Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mengapa Burung di Kota Semakin Jarang Terlihat?

Kenapa Kita Sering Lelah Padahal Tidur Sudah Cukup?

Tahun Ajaran Baru 2026, MPLS Ramah Jadi Wajah Baru Sekolah

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 10 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

PDIP Pilih Jadi Penyeimbang, Tolak Oposisi Maupun Koalisi

Megawati tegaskan PDIP tak akan jadi oposisi Prabowo-Gibran, tapi jadi pengawas kritis jalannya pemerintahan.
ErickaEricka3 Agustus 2025 Politik
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Badung – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyatakan secara tegas bahwa partainya tidak akan berada di jalur oposisi maupun dalam barisan koalisi pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka. Pernyataan itu disampaikan Megawati saat menutup Kongres ke-6 PDIP di Bali Nusa Dua Convention Center, Sabtu (2/8/2025).

“Peran kita adalah memastikan bahwa pembangunan nasional tetap pada rel konstitusi,” ujar Megawati dalam pidato politiknya di hadapan seluruh kader dan pengurus DPP terpilih.

Keputusan ini disebut sebagai hasil sikap politik kolektif yang disepakati dalam kongres partai. PDIP akan mengambil peran sebagai penyeimbang konstitusional, yang mendukung kebijakan pemerintah yang prorakyat namun juga siap mengkritik bila ada penyimpangan.

“Oleh karena itu, PDI Perjuangan tidak memosisikan sebagai oposisi dan tidak semata-mata membangun koalisi kekuasaan,” tegas Megawati.

Baca Juga:
  • Guru Besar Unhan Gugat UU TNI ke Mahkamah Konstitusi
  • Pjs. Bupati Sidoarjo Tegaskan Fokus pada Kamseltibcarlantas dan Pengamanan Pilkada Serentak 2024
  • Bahas RUU TNI, DPR RI Gelar Rapat Tertutup di Hotel Mewah
  • Komandan Korem 091/ASN Samarinda Minta Anggota Netral dalam Pemilu 2024

Menurut Presiden RI ke-5 tersebut, dalam sistem presidensial seperti Indonesia, tidak ada istilah oposisi seperti dalam sistem parlementer. Ia mengatakan bahwa demokrasi Indonesia adalah demokrasi konstitusional yang berpijak pada kedaulatan rakyat, bukan demokrasi blok kekuasaan.

“Demokrasi Indonesia bukanlah demokrasi blok-blokan kekuasaan, tetapi demokrasi yang bertumpu pada kedaulatan rakyat dan konstitusi,” ujar Megawati.

Ia menekankan bahwa PDIP sebagai partai ideologis tetap berpegang pada nilai kebenaran dan ajaran moral politik yang diwariskan oleh Bung Karno. Keberpihakan partai, kata Mega, bukan ditentukan oleh berada atau tidaknya di dalam pemerintahan, melainkan pada prinsip politik yang berlandaskan Pancasila dan kepentingan rakyat.

Artikel Terkait:
  • Hasto Kristiyanto Yakini Dirinya Dikriminalisasi dalam Kasus Suap
  • Ancaman Jokowi dan Fakta-fakta 8 Menteri-Wamen yang Mencalonkan Diri dalam Pemilu 2024
  • RIDO Mau Gugat, Pramono: Tak Ada Kecurangan
  • Isran-Hadi Klaim Budaya Kaltim Lebih Unggul, Rudy-Seno Siapkan Jospol

Megawati juga menegaskan bahwa PDIP akan bersuara keras jika pemerintah menyimpang dari nilai keadilan sosial, amanat penderitaan rakyat, dan supremasi hukum.

“Konstitusi itu yang paling tinggi,” pungkas Megawati yang juga dikukuhkan kembali sebagai Ketua Umum PDIP periode 2025–2030.

Jangan Lewatkan:
  • Perpecahan Dukungan Projo di Kubu Ganjar dan Prabowo
  • Kubu Rido Akan Gugat Hasil Pilgub Jakarta, Ini Respons Bawaslu
  • DPC PKB Kabupaten Mojokerto Menyerahkan Daftar Bacaleg dengan Gaya Unik
  • NasDem Desak Hukuman Berat bagi Oknum Korupsi Dapur MBG
Kongres PDIP Megawati Soekarnoputri Partai Penyeimbang PDIP 2025 Pemerintahan Prabowo
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBendera One Piece Jelang HUT RI, Ketua MPR: Itu Kreativitas
Next Article Prabowo Dinilai Berhasil Main Halus, PDIP Tak Jadi Oposisi

Informasi lainnya

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

15 Mei 2026

Ironi LCC Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Beda

12 Mei 2026

Presma UINSI Kritik Renovasi Rujab Rp25 Miliar

12 April 2026

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

20 Maret 2026

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026

Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Rentan Bungkam Kritik

4 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Lelah Beribadah

Islami Syamril Al-Bugisyi

Idulfitri Momen Kembali Kepada Kesucian dan Memperkuat Toleransi

Islami Alfi Salamah

Cara Efektif Menyusun To-Do List agar Tidak Sekadar Jadi Hiasan Meja

Daily Tips Ericka

Waktu Takbiran Idul Adha, Kapan Dimulai?

Islami Udex Mundzir

Larangan Baju Bekas: Tegas Boleh, Serampangan Jangan

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah15 April 2026

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

120 Saksi dan 4 Ahli Jadi Bukti Jerat Nadiem Makarim

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi