Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Biaya Haji 2026 Naik Rp8,46 Triliun, Negara akan Tanggung Selisihnya

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 15 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Temukan Pelajaran Berharga dalam Kunjungan ke Belanda Ungkap DPRD Kaltim

Pada kunjungan tersebut, kami juga melihat bagaimana sistem rehabilitasi narapidana dijalankan dengan menggali potensi kerja mereka dan mengintegrasikan mereka ke perusahaan
Adit MusthofaAdit Musthofa21 Juli 2023 Daerah
gubernur isssran noor
Gubernur Isran Noor, Pimpinan DPRD Kaltim dan Pimpinan OPD Pemprov Kaltim saat berkunjung ke Belanda. (Pemprov Kaltim)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Samarinda – Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun, menyatakan bahwa kunjungan pimpinan DPRD Kaltim ke Belanda memiliki potensi untuk menggali banyak pelajaran yang dapat diadopsi dan diimplementasikan di Indonesia, Kamis (20/7/2023).

“Kami mendapatkan beberapa pelajaran yang bisa diadaptasi dari kunjungan di Belanda, beberapa diantaranya dari sistem hukum hingga pelayanan publik,” kata Samsun saat dihubungi di Samarinda.

Delegasi kunjungan ke Belanda, lanjut Samsun, melibatkan Asosiasi Pemerintah Provinsi Indonesia (APPSI), serta perwakilan dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Sulawesi Tengah, Maluku, Papua, dan daerah lainnya.

Samsun mengatakan salah satu topik yang menarik dari kunnungan itu adalah pelayanan publik dan kaitannya dengan kebutuhan rakyat.

Penjara di Belanda, menurut Samsun, memiliki kapasitas yang jauh lebih rendah dibandingkan di Indonesia. Penjara hanya terisi sekira 20 persen karena sistem hukuman mereka lebih manusiawi dengan mengutamakan bentuk sanksi lain seperti denda atau sanksi sosial.

Baca Juga:
  • 15 Ribu Anak Kurang Mampu di Kutim Disiapkan Masuk Sekolah Negeri
  • Ali Hamdi Maknai Kemerdekaan Sebuah Anugerah untuk Disyukuri dan Dijaga
  • Dari Penghancuran 3 Kg sabu sampai Pertamina pusat pindah ke Balikpapan
  • Korpri Tasikmalaya Didorong Jaga Stabilitas Negara

“Pada kunjungan tersebut, kami juga melihat bagaimana sistem rehabilitasi narapidana dijalankan dengan menggali potensi kerja mereka dan mengintegrasikan mereka ke perusahaan,” katanya.

Perbedaan sistem pelayanan publik dan hukuman antara Belanda dan Indonesia, menurut Samsun, menjadi pembelajaran yang berharga.

Di Indonesia, sistem pemenjaraan cenderung memberikan vonis penjara yang lebih sering, sehingga biaya untuk menjaga narapidana menjadi tinggi

Namun, kejaksaan saat ini sudah ada kebijakan dengan penerapan restorative justice sebagaimana dilakukan di Kalimantan Timur.

Selama kunjungan, anggota DPRD Kaltim juga berinteraksi dengan beberapa asosiasi pemerintahan provinsi dan kota di Belanda.

Artikel Terkait:
  • Tunjang Pelaksanaan Dinas Bhabinkamtibmas, Polres Blitar Gelar Apel dan Cek Kendaraan Dinas
  • Kaltim Luncurkan Gratispol dan Jospol untuk Wujudkan Generasi Emas
  • Puluhan Pelaku UKM Kaltim Mengikuti Latihan Pengolahan Pangan
  • Upacara Hardiknas Tahun 2025 di Kecamatan Cisayong

Mereka mempelajari bagaimana hubungan antara pemerintah daerah dengan provinsi, dan pemerintah provinsi dengan negara. Selain itu, mereka menyadari arti penting otonomi daerah dalam membangun sistem pelayanan publik yang lebih baik.

“Kunjungan itu membuka wawasan tentang berbagai alternatif dalam sistem pelayanan publik, tidak selamanya apa yang sudah diterapkan dianggap sebagai yang terbaik,” ujar Samsun.

Kunjungan Asosiasi Pemerintah Provinsi Indonesia ke Dubes Indonesia untuk Belanda juga menemukan banyak hal menarik tentang sejarah dan pengelolaan sumber daya.

Jangan Lewatkan:
  • Gelar Sosperda Ketahanan Keluarga, Rusman Minta Perkokoh Pondasi Keluarga
  • Pemprov Kaltim Siapkan Tim Verifikasi Aset Usai Entry Meeting BPK
  • Polda Paser Gencar Tertiban TNKB Modifikasi dalam Operasi Patuh Mahakam 2023
  • Merah Putih Naik, Pemuda Cisayong Bergerak

“Pengelolaan perairan dan kanal di Belanda yang efektif dapat menjadi contoh bagi daerah-daerah lain, termasuk Kaltim, untuk meningkatkan produktivitas dan mengurangi masalah banjir,” sebut legislator daerah pemilihan Kutai Kartanegara itu.

Berita Kaltim DPRD Isran Noor
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSanksi Tegas Arab Saudi Bagi Pelanggar Layanan Umroh
Next Article KPK Tahan Rafael Alun Trisambodo Terkait Kasus Gratifikasi dan TPPU

Informasi lainnya

Warga Selamatkan Sawah Pakai Bambu, Pemkab Tasikmalaya Kapan Turun Tangan?

10 April 2026

Siswa SMAN 1 Cisayong Dilarikan ke Puskesmas Malam Ini, Diduga Keracunan MBG

9 April 2026

Tunggu Penanganan BPBD, Camat Minta Pemdes Bantu Swadaya Warga Citepus

8 April 2026

Irigasi Putus Diterjang Longsor, Warga Citepus Terpaksa Swadaya Pasang Paralon

7 April 2026

Hujan Deras Picu Longsor di Cisayong Tasikmalaya

6 April 2026

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

5 April 2026
Paling Sering Dibaca

Tifanil Oktafira, Dedikasikan Ilmu untuk Umat

Profil Silva

Surah Al-Ma’un, Intisari dan Penjelasan Mendalam

Islami Udex Mundzir

Bubur Kacang Hijau: Kelezatan Tradisional Selama Puncak Haji

Islami Alfi Salamah

Selat Hormuz dan Ancaman Ekonomi Dunia

Editorial Udex Mundzir

Pemerintahan Indonesia Masih Menggunakan Manajemen Penjajah

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa7 April 2026

Irigasi Putus Diterjang Longsor, Warga Citepus Terpaksa Swadaya Pasang Paralon

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Warga Selamatkan Sawah Pakai Bambu, Pemkab Tasikmalaya Kapan Turun Tangan?

BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi