Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

Ratusan Lembaga di Indonesia, tapi Tak Ada Satupun yang Bisa Menjawab Tuntas Soal Ijazah Gibran

Demokrasi yang Mahal untuk Sekadar Mencari Kepastian

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 27 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Bawaslu Tegaskan Peran di Masa Non-Tahapan Pemilu

Upaya membangun kesadaran pemilu bersih di luar masa pemilu aktif.
SilvaSilva22 Desember 2024 Politik
Lolly Suhenty, anggota Bawaslu, dalam acara Konsolidasi Nasional Perempuan Pengawas Pemilu di Bali
Lolly Suhenty, anggota Bawaslu, dalam acara Konsolidasi Nasional Perempuan Pengawas Pemilu di Bali, Sabtu malam (21/12/2024), (.inc)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Denpasar – “Beras pun butuh proses panjang sebelum jadi nasi,” ungkap Lolly Suhenty, anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, menanggapi kritik bahwa lembaganya hanya “makan gaji buta” selama masa non-tahapan pemilu.

Dalam acara Konsolidasi Nasional Perempuan Pengawas Pemilu di Bali pada Sabtu malam (21/12/2024), Lolly mengakui tuduhan tersebut sering muncul. “Banyak yang bertanya, ‘Kalau bukan masa pemilu, Bawaslu kerja apa?’,” katanya. Namun, ia menegaskan pentingnya masa tersebut untuk membangun kesadaran publik terhadap pentingnya pemilu bersih dan adil.

Menurut Lolly, masyarakat sering kali lupa bahwa membangun kesadaran tidak instan, melainkan melalui proses panjang. “Di zaman serba digital, orang ingin semuanya cepat. Tapi kesadaran publik butuh waktu,” jelasnya, membandingkan proses ini dengan bertani yang memerlukan kerja keras sebelum menuai hasil.

Baca Juga:
  • MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru
  • Prabowo Gulirkan Koalisi Permanen, Dinilai Ingin Pagari KIM Plus dan PDIP
  • Hasto Kristiyanto: Program 3 Juta Rumah Senapas dengan PDIP
  • Anggota DPR Usulkan Denda bagi Warga yang Tak Mencoblos

Selain itu, masa non-tahapan digunakan Bawaslu untuk menerima kritik dari masyarakat sebagai bahan evaluasi. Ia menegaskan bahwa lembaga pengawas pemilu ini tidak antikritik. “Kritik itu kami terima, kami refleksi, dan jadikan sebagai koreksi,” tambahnya.

Ketua Divisi Partisipasi Masyarakat dan Pengawasan ini juga menyampaikan, melalui berbagai kegiatan, seperti konsolidasi ini, Bawaslu merumuskan strategi untuk pemilu mendatang, termasuk Pemilu 2029. “Kami berupaya menanamkan kesadaran sejak dini agar lebih siap menghadapi tantangan ke depan,” imbuh Lolly.

Artikel Terkait:
  • Isran-Hadi dan Rudy-Seno Berebut Solusi Kesejahteraan Masyarakat
  • KPK Sebut Laporan Harta Pejabat Negara Merosot
  • AHY: 100 Hari Pemerintahan Prabowo Berjalan di Trek Benar
  • MK Hapus Ambang Batas, DPR Diminta Tak Bermanuver

Sebagai langkah nyata, Bawaslu juga mengedukasi masyarakat melalui berbagai program untuk meningkatkan partisipasi dan pemahaman mereka tentang pemilu. Lolly berharap kesadaran publik akan menjadi bekal penting dalam membangun demokrasi yang lebih kuat.

Dengan menyambut kritik secara terbuka dan menjalankan refleksi, Bawaslu ingin menunjukkan bahwa peran mereka tidak hanya relevan pada masa tahapan pemilu, tetapi juga di luar itu.

Jangan Lewatkan:
  • Closing Debat Terakhir, Prabowo Minta Maaf Pada Dua Rivalnya
  • Empat Pulau Aceh Dialihkan ke Sumut, DPR Minta Mediasi Ulang
  • Rekam Jejak Anies Tak Bisa Dihapus
  • PPP: Jokowi Tidak Bahas Reshuffle di Pertemuan Ketum Parpol Istana
Bawaslu Kesadaran Publik Pemilu 2024 Pemilu Bersih Refleksi Bawaslu
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleErdogan Tinggalkan Ruangan saat Pidato Prabowo di KTT D-8
Next Article Strategi Pemanfaatan AI Nasional: Pemerintah Tetapkan Lima Prioritas

Informasi lainnya

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

15 Mei 2026

Ironi LCC Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Beda

12 Mei 2026

Presma UINSI Kritik Renovasi Rujab Rp25 Miliar

12 April 2026

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

20 Maret 2026

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026

Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Rentan Bungkam Kritik

4 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Minuman Viral, Benarkah Sehat?

Food Alfi Salamah

Etika Batuk yang Benar untuk Mencegah Penyebaran Penyakit

Daily Tips Assyifa

Prabowo itu Bayang-Bayang Jokowi atau Pemimpin Baru?

Editorial Udex Mundzir

Rakyat Bertanya, Negara Menjawab dengan Prosedur

Opini Udex Mundzir

Meski Telah Berpura-pura jadi Jakmania, Kang Emil Tetap Kalah

Opini Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

Gelombang PHK Global 2025: Amazon hingga Nestlé Pangkas Ribuan Pekerja

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi