Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Dandhy Laksono Soroti Dugaan Pembajakan Film

Pesta Babi dan Sensor atas Luka Papua

Sidang Isbat Kemenag Putuskan Iduladha 1447 H Jatuh 27 Mei

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 20 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Kisruh penyelundupan sampel mineral menyeret dua kawasan industri nikel raksasa ke pusat perhatian publik.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati8 Desember 2025 Ekonomi
Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali
PT IWIP (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Weda – Di tengah riuh isu dugaan penyelundupan nikel yang menyeruak bak “asap di balik tungku”, sorotan publik tertuju pada PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP).

Kasus yang menyeret seorang warga negara China berinisial MY itu membuat berbagai pihak bertanya: siapa sebenarnya pengendali IWIP, dan apa benang merah perusahaan ini dengan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP)?

Peristiwa bermula ketika Satgas Bandara Khusus IWIP mengamankan MY yang membawa material yang diduga nikel pada Senin (8/12/2025). Penangkapan itu terjadi di wilayah operasional perusahaan di Halmahera Tengah, Maluku Utara.

Namun, pihak IWIP membantah tudingan tersebut dan menegaskan bahwa barang yang dibawa bukan nikel, melainkan sampel alumina untuk keperluan laboratorium. Polemik inilah yang kemudian memicu publik menelusuri kepemilikan IWIP beserta jaringan usaha di baliknya.

“Material yang diamankan bukan barang ilegal dan tidak terkait aktivitas penyelundupan,” ujar perwakilan manajemen IWIP dalam keterangan resminya, menegaskan posisi perusahaan menghadapi isu tersebut.

Baca Juga:
  • Airlangga dan Luhut Berbeda Sikap Soal Kenaikan PPN 12%
  • Kementerian PKP Siapkan Skema FLPP untuk Rumah Susun
  • Maraknya Penjualan SPBU di Jakarta Menimbulkan Pertanyaan: Apakah Masih Menjanjikan?
  • Indonesia Resmi Gabung BRICS, Siap Perluas Kerja Sama Ekonomi

Informasi mengenai pemilik IWIP menunjukkan bahwa kawasan industri itu dikendalikan oleh Tsingshan Group, raksasa baja asal China. Sebanyak 40 persen kepemilikan berada pada perusahaan tersebut, sementara porsi sisanya dimiliki Huayou Holding Group dan Zhenshi Holding Group Co. Ltd.

Di bawah payung IWIP beroperasi sejumlah perusahaan penting seperti PT Weda Bay Nickel (WBN), PT Yashi Indonesia Investment, dan PT Yousan Nickel Indonesia. WBN sendiri merupakan hasil patungan Tsingshan, Eramet asal Prancis, dan PT Antam Tbk, dengan Tsingshan menjadi pemegang saham mayoritas sebesar 51,3 persen.

Keterkaitan IWIP dengan IMIP pun akhirnya mencuat ke permukaan. IMIP yang berlokasi di Morowali, Sulawesi Tengah, juga dinaungi Tsingshan melalui anak perusahaannya, Shanghai Decent Investment, dengan porsi kepemilikan 49,69 persen.

Di kawasan industri terintegrasi itu, Tsingshan mengoperasikan PT Tsingshan Steel Indonesia (TSI) dan PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS), termasuk sejumlah smelter yang didukung pembangkit listrik besar. IMIP sendiri lahir melalui kolaborasi Tsingshan dengan PT Bintang Delapan Investama serta PT Sulawesi Mining Investment sejak 2009.

Artikel Terkait:
  • Harga Emas Antam Naik, Per Gram Sentuh Rp1,535 Juta
  • Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia
  • Menteri P2MI Dorong Warga Manfaatkan 1,7 Juta Lowongan di Luar Negeri
  • Industri Hotel Tertekan, Okupansi Merosot dan PHK Mengancam

Figur sentral di balik ekspansi industri nikel ini adalah Xiang Guangda, pendiri Tsingshan Group. Konglomerat China tersebut dikenal agresif membangun rantai pasok nikel global, termasuk investasi besar di Indonesia dan Amerika Selatan.

Forbes mencatat kekayaan Xiang mencapai sekitar USD 4,1 miliar hingga awal Desember 2025, menunjukkan skala pengaruh finansial yang menopang ekspansi perusahaannya. Dengan kepemilikan yang saling terkait antara IWIP dan IMIP, dinamika industri nikel Indonesia semakin kompleks.

Sorotan atas kasus terbaru di IWIP memantik diskusi lebih luas mengenai tata kelola, transparansi, serta peran investor asing dalam rantai pasok mineral strategis nasional. Dalam suasana yang terus memanas, publik menantikan kejelasan fakta dan langkah penyelesaian dari otoritas terkait.

Jangan Lewatkan:
  • Bos Telkom Soroti Masa Depan Telekomunikasi Pasca Merger XL-Smartfren
  • BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen
  • Harga Pangan Tekan IHK, Mei 2025 Catat Deflasi 0,37%
  • ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Industri Nikel Investasi Tambang PT IMIP Morowali PT IWIP Tsingshan Group
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePrabowo Nilai Anggaran Pemulihan Sumatera Realistis dan Terukur
Next Article Rahasia Alami Membersihkan Usus Secara Efektif

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

7 Cara Efektif Mempromosikan WhatsApp Channel

Techno Alfi Salamah

Tombol Motivasi

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

XL dan Smartfren Merger: Strategi Besar Telekomunikasi

Bisnis Assyifa

Hari Dongeng Nasional 28 November

Happy Udex Mundzir

Tips Efektif untuk Tingkatkan Produktivitas Sehari-hari

Opini Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Ericka31 Juli 2025

BNPB Minta Evaluasi Sistem Peringatan Tsunami Daerah

Modus Penipuan Catut Nama Bank Marak, Waspadai Taktik Baru

BYD Siap Memperluas Produksi Kendaraan Listrik di Vietnam bukan Indonesia?

Akses Bebas Data WNI ke AS, Efisiensi atau Kolonialisasi Digital?

Muhammadiyah Dukung Penyerahan Tanah Nganggur kepada Ormas

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi