Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

Mengapa Sungai Indonesia Cepat Kotor? Ini Penjelasan Ahli

Benarkah Mikroplastik Sudah Masuk ke Tubuh Manusia? Ini Fakta Ilmiahnya

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 17 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

10 Juta Keluarga Indonesia Tak Punya Rumah, Backlog Meningkat

Masalah hunian tak layak di Indonesia masih jadi tantangan besar dengan kebutuhan rumah yang terus meningkat.
SilvaSilva14 Desember 2024 Ekonomi
Backlog rumah di Indonesia
Backlog rumah di Indonesia (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN), Nixon LP Napitupulu, mengungkapkan bahwa hingga saat ini ada 10 juta keluarga di Indonesia yang belum memiliki rumah. Selain itu, 24 hingga 26 juta keluarga tinggal di hunian tidak layak, berdasarkan data pelanggan PLN 450 VA.

“Kita menghadapi masalah besar. Jumlah keluarga yang belum memiliki rumah mencapai 10 juta, dan angka rumah tidak layak huni jauh lebih besar,” ujar Nixon dalam Seminar Kafegama, Sabtu (14/12/2024).

Upaya pemerintah melalui program subsidi rumah, seperti Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), belum cukup mengatasi masalah ini. Setiap tahun, pemerintah hanya menyediakan 200-250 ribu unit rumah subsidi, yang biasanya sudah habis kuotanya pada bulan Agustus. Nixon menambahkan, BTN saat ini memiliki 50 ribu penawaran kredit rumah yang belum dapat diresmikan karena kuota subsidi sudah habis.

Baca Juga:
  • Rupiah Tembus Rp17.000, IHSG Longsor, Trump Jadi Pemicu Baru
  • Ancaman Selat Hormuz, Indef Usul Antisipasi Lonjakan Harga Minyak
  • Tahun 2026, ASN Tak Lagi Terima Uang Saku dan Tunjangan Pulsa
  • DPR Kritik Harga Beras Lokal Naik Saat Pasar Dunia Turun

Nixon menjelaskan, pengembang rumah hanya mampu membangun 400-600 ribu unit rumah per tahun. Padahal, pemerintah menargetkan pembangunan 3 juta rumah, yang membutuhkan kapasitas tujuh hingga delapan kali lebih besar dari saat ini. Tantangan lain yang dihadapi adalah soal perizinan, kualitas bangunan, sertifikasi pertanahan, hingga analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL).

Selain itu, masalah likuiditas menjadi kendala utama dalam pembiayaan perumahan. Nixon menyebut sekuritisasi sebagai solusi potensial, namun pasar Indonesia untuk model ini masih sangat terbatas. Hingga saat ini, BTN menjadi satu-satunya bank yang secara konsisten menjalankan sekuritisasi, sementara Bank Mandiri pernah mencobanya sekali dengan hasil yang kecil.

Artikel Terkait:
  • Menabung Tak Cukup di Era Sekarang
  • MUI Minta Pemerintah Tunda Kenaikan PPN 12 Persen
  • ESDM Optimistis PNBP Minerba Capai Target Rp124,5 Triliun
  • Fenomena Clipper, Profesi Baru yang Bikin Sarjana Geleng Kepala

Masalah hunian juga berdampak pada persoalan sosial yang lebih besar. Indonesia saat ini menjadi negara ketiga terbesar di dunia dalam kasus buang air besar sembarangan (BABS), akibat banyak keluarga yang tinggal tanpa sanitasi yang memadai.

Nixon berharap pemerintah segera menyelesaikan backlog perumahan dan mengusulkan agar subsidi KPR dibuka untuk masyarakat dengan penghasilan hingga Rp15 juta per bulan. Langkah ini dinilai dapat memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan membantu menyelesaikan masalah backlog yang terus menumpuk.

Jangan Lewatkan:
  • OJK Ganti Istilah Pinjol Jadi Pindar untuk Hilangkan Stigma Negatif
  • Gubernur Jateng: Sritex Kembali Beroperasi, 10 Ribu Pekerja Siap Aktif
  • Laporan Investigasi: eFishery Diduga Palsukan Data Keuangan
  • Minuman Berpemanis Akan Kena Cukai Mulai 2026
Backlog rumah BTN Masalah Perumahan Rumah Subsidi Sanitasi di Indonesia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKeunikan Sapaan Akrab Laki-Laki di Indonesia
Next Article Jutaan Kelas Menengah Indonesia Turun Kasta

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Rahmah El Yunusiah, Perintis Diniyah Putri

Profil Alfi Salamah

Rahasia Ayam Goreng Kalasan yang Garing dan Manisnya Pas

Food Alfi Salamah

Surah Al-Ma’un, Intisari dan Penjelasan Mendalam

Islami Udex Mundzir

Rebung Lebih Sehat dari Dugaan

Food Lisda Lisdiawati

Ephesus: Kota Legendaris yang Tak Pernah Mati

Travel Alfi Salamah
Berita Lainnya
Hukum
Ericka5 Agustus 2025

Silfester Matutina Dieksekusi Terkait Fitnah Jusuf Kalla

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Pelayanan Terbaik Arab Saudi untuk Jamaah Haji Indonesia

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi