Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mau Berhasil ? Inilah Morning Routine Orang Sukses

Lampu LED Terang Picu Kunang-Kunang Kian Menghilang

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 8 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

BPS Pindahkan Jadwal Rilis Data Ekspor-Impor ke Awal Bulan

Perubahan jadwal rilis data bertujuan hadirkan angka final yang lebih akurat, tapi memicu keluhan pelaku usaha.
ErickaEricka28 Mei 2025 Ekonomi
Badan Pusat Statistik (BPS)
Gedung Badan Pusat Statistik (BPS) (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) memutuskan untuk mengubah jadwal rilis data ekspor-impor dari pertengahan bulan menjadi awal bulan. Kebijakan ini berlaku mulai periode April 2025, dengan data neraca perdagangan yang semula dijadwalkan rilis pada pertengahan Mei kini ditunda hingga 2 Juni 2025.

Perubahan ini disampaikan Direktur Statistik Distribusi BPS, Sarpono, dalam konferensi pers di Gedung BPS pada Rabu (28/5/2025). Ia menjelaskan bahwa langkah ini diambil guna meningkatkan kualitas statistik yang dirilis, dengan hanya menyajikan angka tetap yang sudah melalui proses koreksi dari berbagai instansi.

“Rilis akan dilakukan pada Juni dalam bentuk angka tetap. Ini bertujuan agar data yang disampaikan sudah mencakup semua koreksi dari Bea dan Cukai, Pos Indonesia, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta survei BPS di daerah perbatasan,” jelas Sarpono.

Sebelumnya, BPS merilis data neraca perdagangan pada pertengahan bulan dengan status data sementara. Kini, dengan format angka final, data diyakini lebih akurat dan mampu menggambarkan kondisi riil aktivitas ekspor-impor.

Baca Juga:
  • DPR: Coretax Harusnya Permudah Pajak, Bukan Bikin Ribet
  • Jelang Merger dengan FREN, Para Petinggi XL Mundur
  • Zulhas: Pembangunan Pangan Indonesia Tertinggal 27 Tahun
  • Setop Impor Garam, Produksi Domestik Baru 63% dari Kebutuhan

Namun, keputusan ini mendapat sorotan dari sejumlah kalangan. Ekonom Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda, menilai penundaan rilis data ekspor-impor April terlalu mendadak dan berpotensi merugikan banyak pihak, termasuk pemerintah, pelaku usaha, serta pasar keuangan.

“Ketika data ditunda, maka pelaku usaha dan pemangku kebijakan kesulitan memperkirakan kondisi pasar. Ini dapat menunda pengambilan keputusan strategis,” ujar Huda.

Ia menilai jeda waktu dari April hingga awal Juni terlalu panjang, padahal data mentah sudah tersedia dari bulan sebelumnya melalui sistem Bea dan Cukai. Bahkan, Huda menduga penundaan rilis data bisa berkaitan dengan strategi pengendalian isu publik.

Artikel Terkait:
  • Buruh Desak Kejelasan Definisi Barang Mewah PPN 12%
  • Mentan Ancam Penjarakan Pengusaha Pemalsu Beras Premium
  • Kementerian PKP Siapkan Skema FLPP untuk Rumah Susun
  • BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 5,5 Persen

Bagi sektor swasta, data ekspor-impor memiliki peran penting dalam membaca arah permintaan pasar dan merespons kebijakan pemerintah, termasuk potensi fluktuasi harga. Ketidakpastian akibat keterlambatan data juga dinilai dapat berdampak terhadap sentimen pasar.

Meski begitu, BPS menyatakan komitmennya untuk menyajikan statistik yang lebih akurat dan komprehensif, serta memastikan berita resmi statistik ke depan memiliki cakupan yang lebih luas.

Jangan Lewatkan:
  • Premi Asuransi Syariah Tembus Rp9,84 Triliun per April 2025
  • Maxim dan Grab Sepakat Tolak Status Karyawan untuk Pengemudi Ojol
  • Cara Aman Membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tanpa Pungutan Liar
  • Ancaman PHK Massal Mengintai Karyawan Sritex
BPS Data Ekspor-Impor Ekonomi Makro Jadwal Statistik Neraca Perdagangan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePrabowo-Macron Sepakat Deklarasi 100 Tahun Indonesia-Prancis
Next Article Mendikdasmen Kaji Putusan MK soal SD-SMP Swasta Gratis

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Ledakan Wisata Labuan Bajo

Travel Alfi Salamah

Apa yang Sebenarnya Disembunyikan dari Dana Desa?

Editorial Udex Mundzir

Bulu Kucing Rontok, Najis atau Tidak?

Islami Udex Mundzir

Tren Makanan Sehat di 2024

Food Alfi Salamah

Jurnalisme di Bawah Bayang Algoritma

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati30 Juni 2026

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi