosial, pemerintah juga telah memetakan sejumlah wilayah rawan, seperti Denpasar, Buleleng, dan Jembrana. Meski demikian, Bali dinilai memiliki rekam jejak kuat dalam menjaga toleransi antarumat beragama, terutama saat hari besar keagamaan berlangsung berdekatan.

Artikel Terkait:
  • Penangkapan Pelaku Yang Menjual Air Gun Glock 17 ke ‘Wakil Nabi’ Mustopa di Lampung oleh Polda Metro Jaya
  • Mushaf Nusantara Raih Rekor MURI dengan 106 Motif Corak
  • Wakil Ketua DPR Pastikan Gaji ke-13 ASN Tidak Dipangkas
  • BDS Asia Pasifik: Boikot Produk Israel Pendukung Genosida

“Kita juga perlu mewaspadai berbagai dinamika sosial, seperti kemungkinan munculnya narasi provokatif di media sosial, kurangnya pemahaman terhadap ketentuan pelaksanaan Nyepi oleh pendatang maupun wisatawan asing, serta potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang hari raya,” ujar Koster.

Sebagai langkah lanjutan, pemerintah daerah bersama aparat TNI/Polri dan perangkat desa adat memperkuat pengamanan, deteksi dini konflik, serta pendekatan dialogis di masyarakat. Upaya ini diharapkan mampu menjaga suasana tetap damai dan penuh toleransi.

Dengan kesepakatan ini, Bali kembali menunjukkan wajah kerukunan yang menjadi ciri khasnya di mana perbedaan dirawat, dan kebersamaan dijaga dalam sunyi maupun gema.

Jangan Lewatkan:
  • Kemenag Terbitkan Edaran Efisiensi Anggaran Tahun 2025
  • Menggali Keabadian: Pelatihan Mendalam Manasik Haji
  • Ekonomi Digital Indonesia Mengalami Lonjakan 78,19 Persen
  • Generasi Lansia: Bahagia, Produktif, dan Inspiratif di HLUN ke-27
Idul Fitri Bali Nyepi Bali Takbiran 2026 Toleransi Beragama Wayan Koster
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleLibur Lebaran, Program MBG Hemat Rp5 Triliun
Next Article Relawan Muda di Arus Mudik

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Meraih Berkah, Inilah Cara Berbuka Puasa Ala Rasulullah

Islami Alfi Salamah

Bisnis Militer: Jalan Menuju Politik?

Editorial Udex Mundzir

Mengenal Suku Kajang, Penjaga Hutan Adat Bulukumba

Travel Alfi Salamah

Garuda Pertiwi: Semangat Tanpa Batas di Balik Trofi Perdana

Editorial Udex Mundzir

Politik Kongkow, Rakyat Menunggu

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi