Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Temaram di Khalifa

Ketika Pramuka Belajar Korupsi

Cak Sholeh Wafat, Tinggalkan Jejak Advokasi Warga

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 14 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Program MBG Dipangkas Jadi Lima Hari Sekolah

Kebijakan baru pemerintah memangkas distribusi makan gratis demi efisiensi anggaran dan peningkatan efektivitas pelaksanaan program nasional.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati3 April 2026 Nasional
Program MBG Dipangkas Jadi Lima Hari Sekolah
Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Kepala BGN Dadan Hindayana usai rapat koordinasi terbatas (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Ibarat mesin yang disetel ulang agar lebih hemat bahan bakar, pemerintah resmi memangkas durasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa sekolah menjadi lima hari dalam sepekan. Kebijakan ini menandai perubahan signifikan dalam strategi distribusi bantuan pangan bagi pelajar di Indonesia.

Keputusan tersebut diumumkan usai rapat koordinasi terbatas di Jakarta pada Kamis (2/4/2026). Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan bahwa program MBG kini hanya diberikan pada hari aktif sekolah dan tidak lagi mencakup hari libur.

Sebelumnya, program ini berjalan selama enam hari, termasuk hari non-belajar. Pemerintah menilai pola lama kurang efektif dalam pelaksanaannya, sehingga perlu disesuaikan agar lebih tepat sasaran.

“Dalam rangka perbaikan, efektivitas pelaksanaan, kalau kemarin kan enam hari, hari libur dikasih juga, itu ternyata kurang efektif. Oleh karena itu kita putuskan, MBG itu hari sekolah,” kata Zulkifli Hasan.

Meski demikian, pemerintah tetap memberikan kelonggaran bagi wilayah tertentu. Daerah dengan kategori 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) serta wilayah dengan tingkat stunting tinggi masih dimungkinkan menerima program hingga enam hari dalam seminggu. Penyesuaian ini dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan gizi masyarakat setempat yang lebih mendesak.

Baca Juga:
  • Kemendukbangga Ajukan Tambahan Anggaran Alkon Rp850 Miliar
  • Bus Pariwisata Terperosok di Guci: Isu Anak Menarik Tuas Rem?
  • MK Tegas Tolak Gugatan SIM Berlaku Seumur Hidup
  • Mensos Pertimbangkan Vasektomi Jadi Syarat Bansos

“Tetapi yang 3T dan yang tinggi sekali stuntingnya, tentu ada penanganan khusus. Selain 5 hari sekolah, kalau diperlukan bisa saja ditambah lagi 1 hari,” ujarnya.

Selain itu, skema penyaluran juga akan disesuaikan untuk sekolah berbasis asrama atau pondok pesantren. Dalam konteks tersebut, distribusi MBG bisa berlangsung lima atau enam hari tergantung kebijakan masing-masing lembaga pendidikan.

Di sisi anggaran, kebijakan ini membawa dampak signifikan. Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa pemangkasan durasi program berpotensi menghemat sekitar Rp20 triliun dalam setahun. Perhitungan tersebut didasarkan pada pelaksanaan program yang sudah berjalan sejak awal tahun dan disesuaikan mulai April 2026.

“Ya kita prediksi kurang lebih Rp20 triliun per tahun, dihitung dari April. Kan yang 3 bulan sudah jalan,” tutur Dadan.

Artikel Terkait:
  • Wakil Ketua DPR Pastikan Gaji ke-13 ASN Tidak Dipangkas
  • Gempa Susulan 5,2 Guncang Bitung, Total 484 Kali
  • Mahfud MD Tolak Pertanyaan Gibran Tentang Greenflation
  • Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat Mandiri pada 15-16 Juli 2025

Penghematan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga efisiensi belanja negara, mengingat total anggaran MBG dalam APBN 2026 mencapai Rp268 triliun. Dengan penyesuaian ini, pemerintah berharap program tetap berjalan optimal tanpa membebani fiskal secara berlebihan.

Kebijakan baru ini sekaligus menunjukkan pendekatan adaptif pemerintah dalam menjalankan program sosial berskala besar. Fokus tidak hanya pada distribusi, tetapi juga efektivitas, efisiensi, serta ketepatan sasaran penerima manfaat.

Pada akhirnya, perubahan skema MBG diharapkan tetap mampu menjaga tujuan utama program, yakni meningkatkan asupan gizi anak sekolah, sembari memastikan penggunaan anggaran negara lebih terkendali dan tepat guna.

Jangan Lewatkan:
  • Gempa 6,1 Guncang Maluku Utara, Warga Sempat Panik tapi Tak Berpotensi Tsunami
  • Masa WFA ASN Diperpanjang hingga 8 April 2025
  • Izin Perjalanan Dinas Luar Negeri Kini Wajib Persetujuan Presiden
  • Gairahkan Petugas Haji: Kompetensi Kunci untuk Kesuksesan

APBN 2026 Gizi Anak Kebijakan Pemerintah MBG Pangan Nasional
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAir Bersih Bitung Tercemar Usai Gempa M7,6
Next Article Indonesia Jadi Acuan Global South Batasi Medsos Anak

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Rekomendasi Menu untuk Mengelola Daging Qurban

Islami Alfi Salamah

Mindset Penghambat Investasi

Editorial Udex Mundzir

Larangan Study Tour: Solusi atau Masalah Baru?

Editorial Udex Mundzir

Kopi Tuku Branding MRT Cipete

Bisnis Assyifa

Hukum dan Tata Cara Distribusi Kulit Hewan Qurban dalam Islam

Islami Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Ericka29 Mei 2025

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

Manfaat Sehat Biji Selasih untuk Tubuh dan Kulit

PP Khalifa Matangkan Adaptasi SK Kwarnas Terbaru Menjelang Mugus

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi