Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 28 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

DPR Desak Pengusutan Kasus Beras Oplosan Tuntas

DPR minta aparat hukum menindak tegas kasus beras oplosan yang merugikan rakyat, empat produsen besar telah diperiksa.
ErickaEricka15 Juli 2025 Hukum
Ketua DPR RI Puan Maharani
Ketua DPR RI Puan Maharani (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mengusut secara tuntas kasus beras oplosan yang diduga melibatkan sejumlah perusahaan besar di Indonesia. Ia menegaskan bahwa praktik kecurangan dalam distribusi beras ini tidak bisa ditoleransi karena berdampak langsung pada masyarakat.

“Kupas dan selidiki dengan tuntas terkait dengan beras oplosan. Jadi jangan sampai kemudian terkait dengan beras ini, merugikan rakyat,” kata Puan di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (15/7/2025).

Puan juga menyatakan bahwa DPR akan mengawasi kasus ini melalui komisi-komisi terkait agar tidak dibiarkan berlarut-larut. Menurutnya, siapa pun yang terlibat harus diproses hukum sesuai aturan yang berlaku.

Sementara itu, Bareskrim Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) telah memeriksa empat perusahaan yang diduga terlibat. Keempat perusahaan itu adalah Wilmar Group (WG), Food Station Tjipinang Jaya (FSTJ), Belitang Panen Raya (BPR), dan Sentosa Utama Lestari/Japfa Group (SUL/JG).

Baca Juga:
  • Modus Penipuan Catut Nama Bank Marak, Waspadai Taktik Baru
  • Sebelum Jadi Tersangka, Hasto Pergi Tinggalkan Jakarta
  • Penyidikan Kuota Haji Berlanjut, KPK Masih Kumpulkan Bukti
  • Saldi Isra Usul KPU Hapus Nomor Urut Paslon Pilkada

“Betul, masih dalam proses pemeriksaan,” ujar Brigjen Helfi Assegaf, Dirtipideksus Bareskrim Polri.

Produk-produk dari Wilmar yang diperiksa meliputi merek Sania, Sovia, dan Fortune. FSTJ diperiksa atas produk merek Alfamidi Setra Pulen dan beberapa varian Setra Ramos. BPR terkait merek Raja Platinum dan Raja Ultima, sementara SUL/JG melalui produk Ayana.

Pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut dari temuan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang mengungkap praktik kecurangan oleh 212 produsen beras setelah melakukan investigasi terhadap 268 merek. Hasil dari 13 laboratorium di 10 provinsi menunjukkan bahwa 85,56 persen beras premium tidak sesuai mutu, 59,78 persen dijual di atas harga eceran tertinggi, dan 21 persen tidak sesuai berat kemasan.

Artikel Terkait:
  • Kejari Jaksel Digugat karena Belum Eksekusi Silfester Matutina
  • Kejati Kaltim Ajak Milinial Bontang Perangi Narkoba
  • Kejati Kaltim Menangkan Perkara Class Action yang Melibatkan Presiden sebagai Tergugat XII
  • Jokowi Siap Disidang soal Esemka, Tegaskan Proyek Bukan Tanggung Jawab Negara

“Temuan ini telah dilaporkan secara resmi ke Kapolri dan Jaksa Agung untuk ditindaklanjuti,” ujar Amran.

Ia juga menyoroti anomali harga beras yang tetap tinggi meski produksi nasional diperkirakan meningkat menjadi 35,6 juta ton menurut FAO, jauh di atas target nasional 32 juta ton.

Dengan adanya dorongan kuat dari DPR dan upaya investigasi yang telah dilakukan oleh pemerintah, publik berharap kasus ini dapat diusut secara transparan dan pelaku mendapat sanksi hukum yang tegas.

Jangan Lewatkan:
  • TNI Aktif di Luar 14 Lembaga Harus Mundur dari Jabatan Sipil
  • Hukum Barang Temuan dalam Islam
  • Kejati Sultra Didesak Segera Panggil Dirut PT RRA, KMPD Sultra: Jemput Paksa!
  • Warga Solo Gugat Jokowi dan Ma’ruf Amin Terkait Mobil Esemka
Bareskrim Polri Beras Oplosan DPR Puan Maharani Wilmar Group
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBP Haji Belum Terima Kepastian Kuota Jemaah untuk 2026
Next Article Wacana Lahan Terlantar Diserahkan ke Ormas Tuai Perhatian

Informasi lainnya

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

1 Juli 2026

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

30 Juni 2026

Bareskrim Bongkar Ragam Modus Haji Ilegal Meresahkan

19 April 2026

Amsal Sitepu Bebas, Kasus Video Desa Karo Gugur

1 April 2026

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

3 Februari 2026

Mahmud Marhaba: Penetapan Tersangka Wartawan Babel Langgar UU Pers

30 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Panduan Lengkap Berpakaian untuk Wanita Muslimah Menurut Islam

Islami Udex Mundzir

Beban Mental dalam Pernikahan

Happy Alfi Salamah

TikTok & Konten Viral

Perspektif Alfi Salamah

Jejak Warisan dan Peluang di Desa Krampon

Editorial Udex Mundzir

Ketika Umar Menangis di Tengah Malam

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi