Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Dapur Rapi, Pikiran Tertata

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Cara Mengatur THR Lebaran Agar Tidak Habis untuk Belanja

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 12 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Cara Mengatur THR Lebaran Agar Tidak Habis untuk Belanja

Pengelolaan THR secara bijak membantu masyarakat memenuhi kebutuhan Lebaran tanpa mengorbankan tabungan masa depan.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati12 Maret 2026 Ekonomi
Cara Mengatur THR Lebaran Agar Tidak Habis untuk Belanja
Ilustrasi wanita sedang mengatur uang THR agar tidak cepat habis (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Tunjangan Hari Raya (THR) kerap datang seperti “bonus kebahagiaan” menjelang Lebaran. Namun di balik kegembiraan itu, banyak orang justru menghadapi kenyataan pahit: uang THR yang baru diterima bisa habis dalam waktu singkat karena belanja impulsif dan pengeluaran yang tidak terencana.

Setiap menjelang Idul Fitri, THR menjadi tambahan pemasukan yang sangat dinantikan oleh para pekerja. Dana ini biasanya digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari membeli pakaian baru, biaya perjalanan mudik, hingga berbagi kepada keluarga. Tanpa perencanaan yang jelas, pengeluaran tersebut sering kali melampaui kemampuan keuangan sehingga dana THR cepat terkuras.

Agar tidak habis begitu saja, perencanaan anggaran menjadi langkah penting setelah THR diterima. Salah satu cara yang bisa diterapkan adalah membagi dana ke beberapa pos kebutuhan. Misalnya sekitar 10 persen untuk zakat dan sedekah, 20 persen untuk tabungan atau investasi, 30 persen untuk angpao keluarga, serta 40 persen untuk kebutuhan pribadi selama Lebaran seperti mudik dan belanja.

“THR sering dianggap sebagai uang tambahan yang bebas dipakai. Padahal jika tidak diatur dengan baik, pengeluarannya bisa lebih besar dari rencana,” ujar seorang perencana keuangan dalam diskusi literasi finansial di Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa tradisi memberi angpao kepada keluarga saat Lebaran sering menjadi salah satu penyebab pengeluaran membengkak. Karena itu, masyarakat disarankan membuat daftar penerima angpao beserta nominal yang sesuai dengan kemampuan finansial agar pengeluaran tetap terkendali.

Selain membuat daftar angpao, penting juga untuk menyusun anggaran pengeluaran secara sederhana. Estimasi biaya mudik, kebutuhan bahan makanan untuk Lebaran, hingga pengeluaran hiburan keluarga perlu dihitung sejak awal agar penggunaan THR tidak melampaui batas yang telah ditentukan.

Di sisi lain, sebagian dana THR sebaiknya disisihkan untuk dana darurat. Dana ini dapat digunakan jika terjadi kebutuhan mendesak setelah masa libur Lebaran berakhir. Dengan memiliki dana cadangan, seseorang tidak perlu bergantung pada pinjaman untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Para pakar keuangan juga menyarankan agar sebagian THR dimanfaatkan untuk investasi masa depan. Instrumen seperti reksa dana, emas, saham, maupun deposito dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin membuat uang THR lebih produktif dan memberikan manfaat jangka panjang.

Bagi masyarakat yang masih memiliki utang, THR juga dapat digunakan untuk melunasi atau mencicil kewajiban tersebut. Dengan mengurangi beban utang, kondisi keuangan setelah Lebaran akan lebih stabil dan sehat.

Selain itu, masyarakat diingatkan untuk menghindari godaan diskon besar-besaran yang biasanya marak di pusat perbelanjaan menjelang hari raya. Banyak orang tergoda membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan hanya karena promosi menarik.

Dengan pengelolaan yang bijak dan perencanaan yang matang, THR tidak hanya menjadi dana untuk merayakan Lebaran, tetapi juga dapat membantu memperkuat kondisi keuangan keluarga dalam jangka panjang.

Belanja Lebaran Keuangan Pribadi Manajemen Uang THR Lebaran Tips Finansial
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBMKG Prediksi Idul Fitri 1447 H Jatuh 21 Maret 2026
Next Article SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Informasi lainnya

Friderica Widyasari Pimpin OJK, Pasar Dinilai Stabil

12 Maret 2026

Konflik Iran-Israel Uji Ketahanan Ekonomi Indonesia

11 Maret 2026

Pajak THR 2026: Aturan, Besaran, dan Cara Menghitungnya

11 Maret 2026

VISTA Research Center Resmi Terdaftar BRIN

27 Februari 2026

BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

5 Februari 2026

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Rombak Kabinet, Reformasi Aparat

Editorial Udex Mundzir

Gema Impian di Tengah Asa: Piala AFF 2024

Editorial Udex Mundzir

Indonesia dan Dua Periode Jokowi yang Memalukan

Editorial Udex Mundzir

Kreasi Lezat dari Tape Bandung yang Bikin Nagih

Food Ericka

Jokowi Ingin Pegang Partai Anak?

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Politik
Ericka9 September 2025

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

247 Views

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Hiasi Langit RI

KUHAP Baru Atur Ketat Penyitaan hingga Penahanan

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

5 Amalan Utama Ketika Gerhana Bulan Terjadi

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi