Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rupiah Terancam Rp19.000, Kebijakan BI Dipertanyakan

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

Demi Maskapai Nasional, Jemaah Umrah Diminta Beralih

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 28 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Bawaslu Tegaskan Peran di Masa Non-Tahapan Pemilu

Upaya membangun kesadaran pemilu bersih di luar masa pemilu aktif.
SilvaSilva22 Desember 2024 Politik
Lolly Suhenty, anggota Bawaslu, dalam acara Konsolidasi Nasional Perempuan Pengawas Pemilu di Bali
Lolly Suhenty, anggota Bawaslu, dalam acara Konsolidasi Nasional Perempuan Pengawas Pemilu di Bali, Sabtu malam (21/12/2024), (.inc)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Denpasar – “Beras pun butuh proses panjang sebelum jadi nasi,” ungkap Lolly Suhenty, anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, menanggapi kritik bahwa lembaganya hanya “makan gaji buta” selama masa non-tahapan pemilu.

Dalam acara Konsolidasi Nasional Perempuan Pengawas Pemilu di Bali pada Sabtu malam (21/12/2024), Lolly mengakui tuduhan tersebut sering muncul. “Banyak yang bertanya, ‘Kalau bukan masa pemilu, Bawaslu kerja apa?’,” katanya. Namun, ia menegaskan pentingnya masa tersebut untuk membangun kesadaran publik terhadap pentingnya pemilu bersih dan adil.

Menurut Lolly, masyarakat sering kali lupa bahwa membangun kesadaran tidak instan, melainkan melalui proses panjang. “Di zaman serba digital, orang ingin semuanya cepat. Tapi kesadaran publik butuh waktu,” jelasnya, membandingkan proses ini dengan bertani yang memerlukan kerja keras sebelum menuai hasil.

Baca Juga:
  • Aturan Baru Pilkada 2024: Form C-Undangan Boleh Dikirim Via WA 
  • Indonesia Bantah Negosiasi dengan Israel Soal Gaza
  • Sejumlah Kader PDIP Tetap Hadiri Retret, Abaikan Instruksi Megawati
  • Elektabilitas Rudy-Seno Meroket ke 54,2 Persen

Selain itu, masa non-tahapan digunakan Bawaslu untuk menerima kritik dari masyarakat sebagai bahan evaluasi. Ia menegaskan bahwa lembaga pengawas pemilu ini tidak antikritik. “Kritik itu kami terima, kami refleksi, dan jadikan sebagai koreksi,” tambahnya.

Ketua Divisi Partisipasi Masyarakat dan Pengawasan ini juga menyampaikan, melalui berbagai kegiatan, seperti konsolidasi ini, Bawaslu merumuskan strategi untuk pemilu mendatang, termasuk Pemilu 2029. “Kami berupaya menanamkan kesadaran sejak dini agar lebih siap menghadapi tantangan ke depan,” imbuh Lolly.

Artikel Terkait:
  • Rudy-Seno Dilantik, Kaltim Resmi Miliki Pemimpin Baru
  • Meski Diwarnai Insiden Pilkada Sampang 2024 Terbilang Aman
  • Jadi Sekjen Gerindra, Sugiono Pastikan Tetap Jabat Menlu
  • Nomor Urut Sudah Ditetapkan, Siapa ‘Raja’ Kaltim 2024?

Sebagai langkah nyata, Bawaslu juga mengedukasi masyarakat melalui berbagai program untuk meningkatkan partisipasi dan pemahaman mereka tentang pemilu. Lolly berharap kesadaran publik akan menjadi bekal penting dalam membangun demokrasi yang lebih kuat.

Dengan menyambut kritik secara terbuka dan menjalankan refleksi, Bawaslu ingin menunjukkan bahwa peran mereka tidak hanya relevan pada masa tahapan pemilu, tetapi juga di luar itu.

Jangan Lewatkan:
  • Prabowo-Gibran Dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2024-2029
  • Prabowo Beri Sinyal Reshuffle Kabinet, Dasco: Itu Peringatan Tegas
  • Reshuffle Kabinet, Prabowo Lantik Purbaya Gantikan Sri Mulyani
  • Netralitas dan Kebebasan Berpolitik di IKAL Lemhannas Jabar
Bawaslu Kesadaran Publik Pemilu 2024 Pemilu Bersih Refleksi Bawaslu
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleErdogan Tinggalkan Ruangan saat Pidato Prabowo di KTT D-8
Next Article Strategi Pemanfaatan AI Nasional: Pemerintah Tetapkan Lima Prioritas

Informasi lainnya

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

1 Oktober 2026

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

15 Mei 2026

Ironi LCC Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Beda

12 Mei 2026

Presma UINSI Kritik Renovasi Rujab Rp25 Miliar

12 April 2026

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

20 Maret 2026

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Tifanil Oktafira, Dedikasikan Ilmu untuk Umat

Profil Silva

Tri Mumpuni, Penyulut Cahaya dari Desa Terpencil

Biografi Alfi Salamah

ASEAN di Tengah Preseden Maduro

Editorial Udex Mundzir

Cara Penyembelihan atau Mematikan Hewan Menurut Syariat Islam, Pelaksanaan Qurban di Hari Iduladha

Islami Udex Mundzir

Gema Impian di Tengah Asa: Piala AFF 2024

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Adit Musthofa22 Oktober 2026

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Wonderchicken, Jejak Burung Awal Zaman Dinosaurus

Ferry Pimpin Syarikat Islam, Hamdan Ketua Dewan Pusat

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi