Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Danny Setiawan Wafat, Jejak Panjang Birokrat Jabar

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 21 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Ile Lewotolok Erupsi Ratusan Kali, Lava Menjalar 100 Meter

Aktivitas vulkanik intens di Lembata memicu kewaspadaan, warga diminta patuhi zona aman.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati17 Januari 2026 Lingkungan
Ile Lewotolok Erupsi Ratusan Kali, Lava Menjalar 100 Meter
Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Lembata – Dentuman lirih hingga sedang dari perut bumi kembali terdengar di Pulau Lembata, seolah alam memberi tanda agar manusia menjaga jarak. Gunung Gunung Ile Lewotolok di Nusa Tenggara Timur menunjukkan peningkatan aktivitas dengan ratusan letusan dalam satu hari, disertai aliran lava yang menjalar hingga ratusan meter dari bibir kawah.

Berdasarkan laporan resmi pengamatan, gunung api setinggi 1.423 meter di atas permukaan laut itu tercatat mengalami 277 kali letusan sepanjang Jumat (16/1/2026) sejak pukul 06.00 hingga 00.00 Wita. Kolom erupsi teramati menjulang antara 200 hingga 500 meter dengan warna asap bervariasi, mulai dari putih, kelabu, sampai hitam pekat.

Aktivitas tersebut terjadi di wilayah Kabupaten Lembata, NTT, dan terus dipantau secara intensif oleh petugas pos pengamatan setempat. Dalam keterangannya, Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Ile Lewotolok, Stanislaus Ara Kian, menjelaskan bahwa selain letusan yang berulang, teramati pula aliran lava ke sektor barat dengan jarak luncur sekitar 100 meter dari bibir kawah.

Suara gemuruh dan dentuman lemah hingga sedang kerap menyertai aktivitas tersebut, menandakan tekanan magma yang masih aktif di dalam tubuh gunung. “Teramati 277 kali letusan dengan tinggi kolom bervariasi. Aliran lava mengarah ke sektor barat sejauh kurang lebih 100 meter dari bibir kawah,” ujar Stanislaus dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (17/1/2026).

Baca Juga:
  • Lampu LED Terang Picu Kunang-Kunang Kian Menghilang
  • Pupuk Kaltim Menangkan Penghargaan AREA 2023: Inovasi Kitosan Cair Limbah Cangkang Rajungan
  • Taman Pompeii Ungkap Jejak Parfum Kuno
  • Sejumlah Perusahaan Dituding Rusak KHG dan Picu Banjir

Ia menambahkan, selain erupsi, aktivitas vulkanik lain juga terekam berupa satu kali guguran dengan amplitudo 6,5 milimeter dan durasi 91 detik. Data seismik mencatat adanya 518 kali embusan serta 22 kali tremor non harmonik, yang menunjukkan dinamika magma masih berlangsung di bawah permukaan.

Seiring meningkatnya aktivitas tersebut, pihak pengamatan bersama PVMBG kembali mengingatkan masyarakat agar mematuhi rekomendasi keselamatan. Warga, pengunjung, pendaki, maupun wisatawan diminta tidak memasuki area dalam radius dua kilometer dari pusat aktivitas gunung. Selain itu, wilayah sektoral selatan-tenggara serta barat juga perlu dihindari hingga jarak 2,5 kilometer.

“Masyarakat diharapkan mewaspadai potensi bahaya guguran atau longsoran lava serta kemungkinan awan panas, terutama di sektor selatan, tenggara, barat, dan timur laut,” lanjut Stanislaus.

Ia juga menekankan agar warga tidak panik jika mendengar suara gemuruh atau dentuman dari kawah. Menurutnya, suara tersebut merupakan karakter alami gunung api yang sedang berada dalam fase erupsi dan tidak selalu menandakan ancaman langsung selama masyarakat berada di luar zona bahaya.

Artikel Terkait:
  • Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Bali Dimulai Juli 2025
  • Jakarta Peringkat 45 Kota Paling Berpolusi di Dunia
  • Gubernur DKI Tuntut Pembatalan Izin Usaha Pemilik Truk Tinja, Didenda Rp 5 Juta
  • BNPB Minta Evaluasi Sistem Peringatan Tsunami Daerah

Aktivitas Gunung Ile Lewotolok sendiri bukan kali pertama terjadi. Dalam beberapa bulan terakhir, gunung ini kerap menunjukkan fluktuasi erupsi, mulai dari lontaran material pijar hingga aliran lava dengan jarak luncur yang bervariasi. Kondisi ini membuat pemerintah daerah bersama aparat terkait terus meningkatkan koordinasi, termasuk kesiapsiagaan jalur evakuasi dan sosialisasi kepada warga di desa-desa sekitar gunung.

Dengan status aktivitas yang masih dinamis, masyarakat di Lembata diharapkan tetap tenang namun waspada, mengikuti perkembangan informasi resmi, serta mematuhi seluruh imbauan keselamatan. Kesadaran kolektif dinilai menjadi kunci untuk meminimalkan risiko di tengah aktivitas alam yang belum menunjukkan tanda mereda.

Jangan Lewatkan:
  • Warga Papua Tolak Tambang Nikel, Menpar Dukung Lindungi Raja Ampat
  • Larangan Baru di Bandara Terkenal Eropa Menjadi Sorotan!
  • BMKG: Cuaca ekstrem mengancam sejumlah wilayah Indonesia
  • Pesantren Dorong Energi Bersih Berbasis Nilai Islam
Aktivitas Vulkanik Erupsi Gunung Api Gunung Ile Lewotolok Lembata NTT
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleCatat Tanggalnya, Nisfu Syaban 2026
Next Article Urban Farming: Mandiri di Kota

Informasi lainnya

Sejauh Apa Abu Vulkanik Bisa Terbang?

11 September 2026

Anak Krakatau, Pengingat dari Negeri Cincin Api

9 September 2026

Bekas Karhutla Berau Ditanami Sawit, Polisi Selidiki

8 September 2026

Bakar Batu Papua, Lebih dari Sekadar Memasak

2 September 2026

Jakarta Darurat Sampah, Pencegahan Jadi Kunci

30 Agustus 2026

Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan Usai Karhutla

25 Agustus 2026
Paling Sering Dibaca

Malahayati, Laksamana Laut Perempuan

Profil Alfi Salamah

Aurat dalam Islam dan Sikap terhadap Orang yang Tidak Menutup Aurat

Islami Udex Mundzir

Jejak Muda, Prestasi Nyata

Profil Lisda Lisdiawati

Tarif Trump: Senjata Makan Tuan

Editorial Udex Mundzir

Khairuddin Barbarossa: Laksamana Legendaris dan Pahlawan Laut Mediterania

Biografi Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Wawan Raih Penghargaan atas Lagu Arjaun di Cisayong

Nama Jokowi Masih Tersemat di Situs OCCRP Meski Sempat Hilang

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi