Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Gempa M7,7 Flores Tewaskan 38 Orang, Tsunami 94 Cm

Temaram di Khalifa

Ketika Pramuka Belajar Korupsi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 17 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

DPR Desak Pengusutan Kasus Beras Oplosan Tuntas

DPR minta aparat hukum menindak tegas kasus beras oplosan yang merugikan rakyat, empat produsen besar telah diperiksa.
ErickaEricka15 Juli 2025 Hukum
Ketua DPR RI Puan Maharani
Ketua DPR RI Puan Maharani (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mengusut secara tuntas kasus beras oplosan yang diduga melibatkan sejumlah perusahaan besar di Indonesia. Ia menegaskan bahwa praktik kecurangan dalam distribusi beras ini tidak bisa ditoleransi karena berdampak langsung pada masyarakat.

“Kupas dan selidiki dengan tuntas terkait dengan beras oplosan. Jadi jangan sampai kemudian terkait dengan beras ini, merugikan rakyat,” kata Puan di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (15/7/2025).

Puan juga menyatakan bahwa DPR akan mengawasi kasus ini melalui komisi-komisi terkait agar tidak dibiarkan berlarut-larut. Menurutnya, siapa pun yang terlibat harus diproses hukum sesuai aturan yang berlaku.

Sementara itu, Bareskrim Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) telah memeriksa empat perusahaan yang diduga terlibat. Keempat perusahaan itu adalah Wilmar Group (WG), Food Station Tjipinang Jaya (FSTJ), Belitang Panen Raya (BPR), dan Sentosa Utama Lestari/Japfa Group (SUL/JG).

Baca Juga:
  • KPK Klarifikasi Isu Penyamaran Motor Ridwan Kamil
  • DPP PJS Kecam Teror ke Tempo, Desak Kapolri Usut Tuntas Pelaku
  • Grup Fantasi Sedarah di Facebook Diblokir, Polisi Usut Anggota
  • Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

“Betul, masih dalam proses pemeriksaan,” ujar Brigjen Helfi Assegaf, Dirtipideksus Bareskrim Polri.

Produk-produk dari Wilmar yang diperiksa meliputi merek Sania, Sovia, dan Fortune. FSTJ diperiksa atas produk merek Alfamidi Setra Pulen dan beberapa varian Setra Ramos. BPR terkait merek Raja Platinum dan Raja Ultima, sementara SUL/JG melalui produk Ayana.

Pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut dari temuan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang mengungkap praktik kecurangan oleh 212 produsen beras setelah melakukan investigasi terhadap 268 merek. Hasil dari 13 laboratorium di 10 provinsi menunjukkan bahwa 85,56 persen beras premium tidak sesuai mutu, 59,78 persen dijual di atas harga eceran tertinggi, dan 21 persen tidak sesuai berat kemasan.

Artikel Terkait:
  • Noel Diduga Minta Rp3 Miliar dari Pemerasan untuk Renovasi Rumah
  • Agnez Mo Didenda Rp1,5 Miliar, Terkait Hak Cipta Lagu “Bilang Saja”
  • Hukum Barang Temuan dalam Islam
  • Pergub Baru Jakarta, ASN Boleh Poligami Asal Izin Pejabat

“Temuan ini telah dilaporkan secara resmi ke Kapolri dan Jaksa Agung untuk ditindaklanjuti,” ujar Amran.

Ia juga menyoroti anomali harga beras yang tetap tinggi meski produksi nasional diperkirakan meningkat menjadi 35,6 juta ton menurut FAO, jauh di atas target nasional 32 juta ton.

Dengan adanya dorongan kuat dari DPR dan upaya investigasi yang telah dilakukan oleh pemerintah, publik berharap kasus ini dapat diusut secara transparan dan pelaku mendapat sanksi hukum yang tegas.

Jangan Lewatkan:
  • Aset Benny Tjokrosaputro di Deli Serdang Disita
  • KPK Sita Rp26,26 Miliar dan Lima Bidang Tanah Kasus Kuota Haji
  • Uang Tunai USD1,6 Juta Disita KPK dalam Kasus Kuota Haji
  • Modus Penipuan Catut Nama Bank Marak, Waspadai Taktik Baru
Bareskrim Polri Beras Oplosan DPR Puan Maharani Wilmar Group
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBP Haji Belum Terima Kepastian Kuota Jemaah untuk 2026
Next Article Wacana Lahan Terlantar Diserahkan ke Ormas Tuai Perhatian

Informasi lainnya

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

1 Juli 2026

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

30 Juni 2026

Bareskrim Bongkar Ragam Modus Haji Ilegal Meresahkan

19 April 2026

Amsal Sitepu Bebas, Kasus Video Desa Karo Gugur

1 April 2026

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

3 Februari 2026

Mahmud Marhaba: Penetapan Tersangka Wartawan Babel Langgar UU Pers

30 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Ketika Vape Jadi Narkoba Baru

Editorial Udex Mundzir

Tetap Personal Branding, Tapi Jaga Privasi

Daily Tips Assyifa

Keindahan Negeri Dua Benua, Inilah 10 Tempat yang Harus Dikujungi di Turki

Travel Alfi Salamah

Rutinitas Kebersihan Rumah yang Bikin Hidup Lebih Nyaman

Daily Tips Ericka

Menjaga Lisan

Islami Syamril Al-Bugisyi
Berita Lainnya
Ekonomi
Ericka29 Mei 2025

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Prabowo Nilai Pengibaran Bendera One Piece Tak Langgar Aturan

Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa Resmi Kembali di SMA Mulai 2025

Istiqlal Jadi Tuan Rumah MTQ Tujuh Negara

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi