Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 2 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Dedolarisasi: Negara-Negara Asia Mengurangi Ketergantungan Dolar AS

Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual menjelaskan, sebetulnya fenomena ini bukan hanya didasari dari negara-negara berbagai kawasan, termasuk di Asia yang ingin 'membuang' dolar AS sebagai alat transaksi lintas batas.
Dexpert CorpDexpert Corp11 Mei 2023 Ekonomi
dolar as
(Okezone.com/Freepik)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Saat ini, dedolarisasi sedang menjadi topik pembicaraan global yang sering dibahas di berbagai belahan dunia. Beberapa negara telah mulai berkolaborasi untuk mengurangi ketergantungan mereka pada mata uang dolar dalam perdagangan internasional.

Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual menjelaskan, sebetulnya fenomena ini bukan hanya didasari dari negara-negara berbagai kawasan, termasuk di Asia yang ingin ‘membuang’ dolar AS sebagai alat transaksi lintas batas.

Kondisi itu kata dia tak terlepas dari penjelasan yang disodorkan dalam teori Triffin Dilema. Teori ini dicetuskan sekitar 1960-an oleh ekonom Belgia-Amerika Serikat Robert Triffin.

Baca Juga:
  • Tok! Pengecer LPG 3 Kg Boleh Jualan Lagi Mulai Hari Ini
  • Otorita IKN Beri Lahan Gratis, Menteri ATR/BPN Angkat Bicara
  • IHSG dan Rupiah Terus Melemah Usai Sri Mulyani Lengser
  • Tiga Kawasan Transmigrasi di Sulteng Akan Terhubung Jalan Koridor

“Ini ada satu teori, Triffin Dilemma namanya, kalau negara yang menjadi anchor atau reserve currency dia harus bersedia terus menerus kecenderungannya CAD nya defisit,” kata Sumual dalam acara Kajian Stabilitas Keuangan Nomor 40 di Jakarta, Rabu (10/5/2023)

“Apakah ini terus menerus sampai nanti negara ini kolaps, atau ini perubahannya secara gradual terjadi. Jadi kelihatannya AS menyadari juga bahwa dia ada satu risiko juga yang akan dihadapi ke depannya,” ucapnya.

Kendati begitu, Sumual menekankan bahwa sebenarnya fenomena dedolarisasi bukanlah barang baru, meski baru-baru ini kembali ramai.

“Dedolarisasi jadi sejak 1999 Eropa juga melakukan hal itu dan ini secara global kita tahu ini ceritanya panjang kalah kita bicara ini. Yang jelas kawasan ASEAN, Asia, menggencarkannya saat ini,” tuturnya.

Artikel Terkait:
  • Menkeu Purbaya Siap Cairkan Dana Darurat untuk Bencana Sumatra
  • OJK Minta Bank Blokir 25.912 Rekening Terkait Judi Online
  • BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 5,5 Persen
  • Kemendag Desak AS Hapus Tarif Resiprokal Ekspor Furnitur RI

Indonesia juga menjadi salah satu negara yang gencar mulai melakukan dedolarisasi. Bank Indonesia kaya David telah menjalin kerja sama memanfaatkan mekanisme local currency settlemen (LCS) dengan negara-negara lain seperti Jepan, China, Korea Selatan, hingga Laos.

Kendati begitu, David menilai, upaya dedolarisasi tersebut masih jauh untuk bisa menggantikan posisi dolar AS sebagai inatrumen transaksi. Sebab, dari total ekspor Indonesia yang hampir US$ 200 miliar, perdagangan tanpa dolar baru sekitar US$ 1,6 miliar.

“Ini saja baru 3 bulan yang terkait LCS baru US$ 1,6 miliar data BI, tapi memang meningkat karena sosialisanya gradual sekali, dan memang banyak pengusaha itu yang masih lihat risko juga dan lain-lain,” kata Sumual.

Jangan Lewatkan:
  • Celios Minta BPS Gunakan Metode Baru Ukur Kemiskinan
  • Bukalapak Hentikan Penjualan Produk Fisik, Fokus ke Produk Virtual
  • Usai Alfamart Tutup 400 Gerai, Pemerintah Godok Insentif Ritel
  • Kemenperin Genjot Parfum Halal Masuki Lima Besar Dunia

AS Dedolarisasi Dolar Rupiah
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKPPU Ungkap Tagihan Rafaksi Minyak Goreng Rp 1,1 Triliun
Next Article Kuota Calon Jamaah Haji Batam Bertambah 27 Slot

Informasi lainnya

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026
Paling Sering Dibaca

Nusaibah binti Ka’ab, Ikon Keberanian

Profil Alfi Salamah

Luangkan Waktu untuk Ngobrol, Bikin Istri Bahagia

Happy Silva

Guru ASN di Sekolah Swasta

Editorial Udex Mundzir

Karyawan Bergaji hingga Rp10 Juta Bebas Pajak

Bisnis Assyifa

Jamnas Bukan Ajang Si Punya Uang

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati11 Januari 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Gelombang PHK Global 2025: Amazon hingga Nestlé Pangkas Ribuan Pekerja

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Malaysia Susah Payah Kalahkan Timor Leste di Piala AFF

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi